1 Milyar Untuk Harga Bunga Anthurium Jenmanii

1 Milyar untuk harga bunga anthurium jenmanii-Satu miliar. Itulah nilai rupiah yang ditawarkan¬† Anthurium jenmanii ‘Supernova’. Harga yang fantastis untuk sebuah tanaman hias. Kenapa?

Bagi orang awam, uang dengan 9 digit itu cukup banyak. Nilainya setara dengan rumah di kawasan elit kota Wisata, kota Legenda, Pondok Indah, atau pantai Indah kapuk. Dibelikan mobil, mungkin sudah dapat merek-merek papan atas, seperti Mercedes benz, Jaguar, Lexus, atau BMW. Nah, kalau ditukarkan pecahan uang seribu mungkin sekarung.

Si ‘Supernova’ ini memang pantas di hargai miliaran rupiah. Istimewa, demikian kata orang-orang yang pernah melihatnya. Mereka yakin kalau anthurium koleksi Joe Kok Siong dari Kaliurang Garden Center, Yogyakarta ini berharga mahal.

Baca Juga:

Coba lihat, sosoknya gagah, kokoh, dan kekar. Tingginya mencapai¬† 2 meter. Lebar daunnya sekitar 90 centimeter. Kabarnya, Supernova’ salah satu varian jenmanii yang berukuran jumbo di Indonesia.

Keistimewaan lain, tangkai daun pendek dan besar. Daun super tebal membulat dengan ujung runcing. Tepian daunnya meliuk-liuk dengan urat daun yang tegas. Dengan penampilan itu, permukaan daun tampak menekuk seperti berpunuk.1 Milyar Untuk Harga Bunga Anthurium Jenmanii

Ditambah ukurannya yang besar membuktikan kalau ‘Supernova’ dapat tumbuh giant. Apalagi ‘Supernova’ rajin berbunga dan ukuran tongkolnya besar dan panjang.

Bagi Joe Kok Siong, ‘Supernova’ sudah menjadi ikon nurseri. ‘Supernova’ sudah menjadi kebanggaan. Rasanya sudah tidak bisa dinilai dengan uang lagi. Susah mendapatkannya,” jelasnya.

Tak hanya ‘Supernova’, Joe Kok Siong masih menyimpan anthurium lain yang patut diancungi jempol karena bentuk dan harganya. Sebut saja, ‘Kol giant’, ‘Alphard’, ‘Lexus’, dan ‘Tyson’. Varian-varian jenmanii baru ini baru diperoleh Joe Kok Siong setelah sekian lama memburunya.

Di Salatiga, Jawa Tengah ada Bambang eka jaya, yang juga mengumpulkan berbagai varian anthurium top. Salah satunya Anthurium jenmanii ‘Kobra’ yang menjadi incaran para kolektor karena kelangkaannya.

Varian lain, ada ‘Super Kobra’, Mangkuk raja’, ‘Black matahari’, ‘King anaconda’, bahkan bos rokok ini mengklaim memiliki varian ‘ Supernova’ yang dinamakan ‘Rindang supernova’.

Artikel terkait

Anthurium yang disebut terakhir memiliki karakter persis dengan ‘Supernova’-nya Joe Kok Siong. Ibaratnya pinang dibelah dua. Soal harga, kalau dinilai dengan uang, Bambang sudah mengucurkan miliaran rupiah untuk mendapatkan anthurium idamannya. ”Jenis langka sehingga jarang orang yang punya. Sulit juga untuk mendapatkannya. Jadi, harga mahal, ya wajar,” katanya.

Lain halnya dengan Soeroso Soemoprawiro yang tinggal di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Pemilik Oasis Sentul Nursery ini lebih menyukai tanaman yang unik-unik. Salah satu diantaranya adalah pachypodium kristata. Hal yang menarik adalah bentuknya meliuk-liuk tak karuan, seperti tanaman purba. Karena daya tarik itulah, pria murah senyum ini merogeh kocek dalam-dalam untuk memilikinya.

Tak ketinggalan Edi Sebayag di Taman Modren , Tanggerang. Hobiis yang baru membangun Modern Flora ini juga menyimpan tanaman unik dan langka, seperti pachypodium, sansevieria, adenium, encephalartos, dan bonsai. ”Makin unik dan langka, makin bergengsi,”.

Praktisi menilai mahalnya harga tanaman hias masih realistis asal sesuai dengan keunikan dan kelangkaannya. Unik karena tidak ada duanya. Langka karena sulit mendapatkannya. Harga yang ditawarkan semilar untuk ‘Supernova’, misalnya masih wajar.

Joe Kok Siong pun baru menghitung harga itu dari tongkolnya. Kalau satu tongkol menghasilkan 1.000 biji dan harga sebuah biji Rp 250.000,00 maka per tongkol diperoleh Rp 250 juta. Padahal, ‘Supernova’ bisa menghasilkan 5 tongkol, bahkan lebih.

Jadi, bisa dibayangkan bila harga ‘Supernova’ plus 5 tongkol. Ibarat pabrik ‘Supernova’ bisa menjadikan mesin cetak yang dapat menghasilkan uang yang nilainya mungkin lebih dari satu miliar,” jelasnya.

Kombinasi antara kelangkaan dan keistimewaan membuat jenis tanaman hias berharga ratusan juta rupiah. Barangkali di antara Anda ingat ‘Harlequin’, varian aglaonema hasil silangan Greg Hambali, penyilang di Bogor Jawa Barat. Ketika dilelang pada pertengahan tahun 2005, ‘Harlequin’ tembus angka Rp 660 juta. Kalau dikonversikan ke jumlah daun, harganya Rp 13 juta/lembar daun.

Angka itu pantas untuk meminang ‘Harlequin’. Sosoknya bagus, berpaduan antara kokoh dan anggun. Tangkainya pendek, daun lebar, dan susunan daun bagus. Warnanya lembut, kombinasi pink, kuning, dan hijau muda.

Untuk mendapatkan ‘Harlequin’ tidak semudah membalikkan tangan. Greg Hambali harus kerja keras dengan dibarengi ketelatenan dan kesabaran selama bertahun-tahun. Wajarlah bila harga ratusan juta diterima Greg Hambali yang memang jeli melihat potensi pasar.

loading...
1 Milyar Untuk Harga Bunga Anthurium Jenmanii | Penulis | 4.5