3 Jenis Kumbang Yang Sering Merusak Tanaman Anggrek

3 Jenis kumbang yang sering menyerang tanaman anggrek.Tiga jenis hama kumbang yang sreing merusak tanaman anggrek adalah kumbang anggrek kuning, kumbang penggerek daun, dan kumbang gajah.

Kumbang anggrek kuning3 Jenis kumbang yang sering menyerang tanaman anggrek

Kumbang anggrek kuning Oulema xanthopela sinonim Agonita spathoglottis merupakan kumbang kecil berukuran 6 mm. Warnanya hitam berbintik kuning. Kumbang ini ditemukan banyak menyerang bunga, kuncup bunga, dan daun anggrek Arachnis, Dendrobium, Grammatophyllum, Phalaenopsis, dan Vanda. Stadia hama yang merusak adalah larva dan kumbang dewasa. Larva yang baru menetas dari telur berwarna kuning melubangi bunga, daun, dan tunas anggrek.

Baca Juga:

Kumbang penggerak daun anggrek

Kumbang Gonophora xanthomela sinonim Agonita spathoglottis banyak ditemukan menyerang anggrek Phalaenopsis amabilis, Vanda tricolor, Vanda coerula, Arundina sp., dan Spathoglottis terutama di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Kumbang dewasa berwarna hitam berbintik jingga.

Kumbang meletakkan telur pada permukaan daun bagian bawah yang tertutup oleh kotorannya. Setelah menetas, larva kumbang mendapatkan makanan dengan cara menggeret daun.

Kumbang gajah

Artikel terkait

Kumbang Orchidophilus atterimus merupakan salah satu hama utama tanaman anggrek, khususnya Dendrobium. Hama ini juga banyak ditemukan menyerang Arachnis, Cattleya, Coelogyne, Cymbidium, Paphiopedilum, Phalaenopsis, dan Renanthera. Hama kumbang gajah menyerang anggrek sejak stadia larva sampai dengan stadia dewasa (kumbang).

Fase larva, kepompong, sampai dewasa berlangsung dalam pseudobulb. Larva yang baru menetas menggerek pseudobulb, makan dan tinggal di dalam pseudobulb tersebut. Pupa terbukus oleh sisa makanan, terletak di bekas rongga gerekan di dalam pseudobulb. Kumbang dewasa sering bersembunyi di antara pelepah daun muda (pucuk) sambil makan dan meletakkan telurnya.

Kumbang memakan bagian epidermis pucuk, bakal buah, dan tunas anggrek. Selain itu bisa mengakibatkan daun anggrek menjadi rombeng dan pucuk tanaman mati. Kerusakan berat terutama jika yang terserang adalah pucuk pseudobulb, bahkan dapat berakhir dengan kematian tanaman.

Jika tanaman kumbang gajah sebanyak 3 ekor per 10 pot tanaman, segera dikendalikan agar tidak mengakibatkan kerusakan ekonomis. Namun, jika kumbang gajah yang dicari tidak terlihat, ambang kendali dapat ditaksir dari gejala kerusakan daun yang tampak. Kalau kerusakan yang ditimbulkan telah mencapai 10%, upaya pengendalian harus segera dilakukan.

Gangguan hama kumbang dapat dikendalikan secara mekanis maupun kimia. Secara mekanis dilakukan dengan menangkap dan membunuh kumbang, menjaga kebersihan pot, rajin membersihkan pot dari larva dan telur kumbang. Secara kimia, kumbang dikendalikan dengan penyemprotan insektisida, antara lain dengan bahan aktif karbosulfan, metofil, atau monokrotofos.

loading...
3 Jenis Kumbang Yang Sering Merusak Tanaman Anggrek | Penulis | 4.5