5 Jenis Tanaman Hias Yang Cocok Dalam Ruangan

Sebenarnya masih banyak tanaman hias yang cocok jika kita tempatkan pada ruangan tertutup atau sebagai penghias ruangan dalam rumah kita.namun kita akan membhas 5 jenis tanaman hias yang cocok dalam ruangan.tanaman hias ini indah jika tempatkan di dalam rumah,kantor,toko dlsb.berikut penjelasanya.

Bambu Jepang(Draceena Godseffiana).

Jenis bambu jepan ini sangat spesifik. Daunnya lonjong dengan ukuran panjang sekitar 10 cm dan muncul berpasangan pada cabangnya. Permukaan daunnya yang penuh bintik-bintik kuning digoresi garis kuning membujur di bagian tengah daun. Warna dasar daunnya hijau pudar. Secara keseluruhan bentuk tanaman hias ini tampak artitistik dan indah. Tanaman hias ini sangat ditanam dalam pot dan diletakkan disudut ruangan. Tanaman ini termasuk tahan dalam ruangan ber-AC.tanaman hias bambu jepang

Baca Juga:

Belanceng (Dieffenbachia ‘Camila’)

Sosoknya kokoh, tetapi anggun. Bentuk tanaman kompak dan tumbuh tegak. Batang-batangnya cukup kuat dan menyangga daun-daunnya yang indah. Daun berbentuk lonjong melebar dan berujung lancip. Warna daun putih kekuningan cerah dibagian tengah, sedangkan tepinya berwarna hijau cerah. Tanaman hias ini tahan dalam ruangan sampai satu minggu. Penempatannya di dalam ruangan disesuaikan dengan ukuran tanaman.

Belanceng (Dieffenbachia ‘Exotica Perfection’)

Jenis tanaman hias ini pun sangat cocok dimanfaatkan sebagai tanaman indoor. Selain memang sifat tanamannya yang tidak suka terlalu banyak cahaya, daun-daun tanaman hias ini juga tampil eksotik dan menawan.

Artikel terkait

Daunnya berwarna hijau cerah bintik-bintik kream pada permukaan atas dan tersusun rapat pada batangnya yang pendek. Daun berbentuk oval, berujung lancip, panjangnya antara 20-30 cm, dan lebar antara 15-20 cm. Peletakan tanaman hias ini di dalam ruangan disesuaikan dengan ukuran tanaman.

Beringin kolesom (Ficus sp.)

Beringin berdaun hijau ini diduga berasal dari Thailand. Penampilannya lain dari beringin biasa (ficus benjamina). Di bandingkan beringin biasa, bentuk daun beringin kolesom lebih panjang dan ramping dengan ujung runcing.

Keunikan dari beringin ini adalah bentuk akarnya yang besar seperti umbi ginseng atau kolesom. Karena bentuk akarnya maka beringin ini dinamakan beringin kolesom. Sekilas, penampilan beringin kolesom memang mirip tanaman ginseng. Batang beringin ini berukuran pendek dan kecil. Pembentukan batang itu sendiri merupakan hasil rekayasa.

Penggunaannya sebagian tanaman hias indoor biasanya sebagai penghias meja. Di dalam ruangan, beringin kolessom hanya tahan 3 hari atau 7 hari kalau di pajang dekat koridor, pintu, atau jendela. Setelah itu, tanaman hias ini membutuhkan penyegaran di luar ruangan selama 2 minggu sebelum dipakai lagi sebagai tanaman indoor.

Beringin putih (Ficus benjamina ‘variegata’)

Beringin putih baru dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias indoor setelah dibentuk menjadi pohon kerdil mirip perdu atau bonsai. Penampilannya akan menjadi lebih ekslusif jika batangnya dapat dibentuk sedikit melingkar, melilit, atau bentuk-bentuk lain yang aneh. Jika tanaman ini dipadukan dengan pot antik maka sosoknya menjadi semakin unik.

Daun tanaman ini berukuran kecil-kecil. Warnanya terdiri dari kombinasi putih mengilap dengan hijau segar. Sebagi tanaman indoor sebenarnya beringin tidak terlalau kuat. Tanaman ini sangat peka terhadapĀ  kelebihan air siraman , ruangan gelap, dan suhu panas. Apabila di pajang di dalam ruangan, tanaman ini dapat diletakkan di dekat koridor, pintu, atau jendela.

loading...
5 Jenis Tanaman Hias Yang Cocok Dalam Ruangan | Penulis | 4.5