9 Jenis Hama Yang Sering Menyerang Buah Melon

Berikut ini 9 jenis hama yang sering menyerang buah melon.banyak petani pusing di buat oleh hama serta penyakit yang sering menyerang petani melon.Hama serta penyakit tersebut sebenarnya bisa kita cegah serta kita basmi,asalkan tahu caranya.berikut ini pembasmian beberapa jenis hama yang sering menyerang pada petani buah melon.

Ulat Daun.

Ulat daun dikenal juga dengan nama ulat jengkal atau ulat grayak. Daun tanaman yang terserang ulat ini tampak menggulung dan berlubang-lubang, akhirnya meranggas hingga hanya tinggal daunnya.

Baca Juga:

Penanggulangan ulat daun bisa dilakukan dengan cara teknis, fisik, maupun kimiawi.

1. Cara kultur teknis

Penanggulangan ulat daun secara teknis dilakukan dengan memangkas cabang-cabang sekunder sehingga hanya batang utama yang dipelihara. Daun yang terserang dan posisinya dekat dengan buah sebaiknya dibuang.

2. Cara fisik atau mekanik

Secara mekanis, penanggulangan ulat daun dilakukan dengan penangkapan. Gunakan alat perangkap yang diberi methyl eugenol untuk spodoptera litura (caranya sama dengan pengendalian hama lalat buah).

3. Cara kimia

Penanggulan secara kimiawi dilakukan dengan penyemprotan insektisida pirethroid sintesis, misalnya Decis 2,5 EC dengan konsentrasi 0,5-,75 ml/l.hama dan penyakit pada buah melon

Kepik

Kepik (ladybug) adalah jenis serangga yang memiliki struktur mulut berbentuk seperti jarum. Bentuk mulut seperti ini digunakan untuk menusuk jaringan dari makanannya dan kemudian mengisap cairan yang ada di dalamnya. Serangan kepik pada musim hujan akan menyebabkan masalah karena bekas tusukam hama ini nakan mudah dimasuki oleh cendawan. Akibatnya, buah menjadi lembek dan busuk. Bila menyerang daun, bagian tengah tanaman atau seluruhnya menjadi kering.

Pengendalian terhadap serangan kepik bisa dilakukan dengan cara kimiawi dan teknis. Cara teknis dilakukan dengan menangkap kepik yang berkeliaran di areal pertanaman melon. Sementara cara kimiawi , dilakukan dengan menyemprotkan Azodrin. Dosis yang digunakan berkisar 2 cc/l.

Oteng-oteng

Hama oteng-oteng atau lembing (Epilachna sparsa) sering menyerang tanaman melon, terutama daun. Daun yang terserang tinggal tulang daun beserta jalur-jalur kecil mesofilnya sehingga daun menjadi kering ke cokelatan. Bila hal ini dibiarkan, produksi buah bisa berkurang.

Pengendalian hama oteng-oteng bisa dilakukan secara kimiawi dengan menggunakan insektisida, seperti Trichtorphon dan Carbaryl. Dosis yang digunakan adalah 2 cc/1 air. Oteng-oteng juga bisa ditumpas dengan semprotan Temaron 0,2%.

Artikel terkait

Hama oteng-oteng menyerang tanaman melon melalui tanah. Serangannya mampu menyebabkan tanaman menjadi layu dan akhirnya mati.

Kumbang daun

Kumbang daun sering juga dikenal dengan istilah oteng-oteng. Gejala yang tampak pada tanaman yang terserang kumbang daun adalah adanya luka bekas gigitan pada daun berbentuk lingkaran. Pada stadia larva, hama menyerang jaringan perakaran sampai pangkal batang. Kerusakan pada akar atau pangkal batang dapat menyebabkan tanaman tanaman menjadi layu.

Penanggulangan hama bisa dengan penyemprotan pestisida seperti Larvin 75 WP, Pegasus 500 EC (diafentiuron 500 g/l), Supracide 40 EC (metidation 420 g/l), atau Supracide 25 WP (metidation 25%) dengan dosis sesuai anjuran. Penyemprotan sebaiknya dilakukan antara pukul 06.00-09.00 pagi selagi hama belum aktif.

Tungau

Serangan tungan (Tetranycus cinnabarinus) pada tanaman melon menunjukkan gejala adanya titik-titik halus pada daun, berwarna kuning yang semakin lama warnanya menjadi hitam. Daun yang terserang melengkung dan terpelintir, berwarna kuning atau cokelat. Bagian bawah daun berwarna abu-abu dengan jaringan-jaringan halus dan terdapat sekumpulan hama yang tampak seperti titik-titik berwarna kuning, oranye, atau merah.

Penanggulangan yang bisa dilakukan adalah dengan cara teknis, mekanis, dan kimiawi.

1. Cara kultur teknis

Penanggulangan secara teknis dilakukan dengan cara membersihkan gulma disekitar pertanaman.

2. Cara fisik/mekanis

Secara mekanis, penanggulangan tungau dilakukan dengan mencabut dan membakar tanaman yang terserang, terutama serangga yang berat.

3. Cara kimiawi

Penanggulangan secara kimiawi dilakukan dengan memberikan akarsida, seperti Meothrin 50 EC Mitac 200 EC (amitraz) dengan konsentrasi 1,0-1,5 ml/l.

Aphids

Daun tanaman yang terserang aphids akan berubah menjadi keriting. Jika dilihat di bagian bawah daun, terdapat serangga kecil. Selain itu, terkadang juga muncul cendawan berwarna hitam.

Upaya penanggulangan aphids bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut.

  1. Pangkas bagian tanaman yang terserang lalub bakar.
  2. Tidak menggunakan pupuk nitrogen berlebihan.
  3. Penyemprotan dengan insektisida berbahan aktif tetasipermetain, terutama pada bagian pucuk tanaman.

Lalat putih

Warna daun melon yang terserang lalat putih berubah menjadi kuning. Jika dilihat lebih seksama, ada jamur berwarna hitam. Selain itu, ada juga sekumpulan serangga kecil beterbangan. Jika tanaman terserang lalat putih, secepatnya dibuang.

Kutu kebul (Bemisia tabacii)

Gejala tanaman yang diserang kutu kebul yaitu daun tanaman mengeriting dan menguning. Pengendalian dilakukan secara kimiawi dengan menggunakan insektisida berbahan aktif abekmektin 18 g/liter.

loading...
9 Jenis Hama Yang Sering Menyerang Buah Melon | Penulis | 4.5