Asal-Usul Tanaman Hias Kaktus

Asal-usul tanaman hias kaktus.Tanaman hias Kaktus tumbuh dengan subur di lingkungan padang pasir yang gersang. Ukurannya tanaman kaktus beragam, ada yang kecil sebesar telur puyuh dan ada pula yang seukuran kepala orang dewasa. Sosoknya pun bervariasi, ada yang bulat besar, slindris, dan tegak menjulang setinggi pohon kelapa. Penampilannya semakin mempesona jika batang-batang berduri itu ”menyembulkan” bunga yang beraneka warna, ada putih, kuning, merah muda, dan ungu.

Kaktus memang tanaman eksotik karenasosoknya unik, ada yang berbulu seperti sikat dan ada pula berduri lebat hingga menyelimuti seluruh batangnya. Kehadiran tanaman berduri ini ternyata dapat memberikan pesona tersendiri ketikan di tanam di halaman rumah.

Tidak mengherankan jika kaktus menjadi ”pemanis” ruangan di rumah atau kantor. Selain itu, kaktus menjadi pajangan yang cantik di hotel-hotel berbintang. Munculnya bunga berwarna-warni membuat penampilannya semakin menawan.

Baca Juga:

Sebagai ornamental plant, perawatan kaktus tergolong mudah. Dengan sedikit perawatan, kaktus dapat tumbuh dengan baik. Hal itu karena kaktus termasuk tanaman sukulen yang mampu bertahan hidup di konsisi kekeringan dan miskin air. Kaktus mampu menyimpan air sebagai cadangan makanan sehingga dapat bertahan lama. Daya adaptasinya yang tinggi menyebabkan kaktus bisa tumbuh di daerah yang mempunyai insensitas cahaya tinggi dan kelembapan rendah.asal-usul tanaman hias kaktus

Artikel terkait

Menurut sejarahnya, kaktus tumbuh sekitar 100 juta tahun lalu. Saat itu, sosoknya tinggi menjulang. Akan tetapi, kaktus generasi ”anyar” yang kini terdapat di dataran tandus Amerika Selatan dan Meksiko tumbuh dengan bentuk lebih pendek dari moyangnya.

Hal itu disebabkan letusan gunung berapi yang ”menenggelamkan” sebagian benua Amerika pada 60-juta tahun silam. Ketika aktivitas vulkanik gunung berapi berhenti, lambat laun kaktus-kaktus itu tumbuh kembali.

Nama kaktus berasal dari kata kaktos, dalam bahasa Yunani berarti suatu jenis tanaman berduri. Ahli botani bernama Linneaus memasukkannya ke dalam kelompok tumbuhan berduri atau Cactaceae. Tanaman ini mampu bertahan di segala cuaca. Dilihat dari bentuknya kaktus merupakan tumbuh yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Jika kondisi alam tidak sesuai, maka ukuran daun kaktus mengecil atau sama sekali tidak mengeluarkan daun. Bahkan, akar dan batangnya menyempit. Semua itu bertujuan untuk persediaan air. Apabila tumbuh di daerah bersuhu panas dan gersang, kaktus akan beradaptai dengan membentuk kulit yang tebal dan berlapis lilin. Tumbuhnya bulu-bulu halus atau duri-duri yang tajam untuk mengurangi pengeluaran air dari tubuh.

Jumlah tanaman kaktus didunia saat ini kurang lebih 2.000 spesies. Tanaman ini tumbuh subur di seluruh dataran Amerika, mulai ndari Kanada sampai ke Selatan melintasi Meksiko, Texas, Arizona, Bolivia, Argentina, dan Brazil. Kaktus juga dijumpai di kepulauan Galapagos, India Timur, dan Karibia.

Beberapa spesies lain tumbuh secra liar di beberapa bagian negara Eropa, Asia, Afrika, dan Australia yang berhawa panas. Tanaman itu juga tumbuh subur dihutan belantara, bahkan gunung es seperti pegunungan Andes. Hal ini terbukti jika tempat hidup kaktus sangat beragam. Jadi, bukan hal aneh jika kaktus banyak dijumpai di daerah berketinggian 3.000-4.000 m dpl

loading...
Asal-Usul Tanaman Hias Kaktus | Penulis | 4.5