Berbagai Cara memperbanyak Bunga Anggrek

Berbagai cara Memperbanyak bunga Anggrek.Pertumbuhan tanaman anggrek berlangsung cepat bila dipelihara secara saksama. Pemeliharaan meliputi penyiraman, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit. Ketika batang dan akar anggrek monopodial tidak mampu menompang tanaman maka anggrek tersebut harus segera diremajakan atau diperbanyak.

Lain halnya dengan segera diremajakan atau diperbanyak. Lain halnya dengan anggrek simpodial. Bila pertumbuhan pseudobulb sudah maksimal, pertumbuhan tanaman akan tumbuh kesamping sehingga pot penuh dengan tunas anakan. Setelah pot dipenuhi anakan atau pseudobulb, perlu dilakukan peremajaan atau perbanyakan.

Perbanyakan anggrek secara konvensional atau yang mudah dilakukan ada empat cara yaitu setek, pemecahan rumpun, pemotong keiki, dan pemotongan anakan.

Baca Juga:

Dengan perbanyakan ini diperoleh bibit tanaman yang mempunyai sifat genetik yang sama dengan induknya. Di bawah ini Berbagai cara memperbanyak bunga anggrek.

SETEK PUCUK

Perbanyakan dengan cara setek dengan memotong ujung atau pucuk tanaman anggrek monopodial. Contohnya Arachnis, Arathera, Renanhera, dan Vanda. Perbanyakan anggrek monopodial dilakukan dengan memotong setek pucuk atau setek ujung batang.

Bagian yang terpotong minimal mempunyai dua ujung batang. Bagian yang terpotong minimal mempunyai dua akar, tanpa mengurangi jumlah daun. Sisa batang bawah tetap dipelihara karena dapat mengeluarkan beberapa tunas baru.Berbagai Cara memperbanyak Bunga Anggrek

Artikel terkait

Bila tunas baru sudah membentuk daun dan mengeluarkan minimal 2 akar maka tunas anakan dapat dipotong dan digunakan sebagai bibit. Cara penanaman setek pucuk sebagai berikut.

Di pot

Sebelum ditanami, dasar pot lebih dahulu diisi pecahan batu-bata atau genting setinggi sepertiga bagian. Pecahan batu-bata atau genting berfungsi untuk menjaga kelembapan agar tetap tinggi. Juga sebagai pemberat agar pot tidak mudah rebah.

Selanjutnya, pot tersebut diisi media tumbuh sabut kelapa, arang, pakis, atau sejenisnya. Setek ditanam tepat di bagian tengah. Penanaman dalam pot umumnya dilakukan pada anggrek monopodial yang bersifat epifit seperti Vanda berdaun lebar (Vanda daun).

Di bedengan

Di sepanjang jalur penanaman diberi batu-bata atau genting agar media tumbuh tidak keluar dari bedengan. Karena sifat pertumbuhan anggrek monopodial cenderung tumbuh ke atas tanpa batas maka diperlukan penyangga yang terbuat dari kayu, bambu, besi, atau sejenisnya.

Media tumbuh yang digunakan pada umumnya berupa serutan kayu, sabut kelapa, atau sejenisnya. Di bagian atas media tumbuh kadang ditambahkan pupuk kandang atau kompos yang sudah steril. Setelah itu dicampur dengan pupuk buatan NPK 0,1-0,2%.

Penyiraman dapat dilakukan sehari setelah penanaman. Lakukan pada pagi hari pukul 06.00-07.00 dan sore hari pukul 17.00-18.00. Pemberian pupuk majemuk dapat diberikan seminggu setelah penanaman. Pupuk itu dilarutkan dan disemprotkan ke seluruh bagian tanaman dengan dosis 0,1-0,2% setiap dua kali seminggu.

Pemberian tambahan pupuk buatan dalam bentuk granula dapat dapat dilakukan setiap 1-2 bulan sekali atau sesuai anjuran yang diletakkan di atas media tumbuhnya.

loading...
Berbagai Cara memperbanyak Bunga Anggrek | Penulis | 4.5