Bisnis Tanaman Hias Sangat Menguntungkan

Bisnis Tanaman Hias Sangat Menguntungkan-Banyak jenis tanaman hias ditawarkan di pasar. Selain anthurium dan aglaonema menjadi raja dan ratunya, masih ada adenium, euphorbia, bonsai, philodendron, dan lain-lain. Tak ubahnya bursa efek, tren tanaman hias itu ubahnya bursa efek, tren tanaman hias itu senantiasa mengalami perubahan. Jenisnya bisa naik turun.

Tampaknya tren tanaman hias bukan sekadar mengikuti hukum pasar. Penawaran dan permintaan bukaan jaminan suatu jenis tanaman laku di pasaran. Harga menjadi tidak realistis dan tidak rasional karena ada tangan-tangan yang memainkannya.

Dalam bisnis tanaman hias ada berbagai pelaku, mulai dari pembiak, pembibit, petani pedagang, kolektor, dan pehobi. Jenis tanaman hias apa yang laku akan diorbitkannya. Pokoknya mereka semua memiliki satu kepentingan. Mendapat untung.

Baca Juga:

Pada tahun 2002-2003, anthurium mulai menanjak kepopulerannya. Tetapi pamornya terhadang oleh beberapa tanaman hiasa lain, seperti aglaonema, adenium, dan euphorbia yang menonjolkan semarak warna daun atau bunganya.Bisnis Tanaman Hias Sangat Menguntungkan

Namun, di penghujung 2007, anthurium mulai unjuk gigi kembali dan semakin populer dimana-mana. Tak hanya di media-meda cetak, hampir setiap pameran tanaman hias di Jakarta hingga kota-kota besar di Indonesia, anthurium selalu mejeng di rak terdepan.

Pantas bila saat ini anthurium mewabah di berbagai kota di Pulau Jawa. Harga yang tinggi seolah menjadi magnet orang untuk terjun untuk menggeluti bisnis tanaman ini. Bagaimana tidak menggiurkan, dalam setahun harga anthurium melonjak.

Indukan Anthurium jenmanii yang semula berharga ratusan ribu rupiah naik hingga puluhan, bahkan ratusan juta rupiah. Kabarnya, Anthurium jenmanii ‘Supernova’ berharga miliaran rupian. Wow, sebuah angka fantastis untuk jenis tanaman hias.

Artikel terkait

Jenis-jenis yang langka senantiasa diburu orang. Giliran pertama yang sempat naik adalah Anthurium plowmanii atau populer dengan sebutan ‘Wave of love’ (gelombang cinta). Sosoknya megah dengan karakter daun kekar dan bergelombang.

Jenisnya pun bermacam-macam, hingga variegata yang berharga mahal. Berikutnya naik jenis anthurium jemanii dengan berbagai macam variannya yang terkenal, mulai dari jenis klasik, hingga varian-varian baru. Anthurium jenmanii ‘Kobramisalnya, sampai kini masih menjadi incaran orang.

Hebatnya, kenaikan harga berimbas pada jenis anthurium lain. Sebut saja, Anthuroum hookeri dan jenis anthurium lain (‘Corong’, ‘Black beauty’, ‘Garuda’, Superboom’).

Walau masa kejayaannya sudah lewat, aglaonema masih menjadi incaran orang. Coba liat di Wijaya Nursery di Sentul, Bogor yang merupakan kebun aglaonema terbesar di Indonesia. Anda akan melihat jenis aglaonema yang banyak sekali. Harganya pun masih berkisar  pada angka jutaan rupiah.

Tanaman hias yang umum di sebut sri rejeki ini pernah menjadi perbincangan di kalangan tanaman hias di era tahun 2004-2005. Karena pamornya yang cemerlang, aglaonema pun dinobatkan sebagai ratu daun. Harganya pun gila-gilaan.

Konon, ‘Harlequin’, namaaglaonema hasil silangan Greg Hambali, penyilangan di Bogor, Jawa Barat memecahkan rekor harga lelang tertinggi, yaitu Rp 660 juta. Kalau dibagi jumlah daunnya ketika itu, harganya setara dengan Rp 13 juta per daun.

Selain silangan lokal, juga hibrid asal Thailand meramaikan pasar. Ketika permintaan tinggi maka importir mencari aglaonema dari Negeri Gajah putih ini. Lantaran harga lebih murah, komnsumen yang tidak kuat membeli aglaonema lokal beralih ke aglaonema impor asal Thailand. ”Pasar aglaonema masih berpeluang besar. Dengan harga yang terjangkau, pemain dapat merambah pasar kembali.

loading...
Bisnis Tanaman Hias Sangat Menguntungkan | Penulis | 4.5