Cara Agar Bunga Euphorbia Rajin Berbunga

Cara Agar tanaman Bunga euphorbia rajin berbunga perlu dilakukan sejak awal. Cara menanam bunga euphorbia dan persiapannya memegang peran yang sangat penting. Jika terdapat kesalahan dalam penanaman bunga euphorbia, tanaman menjadi subur daun tak berbunga, dan layu, tidak berbunga, ukuran bunga tidak normal, warnanya pudar, bahkan mati.

Selain sebagai tempat melekatnya akar agar tumbuh kokoh, media tanam juga merupakan sumber unsur hara. Media tanam yang digunakan untuk menanam euphorbia harus disesuaikan dengan lingkungan tumbuhan dan kebutuhannya.

Euphorbia tidak menyukai tempat yang basah dan lembap. Persyaratan media yang digunakan untuk menanam euphorbia ada 4 macam, yaitu bersifat porous, mampu menyimpan unsur hara, mudah ditembus oleh akar, dan bebas dari hama atau penyakit.melebatkan bunga euphorbia

Baca Juga:

Untuk memenuhi persyaratan tersebut, media tanam bisa berupa campuran sekam bakar, cocpeat, dan pasir dengan perbandingan 3 : 1 : 1. Selain mudah ditembus oleh akar, sekam bakar juga bersifat kokoh dan dapat menyimpan unsur hara atau pupuk. Coco peat merupakan komponen utama media tanam. Fungsi utamanya yaitu penyimpan air atau unsur hara, tetapi tidak membuat media tergenang.

Sementara, pasir berfungsi meningkatkan porositas media sehingga air siraman tidak menggenang. Selain itu, pasir juga berfungsi sebagai penyela antara sekam bakar dan coco peat. Jika komposisi media tanam terlalu porous, unsur hara yang terdapat dalam media banyak yang hanyut bersama dengan air siraman. Akibatnya, daun euphorbia menguning karena defisiensi unsur hara.

Sementara, jika porositasnya rendah, air banyak menggenang di dalam media tanam sehingga media terlalu lembab. Akibatnya, akar tanaman mudah membusuk karena terserang jamur atau bakteri. Disamping itu, beragam jenis penyakit akan mudah menyerang karena media tanaman terlalu lembab.

Adapun cara mencampur media tanam sebagai berikut.

  1. Siapkan tiga pot sekam bakar, satu pot coco peat, dan satu pot pasir.
  2. Tuangkan sekam bakar le dalam wadah pengadukan.
  3. Tambahkan coco peat dan pasir ke dalam sekam bakar.
  4. Aduk semua bahan media tanaman yang telah di tuangkan hingga tercampur rata.
  5. Untuk membunuh hama tanaman dalam media tanam, tambahkan Furadan 3G atau Truper 3G. Takaran untuk pot berdiameter 24 cm sebanyak 1/4 sdt.
  6. Sebagai pupuk dasar, tambahkan pupuk NPK berimbang ke dalam campuran tersebut. Takaran untuk pot berdiameter 24 cm sebanyak 2 sdt. Aduk kembali hingga rata.

Siapkan alat dan bahan

Artikel terkait

Agar memudahkan dalam penanaman, peralatan dan bahan yang dibutuhkan harus disiapkan terlebih dahulu. Hal-hal yang perlu disiapkan sebagai berikut

  1. Pot pelastik berdiameter 15 cm.
  2. Cendok (atau alat lain) untuk menuangkan media tanam ke dalam pot.
  3. Bibit euphorbia umur 1 bulan. Pilih bibit yang sehat dan belum berbunga.

Tanam Euphorbia dengan Benar

Penanaman euphorbia harus dilakukan dengan benar agar pada saatnya nanti bisa tumbuh sehat dan berbunga lebat. AdapunĀ  tahap penanaman dilakukan sebagai berikut.

  1. Masukkan media tanam ke dalam pot hingga setengahnya.
  2. Keluarkan bibit tanaman beserta media tanamnya. Caranya, tangan kanan memegang bibit beserta media tanamnya dan tangan kiri memegang pot.
  3. Tepuk-tepuk bagian dasar pot hingga media tanam dan pot terpisah.
  4. Angkat pot yang telah terpisah dari media tanamnya.
  5. Masukkan bibit beserta media tanamnya ke dalam pot.
  6. Tambahkan media tanam hingga penuh.
  7. Ratakan media tanam dengan sedikit ditekan, tetapi jangan terlalu keras agar media tidak menjadi padat.
  8. Letakkan tanaman yang baru ditanam di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung atau di bawah paranet 60%.
  9. Campurkan 1/4 sdm pupuk dengan komposisi NPK seimbang (misalnya Growmore biru dan Gandasil D) ke dalam 3 liter air untuk memacu pertumbuhan vegetatif.
  10. Aduk pupuk tersebut hingga larut di dalam air.
  11. Siramkan pupuk tersebut ke tanaman dan media tanam hingga basah. Satu embrat digunakan untuk menyiram sekitar 10 tanaman. Frekuesi pemupukan setiap minggu sekali.
  12. Potong tangkai bunga yang tumbuh sehingga pertumbuhan vegetatif benar-benar sempurna.
  13. Dua bula kemudian, sosok tanaman sudah menjadi cukup besar.
  14. Selingi pemupukan dengan pupuk yang kandungan fosfor nya (P) tinggi untuk merangsang pembungaan. Misalnya pupuk Growmore kemasan warna orange atau Gandasil B. Frekuensi pemupukan setiap minggu sekali.
  15. Tiga minggu kemudian, sosok tanaman sudah kompak dan bunga mulai bermunculan. Pada awal masa pembungaan, biasanya ukuran bunga masih kecil.
  16. Enam minggu kemudian, tanaman sudah penuh dengan bunga.
loading...
Cara Agar Bunga Euphorbia Rajin Berbunga | Penulis | 4.5