Cara Membuat Kelapa Mini Dalam Pot

Tanaman Kelapa termasuk salah satu tanaman asli Indonesia.berikut ini teknik dan panduan cara membuat kelapa mini dalam pot.Tanaman kelapa ini banyak tumbuh di dataran rendah, terutama di tepi pantai. Bagian-bagian tanaman kelapa banyak sekali manfaatnya, mulai dari batang, daun, hingga buahnya. Oleh karenanya, tanaman ini sengaja ditanam untuk diambil buah, daun, atau batangnya. Jarang sekali orang menanam kelapa untuk tanaman hias.

Sosok tanaman kelapa yang tinggi memang tidak menarik bila tampil sebagai tanaman hias. Bahkan, dengan halaman rumah yang sempit semakin tidak mungkin menanam tanaman kelapa. Namun, lain halnya bila tanaman kelapa ini ditanam di dalam pot dan ditampilkan dalam bentuk kecil atau mini. Menampilkan tanaman kelapa di dalam pot tidaklah susah, hanya dibutuhkan kecermatan.images (14)

Membuat Kelapa Mini

Baca Juga:

Apabila akan membuat tanaman kelapa mini, bahan yang digunakan berupa buah kelapa yang telah bertunas. Perlu diperhatikan bahwa tunas tersebut sebaiknya tidak terlalu kecil atau terlalu besar. Jadi, dipilih tunas yang pelepahnya telah tampak, tetapi daunnya belum membuka.  Pada kondisi seperti inilah bibit kelapa tersebut masih mudah beradaptasi.

Sebenarnya dapat pula menanam kelapa dari buahnya yang belum bertunas. Namun, masih diperlukan waktu untuk menumbuhkan tunas dahulu sehingga waktu yang dibutuhkan agak lama sekitar 6 bulan bila menggunakan kelapa hijau.

Umumnya, jenis kelapa yang akan dibuat mini dipilih yang menarik dan ukuran buahnya kecil misalnya kelapa gading atau kelapa hibrida. Kelapa gading cukup menarik karena selain ukuran buahnya kecil, warna buah maupun daunnya cerah (kuning gading). Kelapa hibrida pun dapat digunakan karena ukuran buahnya yang kecil dan warna daunnya hijau cerah.

Tahap pertama pembuatan kelapa mini adalah pengupasan sabut kelapa. Selanjutnya, kelapa mini ditanam di dalam pot.

Pengupasan sabut kelapa

  • Agar sabut mudah dilepas, kulit bagian belakang (berlawanan arah dengan tunas) dipotong dengan bantuan pisau tajam atau gergaji besi.
  • Dengan bantuan pisau, dibuat sayatan membujur dari arah tunas menuju ke belakang. Sayatan dibuat hingga mengenai batok.
  • Kulit kelapa dikupas dengan hati-hati agar tidak merusak batok maupun akarnya. Caranya, sayatan ditarik dengan menggunakan tangan, pisau, atau tang. Sayatan jangan ditarik bila sabut dari sayatan sebelumnya belum bersih. Hal ini untuk mempermudah pelepasan sabut berikutnya. Di dalam sabut terkadang juga sudah ada akar yang tumbuh sehingga penarikan sabut harus hati-hati supaya akar tidak rusak.
  • Batok kelapa dikerok dengan pisau tajam. Setelah bersih batok dihaluskan dengan ampelas kasar agar terlihat lebih menarik.

Penanaman kelapa mini

Artikel terkait
  • Media tanam disiapkan dengan mencampurkan pasir, tanah, dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 2:1:1. Media tersebut dimasukkan dalam pot ceper atau pot yang meninggi. Pot ceper lebih banyak digunakan karena lebih memberi kesan artistik.
  • Bibit kelapa ditanam, buahnya diletakkan horizontal dan tetap berada di atas tanah. Akar dimasukkan ke dalam tanah dengan hati-hati jangan sampai terputus karena jumlah akar bibit karena jumlah akar bibit kelapa hanya dua.
  • Agar pertumbuhan daun tidak menjulang ke atas tepi pelepah pada daun baru yang belum membuka dihilangkan dengan hati-hati.

Dengan balok yang masih ada telah membuat tanaman kelapa ini menarik. Daya tarik ini masih dapat ditambah lagi dengan tampilnya daun-daun melengkung ke alam. Daun kelapa yang melengkung ini bukan merupakan mutasi genetik, tetapi sengaja dibuat. Biasanya kelapa yang dibuat atau ditampilkan seperti ini adalah kelapa mini.

Caranya, daun yang baru tumbuh (masih muda dan lemas) setiap hari lengkungkan atau digulung ke dalam dengan jari. Ibu tulang daunnya juga dilengkungkan perlahan-lahan. Perlakukan ini yang terus-menerus dan rutin sehingga akan menghasilkan daun menggulung ke dalam dan secara keseluruhan tampil menarik. Dengan demikian, bila batok kelapa telah lepas atau terpaksa dilepaskan karena pecah, misalnya, maka tanaman ini pun tetap tampil unik.images (15)

Merawat Kelapa Mini

Perawatan untuk bibit kelapa yang masih ada buahnya diperlukan agar buah kelapa tidak mudah kering dan terlepas dari tunasnya.

Agar batok kelapa bertahan menempel pada tanamannya

Pada dasarnya, bibit tersebut dapat tumbuh alami tanpa perawatan karena dalam buah kelapa masih terdapat cadangan makanan  yang dapat dipergunakan untuk pertumbuhan. Namun, bila cadangan makanan ini terus-menerus dimanfaatkan untuk pertumbuhan maka buah akan cepat kering. Setelah cadangan maknan habis, buah akan lepas dari tunasnya. Kejadian ini dapat dihindari dengan dilakukannya penyiraman dan pemupukan untuk mensuplai hara yang cukup, batok kelapa dapat menempel terus dengan tanamannya hingga beberapa tahun.

Penyiraman dilakukan cukup dua hari sekali yang penting dijaga agar tanaman tidak kekeringan. Adapun pemupukan dilakukan cukup 3 bulan sekali dengan pupuk slow release, misalnya Gandasil hijau, Hyponex merah, Dekastar dengan dosisi sesuai anjuran.

Agar buah kelapa tidak membusuk

Menjaga buah agar tidak bususk juga penting karena hal ini menyangkut penampilan tanaman. Untuk menghindari kebusukan, buah diusahakan tetap berada di atas tanah, jangan sampai tertimbun tanah.

Apabila tanaman diletakkan di dalam ruangan, sebaiknya dua minggu sekali dikeluarkan untuk mendapatkan sinar matahari langsung. Setelah 3-5 hari, tanaman dapat dimasukkan lagi ke dalam ruangan.

loading...
Cara Membuat Kelapa Mini Dalam Pot | Penulis | 4.5