Cara Menanam Jeruk Manis Dalam Sebuah Pot

Penampilan jeruk manis lebih terasa eksotik jika ditanam di dalam pot. Tanaman ini bisa menghasilkan buah yang lebat. Buahnya yang bundar dan mengkilap ini akan tampak bergelantungan di dahan-dahan yang pendek.

Jeruk manis umumnya berbunga dan berbuah satu kali dalam setahun. Mahkota bunga berwarna putih atau putih kekuningan dengan kelopak seperti cawan. Buahnya berbentuk bulat, ada juga yang agak lonjong. Ukuran agak besar dan memiliki tangkai yang kuat. Kulitnya mengkilap dengan warna hijau dan kekuningan.

Ada dua jenis jeruk manis yang sudah kondang, yaitu jeruk pacitan dan jeruk sunkis. Jeruk pacitan berbentuk bulat dan agak mengembung ke samping dengan kulit yang tipis. Daging buahnya berwarna kuning pucat dan rasanya sangat manis.images (6)

Baca Juga:

Jeruk ini sudah ditanam sejak 1920-an di desa Jetak, kecamatan tulakan, kabupaten pacitan, Jawa Timur. Saat ini, sudah berkembang di ponorogo dan malang, Jawa Timur.

Sementara itu, jeruk sunkis terutama sunkis varietas lau kawar sudah berkembang di kabupaten kari, Sumatera Utara. Ciri khas dari jeruk ini adalah memiliki ‘pusar’ atau ‘puar’ pada ujung bawah buah.

Ukurannya lebih besar. Setelah matang, kulit dan daging buahnya berwarna kuning kemerahan. Rasanya manis dan kandungan airnya banyak.

Persiapan dan Penanaman

Bibit

Jeruk manis dapat diperanyak dengan generatif (dengan biji). Namun, untuk kepentingan bertanam dalam pot sebaiknya gunakan bibit asal perbanyakan secara vegetatif, yakni okulasi. Bibit tersebut dapat diperoleh dari penangkar bibit buah-buahan.

Pot dan Media Tanam

Pot untuk tabulampot jeruk manis terbuat dari tanah, porselen, plastic, semen atau kayu. Bentuk pot juga bisa bervariasai, yang penting ukurannya sesuai dengan ukuran bibit. Untuk media tanam, gunakan tanah kebun yang subur. Bisa juga campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang. 

Tahap   Penanaman

Beriktu tahap penanaman bibit jeruk manis di dalam pot.

  1. Tutup lubang pada dasar pot dengan pecahan genting.
  2. Lapisan atasnya dengan kerikil dan pasir secukupnya.
  3. Masukkan campuran dia tanam hingga sepertiga dari pot.
  4. Keluarkan bibit dari polybag, lalu pangkas sebagian akarnya. Jika akar tunggang terlalu panjang, potong sebagian, sisakan setengah nya.
  5. Letakkan bibt di tengah-tengah pot, lalu timbun dengan media tanam higga pot penuh.
  6. Siram dengan sedikit air agar tanah dalam pot memadat.

Perawatan

Artikel terkait

Pencahayaan dan Penyinaran

Tabulampot jeruk manis butuh sinar matahari 5 jam per hari. Karena itu, letakkan tabulampot pada posisi yang tidak terlindung dan memperoleh sinar matahari yang cukup. Jangan lupa, lakukan penyiraman secara teratur.

Pemupukan

Agar tabulampot jeruk manis produktif berbuah, sebaiknya lakukan pemupukan secara rutin setiap 4 bulan, mulai dengan pupuk NPK sebanyak 25 gram/tanaman. Seiring bertambahnya umur tanaman, tambahakan dosisi menjadi 50 gram, 100 gram, dan seterusnya.

Pemangkasan

Selain pemupukan, lakukan juga pemangkasan. Pemangkasan ini penting untuk meningkatkan produktivitas buah dan mempercantik panampilan. Selain pemangkasan untuk membentuk cabang, jangan lupa untuk mamangkas ranting-ranting yang kering atau terserang hama dan penyakit. Aturan pemangkasan untuk membentuk cabang sama dengan tanaman lainnya, yakni menggunakan sistem 1-3-9 dan ditambah 3 cabang tersier dari setiap cabang sekunder. Cabang primer diatur supaya masing-masing berjarak sekurangnya 10 cm. Cabang primer sekunder, dan tersier dipangkas pada 30-50 cm dari pangkal cabang.

Repotting

Tabulampot jeruk manis sebaiknya mulai diganti diganti pot dan medianya setelah berumur 3-4 tahun. Repotting selanjutnya dilakukan setiap setahun sekali. Berikut cara melakukan penggantian pot pada tabulampot jeruk manis.

  1. Pangkas sepertiga cabang tanaman.
  2. Biarkan media tanaman mengering (jangan disiram) selama 2-3 hari.
  3. Angkat tanaman dari pot lama dan buang sebagian medai tanam.
  4. Siapkan pot baru yang ukurannya lebih besar dan media tanam baru. Isi pot baru dengan media tanaman yang sudah disiapkan.
  5. Tanam kembali pohon jeruk ke dalam pohon tersebut.

Waspadai Kutu Daun

Biang malapetaka tabulampot jeruk manis ini memang berukuran sangat kecil. Panjangnya hanya 1-2 mm, hidup berkelompok, berwarna hitam, dan menyerang dengan cara mengisap cairan tanaman. Sasaran serangganya adalah tunas atas dan daun muda. Gejala serangan tampak pada daun-daun muda yang menggulung. Ketika menyerang, hama ini juga mengeluarkan cairan madu yang terasa manis, sehingga mengundang datangnya semut. Jika kutu ini menyerang bunga, akibatnya fatal, buah gagal terbentuk. Karena itu, untuk menghindari serangan hama ini, amati kondisi tabulampot secara rutin.

Jika ditemukan kutu daun, pangkas bagian yang terkena, lalu bakar. Bisa juga dengan menyemprotkan insektisida seperti Curacron 500EC dan Decis 2,5 EC. Namun, hati-hati saat menyemprot. Usahakan penyemprotan tepat kepada hama, buakn pada buahnya.

loading...
Cara Menanam Jeruk Manis Dalam Sebuah Pot | Penulis | 4.5