Cara Menanam Tanaman Hias Jenis Rambatan

Pada dasarnya, Cara Menanam tanaman hias bunga dari jenis rambatan atau merambat tidaklah sulit, hampir sama dengan penanaman tanaman hias lainnya. Perbedaan hanya terletak pada tempat penanaman bunga rambatan dan perlengkapan yang dibutuhkan. Dalam hal ini, penanaman dibedakan menjadi tiga macam, yaitu penanaman di pot yang dihubungkan dengan rambatan, penanaman di pot yang dihubungkan dengan para-para, serta penanaman di lahan (tanah) yang berada di dekat pagar besi.

Adapun tahapan penanamannya dibagi menjadi persiapan alat dan bahan, pencampuran media tanam, dan penanaman.cara menanam bunga rambatan,tanaman jenis merambat

Mempersiapkan alat dan bahan.

Baca Juga:

Alat dan bahan yang perlu disiapkan sebelum menanam di pot dengan rambatan sebagai berikut.

  1. Siapkan 2 buah bibit tanaman, misalnya bibit mandevila. Sebaliknya, bibit tanaman telah berumur 2 bulan.
  2. Rambatan yang terbuat dari besi. Kali ini, desain yang digunakan berupa payung-payungan.
  3. Pot plastik, berukuran diameter 40 cm. Pilih pot yang memiliki kaki sehingga air siraman tidak menggenang.
  4. Media tanam, berupa sekam bakar dan coco peat. Sekam bakar harus benar-benar matang , ditandai dengan warna hitam pekat.
  5. Coco peat, dipilih yang telah matang, ditandai dengan perubahan warna cokelat muda menjadi hitam kecokelatan.
  6. Pupuk organik. Untuk pemupukan awal pada mandevila bisa menggunakan Growmore warna biru (untuk pertumbuhan vegetatif).

Mencampur media tanam

Adapun tahap pencampuran media tanam sebagai berikut

  1. Siapkan sekam bakar sebanyak 1 pot ukuran diameter 20 cm.
  2. Tambahkan coco peat dengan jumlah yang sama sehingga perbandingannya dengan sekam bakar 50:50.
  3. Aduk rata menggunakan sekop hingga campuran sekam bakar dan coco peat homogen. Media tanam siap digunakan.

Menanam mandevila

Adapun tanap penanaman mandevila di pot yang dihubungkan dengan rambatan bbesi sebagai berikut.

  1. Masukkan media tanam ke dalam pot sampai penuh.
  2. Oleh karena bersifat bulky, padatan media tanam dengan telapak tangan.
  3. Buat lubang tanam sebanyak dua buah. Ukuran lubang disesuaikan dengan besarnya bibit beserta media tanamnua.
  4. Ambil bibit tanaman beserta dengan media tanamnya denga cara menepuk-nepuk punggung pot, kemudian menuangkannya ke telapak tangan.
  5. Masukkan bibit beserta media tanamnya ke dalam lubang yang telah disiapkan.
  6. Padatkan media tanam disekitar bibit menggunakan jemari tangan.
  7. Pasang rambatan dari besi dengan cara menancapkannya kedalam media tanam. Tekan hingga rambatan terlihat kokoh.
  8. Rambatkan arah tumbuh tanaman sesuai dengan tipe rambatan.
  9. Buat larutan pupuk dengan cara memasukkan 1/3 pupuk Growmore biru ke dalam 2 liter air bersih.
  10. Aduk larutan menggunakan sendok hingga benar-benar homogen.
  11. Lakukan pemupukan dengan cara menyiramkannya ke daun tanaman. Pemupukan dengan cara penyiraman juga sekaligus berfungsi untuk penyiraman tanaman.
  12. Setelah 4 bulan, tanaman akan berbunga lebat.

Menanam di pot dengan para-para

Artikel terkait

Penanaman di para-para bisa dilakukan dipot atau di lahan. Pada contoh berikut, penanaman dilakukan di pot. Adapun tahapannya sebagai berikut.

  1. Siapkan bibit tanaman pasiflora, berumur 1 bulan.
  2. Siapkan pula pot plastik. Sebaiknya, ukuran pot yang digunakan cukup besar, misalnya diameter 40 cm atau disesuaikan dengan ukuran bibit tanaman atau pertumbuhan maksimal tanaman.
  3. Siapkan pula peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan, seperti kawat, anjang-anjang, dan tang.
  4. Masukkan media tanam yang telah dicampur. Media tanam yang bisa digunakan yaitu tanah merah, pupuk kandang, dan kompos dengan perbandingan 1:1:1.
  5. Buat lubang tanam di tengah pot. Ukurannya disesuaikan dengan bibit tanaman beserta media tanamnya.
  6. Sobek polibag pada bibit tanaman.
  7. Pastikan media tanam tetap utuh sewaktu membuka polibag.
  8. Masukkan bibit beserta dengan media tanamnya ke dalam lubang di pot yang telah disiapkan.
  9. Padatkan media tanam disekitar tanaman menggunakan jemari tangan
  10. Siram tanaman yang baru ditanam menggunakan selang atau embrat.
  11. Pasang anjang-anjang yang terbuat dari bambu untuk merambatkan tanaman.
  12. Untuk mengatur pertumbuhan tanaman, arahkan ujung tanaman mengikuti anjang-anjang.
  13. Tempatkan di tempat yang agak teduh sehingga pertumbuhan tunas dan daun maksimal.
  14. Setelah 2 bulan, tinggi bibit tanaman . Bibit ini diap dipindahkan di bawah para-para pergola.
  15. Siapkan para-para, bisa juga pergola. Umumnya, bahan para-para atau pergola yaitu besi.
  16. Tempatkan tanaman yang sudah disiapkan tepat didekat tiang para-para atau pergola.
  17. Atur anjang-anjang sedemikian rupa sehingga posisi tiang berada di tengah-tengah anjang-anjang.
  18. Agar posisi tidak berubah, ikat anjang-anjang dengan kawat.
  19. Kencangkan ikatan kawat menggunakan tiang.
  20. Rambatkan ujung tanaman yang menjuntai ke tiang para-para atau pergola.
  21. Agar tidak goyah, ikat ujung tanaman dengan kawat, tetapi jangan terlalu kencang agar batang tanaman tidak terlukan atau patah.
  22. Setelah 5-6 bulan, pergola akan penuh dengan tanaman.

Menanam di Lahan, di tepi pagar

Umumnya, pagar yang bisa dirambati dengan tanaman hias terbuat dari besi. Contoh tanaman yang ditanam di pagar yaitu melati. Adapun proses penanamannya sebagai berikut.

  1. Siapkan bibit melati yang berumur sekitar 1,5 bulan.
  2. Siapkan pula perlengkapan dan peralatan yang digunakan, berupa kawat, anjang-anjang, dan tang.
  3. Gali tanah di sekitar pagar sekitar bibit melati berikut media tanamnya bisa masuk.
  4. Tambahkan pupuk kandang ke dalam lubang tersebut.
  5. Masukkan bibit melati beserta dengan media tanamnya ke dalam lubang yang sudah disiapkan.
  6. Tutup lubang dengan tanah sekitar hingga penuh
  7. Pasang anjang-anjang disekitar bibit yang sudah ditanam. Tekan ke dalam tanah hingga cukup kuat.
  8. Ikat tanaman dengan kawat pada anjang-anjang, tetapi jangan terlalu kuat.
  9. Siram tanaman yang baru di tanam menggunakan selang.
loading...
Cara Menanam Tanaman Hias Jenis Rambatan | Penulis | 4.5