Cara Mengatasi Batang dan Bunga Euphorbia Membusuk

Layu dan berlubang-lubang tiba-tiba menyerang euphorbia. Tentu saja, tanaman menjadi malas berbunga. Fatalnya, sebagian batang mulai membusuk sehingga makanan yang diserap akar tidak dapat disalurkan dengan baik keseluruh tanaman. Pantas, bila kemudian tanaman tumbuh merana.

Menurut pengalaman, euphorbia sebenarnya tanaman yang relatif jarang terserang hama dan penyakit. Kehadiran hama dan penyakit disebabkan oleh kurangnya penjagaan kebersihan di sekitar tanaman. Misalnya, membiarkan rumput tumbuh di pot.images (10)

Bila dibiarkan, rumput dapat menjadi pesaing euphorbia dalam pembagian nutrisi. Selain itu, gulma juga berpotensi menjadi sarang beberapa serangga sebagai vektor penyakit. Oleh karena itu, tindakan pencegahan paling baik dilakukan dengan cara selalu menjaga kebersihan.

Baca Juga:

Sebenarnya euphorbia tergolong tanaman yang jarang terserang hama dan penyakit. Apalagi jumlahnya sekadar satu atau dua pot saja. Namun, nurseri yang mengoleksi puluhan bahkan ratusan batang harus selalu merawat tanamannya dengan baik agar pertumbuhannya bagus.

Pengusahaan secara massal untuk tujuan komersial bukan tanpa risiko terserang hama dan penyakit. Apalagi, tanaman homogen dalam jumlah banyak. Bila ada tanaman yang sakit maka harus segera dipindahkan ke lokasi lain atau dikarantina agar tidak menular ketanaman yang lain.

Selama proses karantina, tanaman diobati sesuai dengan jenis penyakit yang menyerangnya.

Kehadiran hama dan penyakit juga dapat dicegah dengan menggunakan pot berlubang. Hal ini bertujuan agar air meresap dengan baik sehingga tidak terjadi busuk batang. Kasus seperti ini sering dialami para hobiis.

Artikel terkait

Campuran media yang dipakai harus porous. Media yang sudah padat (tidak porous) harus segera diganti agar pertumbuhannya lebih baik. Kelembapan di sekitar lingkungan perlu dijaga untuk mencegah serangan busuk batang. Cara penyiraman pun terkadang dapat menimbulkan busuk batang.

Gunakan sprayer kecil, lalu semprotkan air hanya ke media. Cara lain untuk mencegah hama dan penyakit adalah memangkas (prunning) tajuk agar tanaman memperoleh sinar matahari secara merata.

Langkah pencegahan yang paling mudah adalah menjaga kebersihan lingkungan. Rumput atau tanaman liar yang muncul di sekitar pot segera dicabut. Daun dan bunga euphorbia yang rontok segera dibuang. Proses pelapukan daun dan bunga yang terjadi di sekitar tanaman dapat mengundang hama dan penyakit euphorbia.

Untuk mencegah kehadiran hama dan penyakit, semprotkan insektisida, fungisida, dan bakterisida secara berkala. Ragam obat-obatan tersebut banyak dijual di toko pertanian. Dosis penggunaan obat-obatan harus diperhatikan sesuai label. Insektisida dan fungisida dapat diberikan secara bergantian setiap minggu.

Sebagai contoh, hari ini disemprot fungisida maka insektisida diberikan tiga hari kemudian. Interval diperpendek bila ditemukan gejala serangan hama atau penyakit. Aplikasi penyemprotan sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari agar daun tidak terbakar.

Bakterisida dapat disemprotkan bila tanaman kurang sehat. Dosis yang diberikan adalah 1 ml per liter air untuk delapan tanaman. Bila hama atau penyakit muncul di media maka media tanam harus segera dibongkar. Caranya, akar dibersihkan, dan disemprot dengan fungisida. Medianya diganti dengan baru, lalu tanaman kembali dan diletakkan di tempat terpisah dengan intensitas matahari lebih rendah selama dua minggu. Perlakuan selanjutnya adalah penyiraman secukupnya.

loading...
Cara Mengatasi Batang dan Bunga Euphorbia Membusuk | Penulis | 4.5