Cara Menggabungkan Berbagai Jenis Tanaman Hias

Lazimnya dalam satu tanaman Hias muncul karakter dari tanaman tersebut sesuai dengan varietasnya.cara menggabungkan berbagai jenis tanaman hias. Namun, terasa aneh dan unik bila dalam satu tanaman terdapat lebih dari satu karakter tanaman berasal dari varietas yang berlainan. Hal itu dapat diwujudkan dengan cara memadukan beberapa jenis tanaman.

Dengan cara ini dapat ditampilkan 2-5 macam bentuk atau warna yang berbeda dalam satu tanaman. Mecam-macam bentuk dan warna itu bisa berasal dari daun ataupun bunganya.images (16)

Tanaman yang Dapat Dipadukan

Baca Juga:

Sampai saat ini, telah banyak jenis tanman yang dapat dipadukan sehingga dalam satu tanaman dapat ditampilkan beraneka macam warna bunga maupun daunnya (2-3 warna). Tanaman hasil perpaduan ini yang telah banyak ditemukan misalnya berbagai warna bunga lantana/tembelekan, berbagai warna dan bentuk tanaman beringin, beraneka tanaman pangkas-pangkasan (pangkas kuning, pangkas hijau, terang bulan putih/kuning), aneka warna bunga bugenvil, bunga mawar dengan berbagai warna, bunga kembang sepatu berbagai warna, daun jawer kotok berbagai bentuk dan warna, bunga soka berbagai warna, dan tanaman drasena (Dracaena exelsa / suji dengan Dracaena marginata).

Selain itu tanaman yang penampilannya sangat berbeda dalam hal bentuk dan warnanya yaitu antara tanaman walisongo/schleffera dengan kedondong laut dapat pula disatukan.

Dari contoh-contoh di atas terlihat bahwa tidak sembarang tanaman dapat dipadukan dengan tanaman lain dalam satu batang yang sama, hanya tanaman yang sejenis atau sekeluarga saja yang dapat dipadukan.

Itu pun ditunjang dengan bentuk dan sifat yang sama pula. Oleh karena itu, tidak mungkin memadukan antara tanaman puring dengan drasena atau antara mawar dengan kembang sepatu karena masing-masing pasangan tanaman tersebut berbeda jenis dan berbeda keluarga yang berarti berbeda pula karakternya.

Cara Memadukan Tanaman

Ada banyak cara yang digunakan untuk memadukan beragam jenis tanaman tersebut dalam satu tanaman yang sama. Namun, cara yang paling umum adalah dengan penyambungan pucuk dan sisipan pada kulit kayu.

Penyambungan pucuk umumnya dilakukan bila diameter batang tanaman yang akan disambungkan (batang atas) dengan pucuk yang akan disambung (batang bawah) berukuran sama besar dan tidak mempunyai kulit kayu yang terpisah/ mudah dipisahkan dengan bagian kayunya. Cara penyambungan ini mudah dilakukan.

Artikel terkait
  1. Penyiapan batang bawah                                                                                                 Pucuk tanaman dipotong sepanjang 5-10 cm. Dua sampai tiga daun di bawah potongan tersebut dibuang.Setelah itu, dari ujung batang hasil potongan tadi dibelah dua sepanjang 1,5-3 cm (tergantung diameter batang).
  2. Penyiapan batang atas                                                                                                     Diambil pucuk tanaman lain yang berbeda (bentuk dan warnanya) dengan batang bawah, tetapi diameternya sama dengan diameter batang bawah. Tiga sampai empat daun dekat pangkal potongan dibuang sehingga hanya tersisa 3-4 daun pada pucuknya. Pangkal potongan batang diiris pada dua sisi yang berlawanan sehingga menjadi pipih dan meruncing ke ujungnya. Panjang irisan sama dengan panjang belahan pada batang bawah.
  3. Pangkal batang atas dimasukkan ke dalam ujung batang bawah yang berbelah.
  4. sambungan diikat dengan tali atau seal tape (bisa dibeli di toko bahan bangunan) supaya tidak goyah atau lepas.
  5. Batang yang telah disambung dikerudungi plastik transparan agar terhindar dari hujan dan panas serta untuk mencegah penguapan  yang belebihan.

Cara lain untuk mendapatkan tanaman warna-warni dengan cara sisipan kulit kayu. Cara sisipan kulit kayu ini mempunyai persentase keberhasilan sama dengan cara penyambungan. Namun, cara ini kurang banyak dilakukan dibandingkan cara penyambungan. Cara ini lebih banyak dilakukan pada batang yang telah tua dan berukuran besar. Agar lebih jelas, cara sisipan ini adalah sebagai berikut.

  1. Kulit kayu batang bawah di kupas sepanjang 2-3 cm dan lebar 1-3 cm, tergantung ukuran batang tanaman yang akan disisipkan.
  2. Bagian pangkal batang atau tidak diiris pada kedua sisi, tetapi cukup satu sisi saja.
  3. Batang atas disisipkan ke dalam kulit batang bawah yang telah dikupas tadi, jangan lupa bagian yang diiris harus menghadap ke dalam atau menempel langsung pada bagian kayu batang bawah.
  4. Bagian sisipan diikat kuat dengan seal tape kemudian ditutup dengan plastik.

Agar Penyatuan Tanaman Berhasil

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar panyatuan kedua batang di atas dapat berhasil baik.

  1. Lakukan proses pada tempat teduh, jangan mengerjakan proses penyambungan atau penyisipan apa saat matahari terik/siang hari.
  2. Batang yang telah diiris atau dibelah harus segera dimasukkan atau disambungkan, jangan dibiarkan terlalu lama di udara terbuka.
  3. Alat-alat yang dipergunakan harus bersih dan steril, sebaiknya dibersihkan dengan air panas.
  4. Sebaiknya tidak memindahkan tanaman yang penyatuannya (penyambungan/penyisipan) belum terjadi sempurna karena bila batang yang disambung itu goyah maka usaha ini akan gagal.

Penyambungan dan penyisipan ini terlihat berhasil bila batang atas tetap segar. Umumnya, proses penyatuan antara batang atas dengan batang bawah terjadi sempurna setelah 2-4 minggu. Oleh karena itu, plastik boleh dibuka setelah waktu tersebut.

Setelah dapat tumbuh baik dengan batang sambungannya, tanaman dapat dirawat seperti tanaman lainnya. Penyiraman dilakukan setiap hari (bila musim kemarau) atau pada saat tanah menunjukkan kekeringan (bila musim hujan).

loading...
Cara Menggabungkan Berbagai Jenis Tanaman Hias | Penulis | 4.5