Cara Pembibitan Bunga Hias Puring

Cara pembibitan Bunga Hias Puring.Tanaman Hias puring yang lebih dikenal sebagai ‘tanaman kuburan’ ini sekarang mulai dilirik oleh orang karena memiliki bentuk, warna, dan corak daun yang bervariasi. Sifatnya yang ‘bandel’ dan mudah dirawat menjadi nilai lebih tanaman ini. Beberapa di antaranya berharga jual tinggi sekitar Rp 600.000-Rp 1.000.000.

Puring merupakan tanaman berkayu yang memiliki kambium. Dengan demikian, tanaman ini dapat diokulasi. Puring dapat juga diperbanyak dengan teknik cangkok, setek batang, sambungan (grafting), dan okulasi.

Perbanyakan dengan cangkok

Baca Juga:
  1. Pilih tanaman sehat untuk dicangkok, lalu pilih batang tanaman yang akan di cangkok.
  2. Kupas kulit batang hingga bagian kambium yang seperti lendir tampak jelas.
  3. Biarkan selama 3 hari hingga kering.
  4. Oleskan hormon perangsang akar pada hasil kupasan.
  5. Siapkan media tanah steril, sabut kelapa, peat moss, atau coco peat yang sudah dibasahi dengan air.
  6. Tempelkan media tanam pada kambium.
  7. Bungkus media tanam tersebut dengan plastik transparan, lalu ikat dengan tali rapia.
  8. Potong batang dengan pisau tajam setelah akar cukup banyak atau akar sudah berwarna kehijauan.
  9. Buka ikatan tali rapia dan plastik yang masih melekat.
  10. Tanam batang yang sudah berakar kedalam pot yang berisi media tanam berupa campuran sekam bakar dan coco peat dengan perbandingan 1:1 atau campuran tanah dengan pupuk kandang 3:1. Selanjutnya, tanaman disiram dan diletakkan di tempat teduh selama 2 minggu.

Tips perbanyakan dengan cangkok

  • Pilih batang yang tidak terlalu tua atau tidak terlalu muda untuk dicangkok. Cirinya adalah batang berukuran 30 cm dari pucuk tanaman.
  • Lakukan pemotongan secara hati-hati agar tidak agar tidak merusak pembuluh xilem.
  • Gunakan cutter atau pisau yang tajam.cara pembibitan bunga hias puring

Perbanyakan dengan setek batang

Artikel terkait
  1. Potong miring batang tanaman dari induk yang sehat sehat sepanjang 10 cm.
  2. Kurangi daun hingga hanya terdapat  3-5 helai daun (untuk potongan bagian atas). Selain itu, potong setengahnya untuk daun yang berukuran besar.
  3. Celupkan luka bekas potong pada batang ke larutan perangsang akar (berbentuk pasta).
  4. Tanam batang ke dalam media arang sekam secara komunal, misalnya 5 batang tanaman dalam pot berdiameter 15 cm.
  5. Sungkup tanaman dengan plastik.
  6. Letakkan tanaman yang disungkup di tempat yang teduh selama 3 minggu.

Tips perbanyakan dengan setek batang

  • Pilih batang yang tidak terlalu tua atau muda untuk di setek.
  • Gunakan kayu penyangga agar plastik sungkup tidak mengenai tanaman.

Perbanyakan dengan grafting

  1. Siapkan tanaman untuk calon batang atas dan batang bawah.
  2. Potong tanaman batang bawah 10 dari permukaan media tanam, lalu bentuk huruf V dengan pisau tajam.
  3. Potong miring tanaman batang atas 10 cm dari pucuk dengan membentuk huruf V terbalik seukuran dengan batang bawah. Sebelumnya, kurangi jumlah daun batang atas hingga tersisa 2-3 daun dan potong daun batang atas yang berukuran hingga setengahnya.
  4. Siram bekas potongan dengan fungisida 0,1%
  5. Gabungkan kedua bagian tanaman tersebut secara tepat, kemudian ikat agar tidak mudah lepas.
  6. Sungkup tanaman dengan plastik bening selama satu minggu untuk mengurangi penguapan. Setelah satu minggu, sungkup dibuka dan tanaman diletakkan di tempat yang teduh dan kering.

Tips perbanyakan dengan grafting

  • Pastikan ukuran potongan bagian atas dan bagian bawah seukuran sehingga kembium kedua batang dapat menyatu dengan baik.
  • Lakukan grafting pagi atau sore hari agar penguapan tanaman tidak terlalu tinggi.

Perbanyakan dengan okulasi

  1. Ambil mata tunas dengan menggunakan pisau yang tajam.
  2. Iris kulit tanaman batang bawah secara vertikal. Potonglah sedikit lebih dalam untuk memastikan memastikan bahwa kambium tanaman bertemu dengan kambium tunas.
  3. Gabungkan kedua bagian tanaman secara tepat, kemudian ikat agar tidak mudah lepas.
  4. Potong bagian atas batang bawah saat mata tunas dan tanaman sudah bersatu dengan baik. Tujuannya agar mata tunas dapat berkembang dengan baik.
  5. Oleskan fungisida pada bagian yang di potong.
  6. Tempatkan tanaman pada tempat yang teduh.

Tips perbanyakan dengan okulasi

  • Pastikan penempelan mata tunas tidak terbalik.
loading...
Cara Pembibitan Bunga Hias Puring | Penulis | 4.5