Cara Pembibitan Tanaman Bunga Pchypodium

Cara pembibitan tanaman bunga Pchypodium.Tanaman yang berasal dari Afrika dan Madagaskar ini memiliki bonggol yang tak kalah cantik dari adenium. Pachypodium memiliki duri di sekeliling batangnya. Karena durinya ini, tanaman ini sering kali diidentifikasikan sebagai kaktus. Bunganya puntidak kalah indahnya.

Pchypodium dapat diperbanyak dengan biji, setek, dan grafting. Karena sulitnya pachypodium membentuk biji di Indonesia, biji pachypodium yang beredar saat ini, semua berasal dari luar negeri. Untuk mendapatkannya, dengan mudah membelinya di toko-toko online di internet. Jika berasal dari perbanyakan dengan biji, tanaman ini akan mulai berbunga saat usia 2-3 tahun.

Perbanyakan dengan setek sangat tidak direkomendasikan karena selain risiko kegagalan yang besar, tanaman hasil setek biasanya tidak berbonggol, memiliki sedikit akar, dan bentuk tajuknya kurang bagus.cara pembibitan tanaman bunga Pchypodium

Baca Juga:

Perbanyakan dengan biji

  1. Siapkan media tanam dalam pot atau tray, lalu buat lubang tanam sedalam 0,5 cm.
  2. Masukkan 1 biji untuk setiap lubang tanam, kemudian tutup kembali.
  3. Siram media dengan fungisida 0,1% (1 ml/liter).
  4. Setelah 2 bulan atau tanaman sudah memiliki 6-8 daun, pindahkan tanaman ke pot berdiameter 10 cm yang berisi media tanam sekam bakar, pasir malang, dan pupuk kandang (2:1:1).
  5. Benamkan tanaman hingga 2/3 bagiannya tertutupi media tanam.

Tips perbanyakan dengan biji

Artikel terkait
  • Untuk media persemaian, terdapat beberapa jenis media yang dapat digunakan. Pertama, media sekam setengah matang, pasir malang, dan pupuk kandang (2:1:1). Kedua, media pasir malang, sekam bakar, dan pupuk kandang (2:2:0,5) ditambah dengan 5% kapur dolomit. Ketiga, pasir malang dan arang sekam (1:3) ditambah dengan 5% kapur dolomit. Media tersebut sudah terbukti efektif dalam membantu keberhasilan pembibitan.

Perbanyakan dengan grafting

  1. Potong tanaman batang bawah membentuk huruf V dengan menggunakan pisau yang tajam.
  2. Potong ntanaman batang atas dengan membentuk huruf V terbalik seukuran dengan batang bawah.
  3. Kurangi jumlah daunnya hingga tersisa 3-5 daun.
  4. Gabungkan kedua bagian tanaman tersebut secara tepat, kemudian ikat agar tidak mudah lepas.
  5. Sungkup tanaman dengan plastik bening selama satu minggu untuk mengurangi pemguapan.
  6. Buka sungkup setelah satu minggu.
  7. Letakkan tanaman di tempat yang teduh dan kering.

Perbanyakan dengan setek batang

  1. Potong batang tanaman dari induk yang sehat sepanjang 5-7 cm, lalu ikat daun potongan bayang bagian atas dengan tali untuk mengurangi penguapan.
  2. Oleskan luka bekas potongan dengan larutan fungisida.
  3. Tanam batang ke dalam media arang sekam, lalu siram. Setelah kurang lebih 4 minggu atau sudah muncul tunas baru, pindahkan tanaman ke pot berdiameter 15 cm.

Tips perbanyakan dengan grafting

  • Pachypodium jenis kristata biasa dilakukan grafting karena lambat pertumbuhannya. Penyambungan dilakukan dengan batang bawah dari jenis lamerei dan geayi yang lebih cepat pertumbuhannya.
  • Potong batang atas dengan cara tegak lurus. Hal tersebut bertujuan agar hasil potongan tidak melengkung.

Tips perbanyakan dengan setek batang

  • Hindari penyiraman berlebih. Penyiraman berlebih dapat menyebabkan tanaman membusuk.
loading...
Cara Pembibitan Tanaman Bunga Pchypodium | Penulis | 4.5