Cara Pengambilan Tunggul Pohon Bonsai Di Alam

Cara pengambilan tunggul pohon bonsai di alam hendaklah dilakukan dengan hati-hati. Pengambilan yang kasar dan serampang seringkali merusak tunggul. Di bawah ini diuraikan langkah-langkah pengambilan tunggul yang hidup di alam.

  1. Mula-mula lakukan penggalian pada tanah di sekitar pangkal tanaman. Lubang galian dibuat sedalam tiga kali dimeter batang.
  2. Setelah itu, perhatikan diameter gumpalan tanah yang hendak disertakan. Lebar diameter gumpalan tanah juga tiga kali lebar diameter batang. Tanah yang menggumpal pada akar sedapat mungkin dijaga agar tidak pecah dari gumpalannya atau terlepas dari gumpalannya atau terlepas dari akar.
  3. Dengan hati-hati pangkal tanaman dilepas dari lubang. Setelah itu, tunggu direbahkan perlahan-lahan. Karung plastik atau bahan lain yang kuat untuk menyangga dan membungkus tanaman disisipkan tepat pada daerah pangkal batang ke bawah atau ke arah perakarannya. Untuk memudahkan penyisipan, karung plastik dilipat sebagian.
  4. Tanaman lalu didirikan kembali sehingga gumpalan tanah yang menyangga daerah perakaran tepat disangga oleh karung plastik.
  5. Agar lipatan plastik dapat dilebarkan, maka tunggul dimiringkan dengan arah yang berlawanan. Plastik yang masih terlipat ditarik dan dibentangkan. Lantas plastik diatur agar dapat membungkus semua  gumpalan tanah.
  6. Plastik diikat dengan tali supaya kencang. Sebaiknya tali diikatkan dari beberapa sisi, atas-bawah dan juga ikatan samping. Ikatan yang baik tidak menggoyahkan kesatuan akar, batang, dan gumpalan tanah yang membalut akar. Ikatan yang kendor dapat membuyarkan gumpalan tanah. Selama pengangkutan ikatan yang kendor dapat merusak daerah perakaran dikarena bagian tersebut tidak tahan terhadap goncangan.unduhan (1)

Pengikatan plastik penutup tanah perakaran tunggul berhubungan dengan langkah perawatan yang akan dilakukan selanjutnya. Tunggul yang nantinya akan dijadikan bonsai perlu dirawat terlebih dahulu. Bila ikatan plastik kurang baik, maka perawatan selanjutnya ikut terpengaruh karena kelak tunggul ditanam sementara beserta plastiknya.

Artikel terkait

Akar tunggang tanaman yang hendak diambil boleh dipotong sebagian. Sesungguhnya akar tunggang ini tidak besar fungsinya untuk mencari makan. Yang memiliki peran lebih besar dalam mencari makan adalah akar serabut. Akar tunggang lebih berfungsi sebagai penunjang batang supaya dapat berdiri dengan kokoh dan tegak.

Pemotongan sebagian akar tunggang sebagai tanaman memiliki dua tujuan. Pertama untuk memudahkan pencabutan. Akar tunggang yang kuat dan tumbuh jauh ke dalam tanah akan memberatkan bila dicabut. Dengan mengurangi sebagian akar, berarti mengurangi sebagian beban pemberat.

Tujuan kedua berkaitan dengan maksud penggalian tanaman untuk ditanam kembali sebagian bakalan bonsai. Wadah tanaman atau pot bonsai tergolong kecil dan dangkal bagi perakaran tanaman di habitat aslinya yang menyebar sampai beberapa meter dengan kedalaman akar tunggang juga mencapai beberapa meter.

Pemotongan sebagian akar tunggang berarti menyiapkan tanaman agar mampu hidup di media yang terbatas. Sedikitnya akar tanaman akan membuat tanaman tumbuh tidak terlalu cepat. Akar-akar yang diharapkan tumbuh didekat permukaan bisa berkembang lebih banyak dengan pemotongan sebagian akar tunggang. Akar-akar ini berfungsi sebagai penyerap makan dan penopang tanaman.

Ranting serta daun pada tanaman boleh dipangkas, tetapi jumlah yang dipangkas jangan terlalu banyak. Cabang yang terlalu tinggi atau ranting yang terlalu panjang dapat dipotong sebagian. Begitu juga daun yang terlalu rimbun.

Para pencari tunggul yang mementingkan kepraktisan sering memangkas semua daun tanaman. Ini sering dilakukan oleh para pencari tunggul di daerah Kopeng, Salatiga. Akibatnya, tanaman menjadi gundul. Mereka berprinsip yang penting tunggul menjadi ringkas dan gampang dibawa.

Padahal penggundulan semua daun berbahaya bagi tanaman. Tanaman menjadi sangat merana dan gampang mati. Untuk membuatnya tumbuh kembali dengan baik, maka perlakukan perawatan yang khusus perlu dilakukan.

Salah satu hal yang tidak dianjurkan pada pengambilan tunggul, tetapi sering dilakukan para pencari tunggul adalah pengambilan tunggul tanpa menyertakan tanah asalnya. Pengambilan seperti ini berisiko tinggi. Kemungkinan kerusakan pada akar tanaman terutama akar serabut sangat besar.

loading...
Cara Pengambilan Tunggul Pohon Bonsai Di Alam | Penulis | 4.5