Cara Perawatan Tabulampot Agar Berbuah Lebat

Perawatan tabulampot merupakan kunci penting keberhasilan tabulampot. Perawatan apa saja yang harus Anda lakukan?

Penyiraman

Setelah tanaman buah ditanam di dalam pot, tanaman perlu disiran secara rutin. Penyiraman dilakukan bertujuan untuk mengganti air dalam tanaman yang hilang karena penguapan melalui stomata. Apabila tanaman ini tidak disiram, tanaman akan mengalami pelayuan. Pada musim hujan, tabulampot disiram 1 kali sehari. Dan pada musim kemarau, tabulampot sangat memerlukan penyiraman. Apabila Anda memakai memakai air PAM untuk menyiram, sebaiknya air tersebut Anda endapkan terlebih dahulu semalaman. Hal ini karena air PAM mengandung kaporit. Ingat, upayakan agar air siraman jangan menggenang lebih dari 12 jam. Genangan air tersebut dapat merangsang timbulnya penyakit busuk akar.

Baca Juga:

Pada awal penanaman, penyiraman dilakukan secara rutin setiap hari untuk menjaga kelembapan. Setiap tanaman membutuhkan air dengan jumlah berbeda. Tanaman saat masih muda membutuhkan air dengan jumlah yang lebih sedikit dibandingkan dengan tanaman dewasa.images (1)

Namun untuk merangsang pembungaan tabulampot, Anda harus memberi perlakuan dengan membuat tabulampot mengalami stress air. Stress air yaitu kondisi tanaman kekurangan air. Perlakuan tersebut dilakukan dengan mengurangi penyiraman. Perlakuan stress air sangat sesuai untuk tanaman buah yang memiliki perakaran dangkal. Seperti belimbing, jeruk siam, jambu biji. Stelah mengalami stress air beberapa hari, kemudian Anda kembali melakukan penyiraman untuk memacu pertumbuhan tanaman penyiraman dilakukan sesuai kondisi tanaman.

Artikel terkait

Perlakuan stress air ini dapat dilakukan beberapa kali dengan diikuti pemupukan menggunakan pupuk yang mengandung fosfor dan kalium sesuai kebutuhan tanaman. Perlakuan ini dilakukan hingga muncul bakal bunga yang berwarna merah dibatang atau di cabang tanaman. Pada umumnya munculnya bakal bunga ini sekitar 4-6 minggu sejak dimulainya perlakuan stress air.

Penyiraman selanjutnya dilakukan setelah munculnya bakal bunga. Caranya dengan menyioram tabulampot dengan menambahkan jumlah penyiraman secara bertahap hingga mencapai sejumlah 5-8 liter setiap penyiraman. Perlakuan ini bertujuan agar tanaman tidak kaget dan mencegah terjadinya kerontokan bunga. Setelah itu, tebulampot diletakkan di tempat terbuka yang terkena cahaya matahari agar proses fotosintesis berlangsung optimal.

Apabila perlakuan stress air dilakukan pada musim penghujan, maka permukaan pot perlu dititip dengan mulsa plastik yang bisa dibuka dan ditutup kembali. Perlu anda ingat, pada saat melakukan perlakuan ini, Anda harus menjaga tanaman tidak mencapai titik layu optimal tanaman bisa mati. Perlakuan ini dapat anda lakukan setiap saat sesuai keinginan Anda kapan tanaman berhubungan atau pun berbuah.

Ingat, setelah disiram usahakan media tanam tidak memadat. Pemadatan media biasanya terjadi karena penyiraman yang berlebihan . Setelah itu, lakukan penggemburan dengan menggunakan sekop kecil. Hati-hati, saat melakukan penggemburan, jangan sampai merusak akarnya.

loading...
Cara Perawatan Tabulampot Agar Berbuah Lebat | Penulis | 4.5