Cara Stek pucuk Dan Vegetatif Pada Tanaman Philo eceng

Cara stek pucuk dan vegetatif pada tanaman philo eceng.Perbanyakan philo eceng secara vegetatif dan stek pucuk banyak dilakukan nursery dan pencinta jenis tanaman ini untuk memperoleh anakan baru dalam temporelatif cepat dan berjumlah massal. Kelebihan mekanis perbanyakan ini ialah hobiis akan mendapatkan anakan philo yang memiliki sifat sama dengan sang induk, kecuali hasil mutasi.

Perlakuan pemeliharaan yang sifat sama dengan sang induk, kecuali hasil mutasi. Perlakuan pemeliharaan yang sesuai pun akan memberikan hasil akhir optimal. Metode vegetatif banyak dilakukan di Indonesia guna memperbanyak philo eceng baik secara komersil atau sekadar hobi.

Metode vegetatif dapat dialkuakan melalui beberapa cara, yaitu pemisahan anakan, setek pucuk, setek batang, dan kultur jaringan.tanaman hias philo eceng

Baca Juga:

Setek pucuk

Setek pucuk dilakukan pada tanaman yang telah memiliki cukup banyak daun, sebanyak sekitar 12 helai atau berumur sekitar 2-2,5 tahun dan terdapat tunas akar. Selain untuk memperbanyak tanaman, setek pucuk juga bertujuan untuk memacu munculnya anakan.

Kegagalan setek pucuk bisa terjadi bila akar tertinggal sehingga tanaman tak cukup mendapat asupan hara. Selain itu, ketidak sterilan media atau alat dapat menyebabkan infeksi pada bekas potongan. Sebaliknya perbanyakan melalui setek pucuk dilakukan saat musim kemarau agar luka tak lekas membusuk karena udara yang terlampau lembap.

Artikel terkait

Tahap perbanyakan dengan setek pucuk

a. Siapkan induk philo eceng dengan daun berjumlah sekitar 12 helai, telah tumbuh tunas akar, dan berkualitas bagus.

b. Keluarkan tanaman tersebut dari potnya dengan cara mengetok-ketok bibir pot.

c. Goyang-goyangkan tanaman, kemudian angkat agar media tanam terpisah dari akarnya.

d. Buang sebagian media tanam sehingga hanya tersisa sebagian, terutama yang menempel pada akar utama.

e. Cari batang tanaman yang akan dipotong. Usahakan, pucuk tanaman yang akan dipotong memiliki jumlah daun minimal 6 helai, sedangkan jumlah daun yang ada di batang bawah minimal 4 helai.

h. Oleskan pula fungisida pada luka di batang bawah.

f. Potong batang tersebut dengan pisau tajam dan steril. Sebaiknya sebelum digunakan, oleskan pisau dengan fungisida.

g. Oleskan fungisida ke bekas luka pada tunas hasil setek.

i. Jika ada luka pada tangkai daun, bisa diobati dengan mengoleskan fungisida.

j. Rekatkan kulit tangkai yang terluka, kemudian ikat dengan plastik.

k. Jika pot terlalu kecil dan akar terlalu panjang, potong akar tersebut dengan pisau atau gunting tajam, kemudian tanam kembali di pot lama atau baru.

l. Untuk menanam hasil setek batang, siapkan pot plastik yang ukurannya disesuaikan dengan ukuranĀ  bibit setek. Masukkan potongan styrofoam ke dasar pot.

m. Masukkan bibit setek ke dalam pot tersebut.

n. Agar posisi bibit setek kuat, tambahkan potongan pakis ke sekeliling tanaman.

o. Bibit setelah dalam pot baru terlihat serasi. Agar tidak stres, tenpatkan bibit tersebut di tempat yang teduh.

loading...
Cara Stek pucuk Dan Vegetatif Pada Tanaman Philo eceng | Penulis | 4.5