Daya tarik Tanaman Hias Philo Eceng

Daya tarik Tanaman hias philo eceng.Tanaman Hias Philo eceng sebagai tanaman hias terfokus pada sosok daun dan tangkainya. Tak hanya pesona keanggunan yang ditonjolkan, philo eceng terbukti mampu menyerap polutan tingkat rendah. Memang tidak bisa disangkal, keberadaan philo eceng membuat udara sekitar ruangan terasa lebih bersih dan sehat untuk dihirup.

Jika dirasakan segenap hati, kehadiran philo eceng dalam ruang mampu menghadirkan aura hutan tropis yang kental. Suasana segar dan adem dominan terpancar dari tiap helai daun yang tersusun rapat, terpusat pada satu sumbu.

1. Sosok

Baca Juga:

Bila diukur dari permukaan media tanam, dipasarkan kita bisa menemukan ‘si hijau kembung’ setinggi 30-45 cm dan lebar 45-60 cm. Namun, bila tanaman tropis ini dibiarkan tumbuh, tingginya bisa mencapai 1,5 meter, bahkan lebih.

Tampilan philo eceng ukuran jumbo memang berbeda, tapi banyak kalangan menilai philo berukuran kecil proposional jauh lebih estetik, menarik, dan ‘bunglon’ ditempatkan di mana pun.

2. Daun

Daun philo eceng berbentuk lanset, tebal berdaging, dan kompak. Tekstur permukaannya sangat halus, seolah dilapisi semacam lilin sehingga tampak mengilap. Tulang daun utama dibagian tengah agak menonjol dengan warna hijau setingkat lebih muda atau kuning. Guratan-rutan halus urat daun philo kodok.

Tepian daun rata dengan sedikit gelombang halus, tampak luwes dan dinamis. Penampilan daun philo eceng sangat memukauy dengan pancaran hijau. Corak warna alami daun seperti hijau tua, hijau lemon, atau hijau variegata tersaji natural penuh pesona. Satu helai daun philo akan muncul sekitar dua bulan sekali.

Menariknya, daun philo eceng cukup awet dan tidak mudah layu sehingga dapat terpajang indah dalam jangka waktu lama. Susunan daun philo eceng tumbuh secara teratur dan simetris, membuat sang ratu ini sedap dipandang dari berbagai penjuru.

Artikel terkait

Dalam bahasa inggris, philo eceng populer sebagai flask plant. Sebutan ini mengarah pada tangkai daun philo yang menggembung menyerupai botol, menyempitkan dibagian leher kala berdekatan dengan helai duan.merawat tanaman hias philo eceng

Saat tanaman masih muda pada Kw 1, tangkai daun memiliki gembungan cukup besar, benar-benar seperti kaki kodok. Sejalan bertambahnya umur philo, tangkai daun bagian dalam perlahan agak legok memanjang mengikut bentuk daun.

Secara visual, tangkai kembung merupakan salah satu tampilan paling berharga philo eceng, selain daun. Tak sedikit hobiis menilai, semakin kembung dan pendek tangkai maka melonjak pula harga philo karena sosoknya terlihat makin unik.

3. Batang

Batang tanaman herbaceous ini beruas-ruas pendek dan tumbuh dibawah permukaan media tanaman. Batang philo eceng tidak berkayu, berwarna cokelat hijauan, dan ditumbuhi akar tanaman, terutama dibagian pangkal.

Akar muda dan aktif berwarna kuning kehijauan, sedangkan akar tua tampak berwarna pekat cokelat kekuningan. Bahkan, bila umur akar terlalu tua akan terlihat membusuk. Bagian ini harus segera dibaung karena dapat menjadi sumber penyakitr tanaman.

4. Akar

Akar philo eceng berupa akar serabut, berwarna putih kekuningan. Sebagai tanaman hujan tropis, akar tanaman menyebar ke sekeliling tanaman. Seiring bertambahnya umur, ukuran akar juga semakin panjang dan sedikit membesar.

Pada beberapa tanaman dewasa, biasanya akar ikut menyebul ke permukaan tanah dengan warna cokelat tua pada bagian pangkal dan cokelat muda pada bagian ujungnya.

loading...
Daya tarik Tanaman Hias Philo Eceng | Penulis | 4.5