Jenis bunga Anggrek Yang Tersebar Di Indonesia

Bunga Anggrek Yang banyak terdapat dan tersebar luas di Indonesia, terutama di Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. Selain di Indonesia, anggrek Phalaenopsis cornu-cervi ini pun terdapat di Malaysia, Thailand, dan Birma. Phalaenopsis cornu-cervi pertama kali ditemukan oleh Van Hasselt di Pulau Jawa dan dideskripsi oleh Breda pada tahun 1827 sebagai Polychilos cornu-cervi. Beberapa tahun kemudian Blume dan Reichenbach memasukkan spesies ini kedalam genus Phalaenopsis. Di Indonesia, Phalaenopsis cornu-cervi dikenal sebagai anggrek bulan loreng karena warna bunganya loreng.

Phalaenopsis cornu-cervi termasuk dalam golongan tanaman epifit yang tumbuh kuat dengan rimpang relatif pendek tertutup pelepah daun. Daunnya berdaging dan berwarna hijau mengkilat. Daun berbentuk lonjong sampai lanset dengan ujung meruncing, panjang 12-24 cm atau lebih, dan lebar 2-4 cm.

Daun Phalaenopsis cornu-cervi ini termasuk dalam golongan evergreen yaitu daun tetap segar atau hijau, tidak gugur secara serentak. Daun memiliki daya tahan yang lama dengan warna dan bentuk konstan.bunga anggrek

Baca Juga:

Bunga berwarna dasar kuning atau kuning kehijauan dengan variasi bercak mendatar berwarna merah kecoklatan dan berdaging agak tebal. Bagian permukaan bunga dilapisi oleh lapisan lilin. Bentuk bunga menyerupai bintang dengan diameter 3-4 cm. Kelopak dan mahkota bunga terpisah atau terdapat jarak dan tidak saling tumpang tindih.

Lidah bunga berwarna putih bergaris-garis sejajar warna cokelat kemerahan pada bagian atas dan tugu bunga. Bunga tersebut tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan atau bercabang dengan panjang 9-42 cm. Dalam satu tandan terdapat sejumlah bunga yang mekar rata-rata 2-3 kuntum.

Phalaenopsis Sumatrana

Phalaenopsis Sumatrana merupakan spesies asli Indonesia, yang pertama kali ditemukan di Palembang (Sumatera Selatan) oleh Dr. Korthals pada tahun 1839 dan dideskripsi bersama Reichenbach pada tahun 1856. Daerah penyebarannya meliputi Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Artikel terkait

Phalaenopsis Sumatrana termasuk anggrek epifit berbatang pendek dan terbungkus pelepah daun yang melekat erat. Daunnya berwarna hijau, tebal, dan berdaging. Bentuk daun bulat lonjong dan berujung lancip. Panjang daun 15-30 cm dan lebar 4-11 cm. Daun tersebut melengkung atau terkulai ke bawah.

Bunga Phalaenopsis Sumatrana berbentuk bintang. Warna dasar kelopak dan mahkota bunga putih sampai kuning pucat dengan garis melintang datar berwarna cokelat tua atau kemerahan. Lidah bunga berwarna putih sampai kuning pucat dan terdapat dua garis warna merah lembayung di kedua sisinya. Sementara taju tengah memiliki bulu halus.

Bunga tersebut menempel pada tangkai bunga sederhana atau bercabang, agak melengkung atau tegak. Panjang tangkai bunga mencapai 30 cm. Dalam satu tangkai bunga terdapat 5-10 kuntum bunga.

Phalaenopsis Luddemanniana

Anggrek Phalaenopsis luddemanniana berasal dari Filipina. Nama luddemanniana dipakai untuk menghormati orang yang pertama kali membudidayakannya di Paris (Perancis) tahun 1865, yaitu Luddemann. Pada tahun yang sama anggrek ini dideskripsi oleh Reichenbach.

Phalaenopsis luddemanniana memiliki daun berwarna hijau pucat, berdaging, panjang 30 cm, dan lebar 9 cm. Daun berbentuk lonjong, berujung lancip kadang agak tumpul, dan menjuntai. Daun ini berasal dari batang yang tegak atau menanjak dan tertutup pelepah daun.

Bunga Phalaenopsis luddemanniana memiliki aroma yang harum dan warna menawan. Tekstur maupun ketbalan bunga dari spesies ini bervariasi. Bunga berdaging dan berlapis lilin dengan diameter mencapai 6 cm. Kelopak dan mahkota bunga berwarna putih dengan variasi garis mendatar berwarna kecoklatan sampai ungu.

Lidah bunga bagian pangkal dan samping berwarna kekuningan, sedangkan bagian lain berwarna merah padam. Tugu bunga berwarna lembayung dan kepala sari berwarna kuning kehijauan. Bunga tersusun dalam tangkai bunga yang sederhana atau bercabang tegak, melengkung atau agak terkulai.

Phalaenopsis luddemanniana diminati banyak penyilang anggrek dan diseleksi untuk induk silangan. Kekuatan spesies ini tidak hanya terletak pada bentuk dan warna bunga, tetapi juga aroma yang dihasilkan dari silangan.

Phalaenopsis luddemanniana biasanya disilangkan dengan Phalaenopsis amabilis, Phalaenopsis stuartiana, dan Phalaenopsis schilleriana. Phalaenopsis luddemanniana memiliki beberapa jenis, yaitu fulchra, hieroglyphica, woudlouw, dan bastianii.

loading...
Jenis bunga Anggrek Yang Tersebar Di Indonesia | Penulis | 4.5