Kelembapan udara Untuk Menanam Bunga Anggrek

Kelembapan udara untuk menanam bunga anggrek.Kelembapan udara bagi anggrek sangat perlu diperhatikan. Pada umumnya semua anggrek membutuhkan kelembapan yang cukup tinggo, bahkan beberapa jenis anggrek membutuhkan kelembapan yang sangat tinggi. Di alam aslinya, anggrek mengambil sebagian kebutuhan airnya melalui udara, baik lewat akar maupun mulut daun.

Kelembapan udara lebih diperlukan anggrek dibanding media tanam yang terus-menerus basah. Pada umumnya tanaman anggrek membutuhkan kelembapan udara pada siang hari berkisar 50-80% dan pada saat musim berbunga sekitar 50-60%.

Kelembapan udara sangat dipengaruhi oleh lingkungan lahan. Di daerah yang lingkungan sekelilingnya tandus (kering dan panas), tingkat kelembapan udaranya pasti rendah. Untuk menjaga kelembapan udara disekitar tanaman anggrek agar tetap lengas, daerah tempat tumbuh anggrek perlu diberi bahan pelindung untuk mengurangi penguapan.udara bunga anggrek

Baca Juga:

 Air

Artikel terkait

Tanaman anggrek akan tumbuh dengan baik, jika kebutuhan airnya tercukupi. Penyiraman yang berlebihan akan berdampak buruk bagi tanaman. Kelebihan air justru akan menyebabkan timbulnya penyakit busuk daun yang disebabkan bakteri atau cendawan.

yang berkepanjangan juga harus dihindari karena dapat menimbulkan terjadinya dehidrasi (kekurangan air) yang ditandai dengan mengerutnya pseudobulb (umbi semu).

Banyaknya penyiranab dan frekuensi penyiraman anggrek sangat tergantung pada cuaca (suhu, angin, dan cahaya), jenis, ukuran, tanaman, serta keadaan lingkungan tanaman.

Anggrek terrestrial seperti Arachnis, Renanthera, dan Vanda membutuhkan penyiraman yang lebih banyak dibandingkan anggrek epifit seperti Cattleya, Dendrobium, dan Phalaenopsis karena tumbuh di bawah cahaya matahari langsung. Anggrek terrestrial membutuhkan penyiraman lebih dari dua kali sehari pada musim kemarau.

Kemampuan menyerap air setiap media tanaman berbeda, sehingga penyiraman pun pada setiap media tanaman tersebut juga berbeda. Media tanam yang mempunyai daya serap air yang tinggiseperti sabut kelapa, dan moss, frekuensi penyiramannya lebih sedikit dibandingkan media tanam yang daya serap airnya kecil seperti arang, pecahan genting, dan potongan kayu.

Penyiraman sebaiknya dilakukan ketika keadaan media tanam dan lingkungan sekitar tanaman anggrek kering, kelembapan udara rendah, dan cahaya matahari bersinar terik.

loading...
Kelembapan udara Untuk Menanam Bunga Anggrek | Penulis | 4.5