Kunci sukses Budidaya Buah Melon

Berikut ini kunci sukses budidaya buah melon agar bisa mendapatkan laba berlipat ganda.Agar agribisnis buah melon unggul menuai laba maksimal, perlu dikuasai terlebih dahulu managemen produksi yang tepat akan menghasilkan produk dengan kualitas yang memenuhi standar, di samping kuantitas produksi yang maksimal.

1. Penetapan Lokasi Tanam

Lokasi tanam sangat menentukan keberhasilan produksi melon unggul. Penetapan lokasi harus memenuhi syarat agroklimat. Sebaiknya tidak menanam melon pada lahan yang sama secara berurutan atau bersebelahan dengan penanaman melon yang terserang OPT, terutama di Indonesia yang beriklim tropis.

Baca Juga:

Pengairan sangat penting sehingga perlu dicari lokasi dengan ketersediaan air yang memadai bagi produksi optimum. Pada beberapa kasus, lahan sawah menjadi pilihan terbaik.kunci sukses budidaya buah melon

2. Penetapan Varietas

Target pasar yang berbeda menuntut varietas yang berbeda, baik dalam hal ukuran (buah besar atau sedang) tipe kulit (berjaring atau tidak berjaring) warna daging buah (putih, hijau, atau jingga) serta tekstur daging buah (lunak atau renyah).

3. Pembibitan

Pembibitan yang baik akan menghasilkan bibit yang vigor dan seragam sehingga menjamin kualitas dan keseragaman buah.

4. Persiapan Lahan

Agar tanaman melon tumbuh baik maka persiapan lahan yang prima sangat dibutuhkan, di dalamnya termasuk penggunaan mulsa plastik hitam perak serta pemasangan ajir.

Persiapan produksi merupakan seluruh kegiatan sebelum penanaman dilakukan. Tahap ini sangat menentukan keberhasilan capaian target produksi melon unggul.

Para petani atau pembudidaya melon harus mengetahui alur kegiatan produksi dengan benar. Hal ini merupakan syarat mutlak yang menentukan keberhasilan dalam produksi melon unggul.

Siklus produksi melon dibagi menjadi tiga bagian, yaitu persiapan produksi selama 10 hari, penanaman dan pemeliharaan sela 25 hari, serta pembuahan dan pemanenan selama 35 hari.

PENANAMAN DAN PEMELIHARAAN

Penanaman dan pemeliharaan merupakan seluruh kegiatan sejak penanaman hingga tanaman mulai berbunga dan membentuk buah. Tahap ini menentukan keberhasilan usaha produksi melon.

1. Penanaman

Hal yang paling penting dalam penanaman adalah pengelompokan ukuran bibit pada blok yang sama untuk menjamin keseragaman ukuran buah. Disamping itu, juga perlu diperhatikan waktu penanaman dan penyediaan irigasi agar bibit yang dipindahkan tidak stres dan mati.

Artikel terkait

2. Pemupukan

Pertumbuhan tanaman sangat membutuhkan pupuk yang sesuai jenis, jumlah, dan aplikasinya. Hal ini sangat berpengaruh pada vigor tanaman, ukuran buah, dan kualitas buah.

3. Pengairan

Pengaturan ketersediaan air sangat berpengaruh pada laju pertumbuhan serta kualitas internal dan eksternal buah (terutaman pada saat pendewasaan buah). Namun demikian, air yang berlebihan cenderung meningkatkan serangan penyakit serta menurunkan kualitas buah.

4. Pemangkasan tajuk

Untuk mendapatkan produksi buah yang optimum, perlu pembuangan tunas-tunas negatif serta cabang-cabang tersier yang hanya akan mengurangi pengisian buah. Pemangkasan tajuk juga penting untuk perbaikan sirkulasi udara dan mengurangi serangan penyakit.

PEMBUAHAN DAN PEMANENAN

Pembuahan dan pemanenan merupakan seluruh kegiatan sejak seleksi buah hingga panen. Kegiatan ini sangat menentukan  pencapaian mutu yang ditetapkan sehingga melon yang dihasilkan dapat bersaing dipasar dengan harga yang kompetitif.

Seleksi buah

Awal kualitas buah ditentukan berdasarkan seleksi buah yang sehat dan posisi buah pada ruas batang. Buah pada ruas kurang dari 8 biasanya memiliki kualitas rasa bagus, tetapi ukurannya kecil. Sementara pada ruas 13 ke atas, ukuran buahnya besar, tatapi kualitas rasa rendah sehingga umumnya buah yang dibesarkan hingga panen berada pada kisaran ruas 9-12. posisi buah pada ruas yang sama untuk satu kawasan penanaman akan menjamin keseragaman ukuran dan kualitas buah.

Pemeliharaan buah

Buah yang sudah terbentuk perlu dipelihara secara baik agar dapat dipanen dan memiliki kualitas baik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah pengikatan buah agar buah tidak menyebabkan patahnya batang utama. Pemupukan yang tepat juga perlu dilakukan agar buah memiliki ukuran sesuai deskripsi dengan kualitas tinggi.

Pengendalian Hama dan penyakit

Merupakan faktor pembatas utama dalam produksi melon unggul di daerah tropika. Pengenalan jenis hama dan penyakit yang tepat akan menjamin metode pengendalian yang tepat mencakup tepat organisme sasaran, tepat jumlah dosis aplikasi, tepat mutu (tidak palsu), tepat waktu (tersedia sesuai kebutuhan), tepat harga sesuai bagi optimasi biaya produksi, serta tepat cara aplikasinya.

Panen dan pascapanen

Kerja keras di lapang perlu didukung dengan waktu dan cara panen yang tapat. Selain itu, penanganan pascapanen yang baik juga perlu dilakukan agar ketika melon sampai di konsumen, masih dalam kondisi optimum sesuai standar.

loading...
Kunci sukses Budidaya Buah Melon | Penulis | 4.5