Kunci sukses Pembibitan Segala Tanaman

Kunci sukses pembibitan Segala Tanaman.Sebelum anda melakukan pembibitan Segala tanaman,baik hias maupun tanaman buah sebaiknya di ketahui terlebih dahulu kunci serta Cara Pembibitan segala jenis tanaman agar nantinya kesuksesan berpihak pada anda.Ada beberapa kunci keberhasilan yang harus diperhatikan dalam perkembang biakan secara generatif, yaitu sebagai berikut.

Dari biji

Ada dua cara memperoleh biji untuk perbanyakan tanaman, yaitu dengan memproduksi sendiri atau membeli di toko-toko pertanian. Memproduksi biji sendiri memerlukan keahlian dan pengetahuan tersendiri. Pengetahuan tersebut meliputi reproduksi tanaman dan karakteristik penyerbukan bunga.

Baca Juga:

Untuk mendapatkan biji berkualitas dengan hasil tampilan tanaman yang unik, hal yang harus dilakukan adalah mencoba secara terus-menerus (trial and error). Hal ini disebabkan biji hasil persilangan sering kali memiliki kualitas buruk sehingga gagal berkecambah.

Saat akan membeli biji, sebaiknya memilih biji dengan kualitas terbaik yang diproduksi oleh perusahaan yang terpercaya. Biji yang baik biasanya memiliki persentase  perkecambahan minimal 70%.

Pembibitan biji dapat dilakukan dengan cara disebar di bedengan/wadah atau setiap biji ditanam secara individual di wadah terpisah. Pembibitan dengan cara disebar dilakukan pada tanaman yang berbiji kecil, seperti  biji kaktus.

Namun,   cara ini membutuhkan waktu   dan tenaga yang lebih. Selain itu, tanaman akan mengalami stres selama beberapa waktusetelah proses pindah tanam. Dalam proses pindah tanam (transplanting), sebaiknya dilakukan secara hati-hati agar akar tidak rusak dan pertumbuhan tanaman tidak terhambat.Kunci suses dalam pembibitan tanaman

Cara Pembibitan

Media tanam untuk pembibitan adalah media tanam yang mampu menahan kelembapan serta menyediakan aerasi dan drainase yang baik. Menjaga kelembapan di sekitar biji penting untuk memastikan biji dapat berkecambah dengan baik.

Hal ini disebabkan air mengaktivasi biji untuk berkecambah. Sementara itu, aerasi dan drainase yang baik menjamin ketersediaan oksigen dalam tanah yang sangat diperlukan bibit untuk tumbuh.

Penggunaan media tanam campur sangat penting untuk mendapatkan karakteristik media tanam yang diinginkan. Tanah, sekam bakar, coco peat, pupuk kandang, kompos, dan pasir malang adalah beberapa contoh media tanam yang dapat digunakan sebagai media pembibitan.

Cambah

Perkecambahan merupkan suatu proses saat biji tumbuh dan berkembang. Faktor  yang dapat mempengaruhi perkecambahan, yaitu, air, temperatur dan cahaya. Kekurangan air dapat menyebabkan biji gagal berkecambah, sedangkan air yang terlalu berlebihan dapat menyebabkan biji menjadi busuk.

Artikel terkait

Temperatur yang optimum untuk perkecambahan biji berkisar 25-30 derjat celcius . Temperatur yang terlalu rendah dapat mengakibatkan perkecambahan terlambat terjadi/ Sementara itu, temperatur yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan biji rusak dan gagal berkecambah.

Umumnya biji berkecambah lebih baikjika mendapatkan penyinaran yang cukup. Penyinaran yang rendah dapat mengakibatkan etiolasi (pemanjangan batang) dan menurunkan kemampuan hidup bibit stelah pindah tanam. Sebaliknya, penyinaran yang terlalu tinggi dapat menyebabkan biji menjadi rusak.

Dormasi

Seringkali biji ditempatkan di lingkungan yang mendukung perkecambahan tidak berkecambah. Hal ini disebut dengan dormasi. Dormasi pada biji disebabkan kulit biji yang terlalu tebal sehinggaair sulit menembusnya atau kandungan zat kimia biji yang mengakibatkan biji tidak dapat tumbuh. Salah satu cara menghilangkan dormansi adalah dengan menghilangkan lapisan luar biji yang keras.

Pupuk

Pupuk diberikan saat transplanting dengan dosis 0,5 g/ liter terlalu tinggi dapat mengakibatkan keracunan pada tanaman dengan efek daun tanaman terbakar dan akar baru rusak. Pupuk diberikan cukup satu minggu sekali. Pemberian pupuk yang berlebihan bisa membuat tanaman menjadi terlalu rapuh sehingga akan menyulitkan saat pindah tanam (transplanting).

Selain itu, potensi bibit hidup setelah pindah tanaman akan berkurang. Jenis pupuk yang dapat digunakan adalah pupuk lengkap yang mengandung hara mikro dan makro, seperti Gandasil, Hyponex, dan Growmore.

Pindah-tanam (transplanting)

Pindah-tanam dilakukan pada saat kecambah sudah memiliki 1 daun sempurna. Daun sempurna adalah daun yang sudah membuka secara sempurna. Waktu untuk berkecambah tanaman berbeda-beda, mulai dari 1-4 minggu. Pemindahan tanaman dengan cara mengisikan media tanam ke dalam pot, lalu membuat lubang di tengah-tengah media tanam.

Selanjutnya, akar tanaman dimasukkan ke dalam lubang. Lubang tanam ditutup dengan media sambil ditekan-tekan secara perlahan untuk memastikan agar media tanam bersentuhan dengan bibit. Setelah itu, tanaman disiram.

Pengendalian penyakit

Pengendalian penyakit merupakan hal yang penting. Virus, bakteri, atau cendawan merupakan organisme hidup yang dapat menyerang tanaman sehingga menimbulkan penyakit pada tanaman. Banyak penyakit yang dapat timbul selama perkecambahan.

Umumnya penyakit yang sering timbul adalah rebah kecambah (damping-off) yang disebabkan oleh cendawan. Penyakit ini mengakibatkan kematian bibit (biji yang sudah berkecambah). Serangannya terjadi pada saat biji belum berkecambah, batang, atau akar bibit.

Cara pengendaliannya adalah dengan membuang semua tanaman yang terkena penyakit. Jika penyakit ini terjadi pada saat biji sudah berkecambah, pemberantasannya dengan menyiram fungisida berkonsentrasi 0,1%.

loading...
Kunci sukses Pembibitan Segala Tanaman | Penulis | 4.5