Lokasi Dan Tempat Anggrek Bisa Tumbuh

Lokasi dan tempat anggrek bis tumbuh.Anggrek akan tumbuh sehat dan berbunga teratur jika persyaratan dan kebutuhan hidupnya terpenuhi dengan baik. Persyaratan kebutuhan hidup anggrek antara lain ketinggian tempat cahaya matahari, air siraman, media tanam dan tempat tumbuh, serta perlakuan perawatan yang sesuai.

Ketinggian suatu tempat memepengaruhi suhu lingkungan hidup. Pada prinsipnya tempat tumbuh anggrek dibedakan menjadi tiga daerah ketinggian, yaitu dataran tinggi, sedang, dan rendah. Perlu pula diperhatikan asal-usul tanaman.

Tanaman anggrek dapat berasal dari daerah tropis, subtropis, atau daerah dingin. Jenis tanaman dari dataran rendah di daerah dingin akan berbeda temperaturnya dengan dataran rendah di daerah tropis.

Baca Juga:

Berdasarkan kebutuhan suhu, tanaman anggrek dibedakan menjadi tiga tipe tanaman, yaitu tanaman dengan kebutuhan suhu dingin, sedang, dan tanaman yang membutuhkan suhu hangat penagruh suhu berkaitan dengan proses asimilasi yaitu pembentukan cadangan makanan dan proses disimilasi yaitu penguraian makanan dan pernafasan. Suhu udara yang tinggi akan meningkatlan respirasi dan merombak sebagian besar hasl fotosintesis yang digunakan untuk pertumbuhan tanaman anggrek.lokasi dan tempat anggrek bisa tumbuh

Udara

Pada umumnya anggrek menyukai sirkulasi udara yang lembut dan terus-menerus. Jika sirkulasi udara tidak ada atau tidak disebabkan oleh jamur dan bakteri. Begitu pula sirkulasi udara yang terlalu kencang, akan menyebabkan anggrek mengalami dehidrasi.

Jika sirkulasi udara mengalami stagnasi, akan berakibat buruk bagi anggrek. Gejala yang biasa ditemukan akibat dehidrasi adalah bunga yang mengecil, mudah layu, dan kuncup mudah rontok. Anggrek di balkon rumah, misalnya, memerlukan sirkulasi udara yang baik karena hal itu dapat menstabilkan kelembapan dan suhu udara.

Anggrek yang ditempatkan dibawah pohon atau dinding tembok, sirkulasi udaranya cukup baik. Namun, yang perlu diperhatikan adalah penempatannya tidak terlalu berdesakan atau rapat.

Cahaya

Energi yang berasal dari cahaya matahari dibutuhkan oleh tanaman untuk proses fotosintesis. Hasilnya diperlukan untuk pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman. Intensitas cahaya yang terlalu tinggi atau rendah dapat mengakibatkan kerugian.

Artikel terkait

Kebutuhan intensitas cahaya untuk anggrek dinyatakan dengan satuan lilin cahaya atau dengan presentase sinar matahari yang masuk. Kebutuhan cahaya untuk masing-masing jenis anggrek tidak sama. Anggrek epifit membutuhkan intensitas cahaya berkisar 10-50% dan anggrek terrestrial sekitar 60-100%.

Anggrek yang berasal dari daerah subtropis dalam setahun mengalami perbedaan waktu antara siang dan malam hari. Di daerah subtropis terdapat hari panjang dan hari pendek sehingga pengaruh perbedaan waktu tersebut sangat besar terhadap pembungaan anggrek.

Cattleya adalah salah satu jenis anggrek yang harus dirangsang pembungaannya dengan hari pendek. Indonesia sebagai salah satu daerah tropis, memungkinkan anggrek untuk senantiasa berbunga karena perbedaan hari panjang dan hari pendek hampir tidak ada sehingga kebutuhan cahaya tercukupi.

Jenis anggrej seperti Arachnis Aranthera, Renanthera, Dendrobium, Cattleya, Phalaenopsis, dan Vanda menghendaki intensitas cahaya matahari yang berbeda-beda.

1. Arachnis

Arachnis, Aranthera, dan Renanthera merupakan jenis anggrek terrestrial yang tumbuh di tanah dan membutuhkan cahaya matahari langsung dengan intensitas berkisar 70-100%.

2. Dendrobium

Dendrobium merupakan jenis anggrek yang sangat bervariasi dan memerlukan cahaya yang cukup banyak. Pada umumnya kebutuhan cahaya Dendrobium sekitar 35-65%. Namun, untuk Dendrobium phalaenopsis yang merupakan anggrek litofit, yaitu anggrek yang tumbuh di batu-batuan, sangat tahan cahaya penuh (100%). Sementara, jenis Dendrobium yang tergolong anggrek epifit, kebutuhan intensitas cahayanya hanya sekitar 50-60%.

3. Cattleya

Cattleya tergolong anggrek epifit, hidupnya menumpang pada pohon lain dan membutuhkan naungan. Tanaman ini hanya membutuhkan cahaya matahari sekitar 20-40%. Cahaya terbaik yang dibutuhkan adalah cahaya matahari pagi. Tanaman ini lebih menyukai hari-hari pendek.

4. Phalaenopsis

Phalaenopsis tergolong anggrek epifit, hidupnya menempel pada pohon lain tanpa merugikan tanaman inang. Tumbuhnya memerlukan keteduhan dengan intensitas cahaya matahari yang terbatas, yaitu sekitar 10-40%.

5. Vanda

Berdasarkan bentuk daunnya, vanda dibedakan dua kelompok, yaitu vanda teres dan vanda daun (blad vanda). Vanda teres berdaun bulat seperti pinsil membutuhkan intensitas cahaya sekitar 80-100%. Vanda daun memiliki daun lebih tipis sehingga memerlukan intensitas cahaya lebih sedikit, yaitu 50-65%.

Persilangan antara kedua jenis vanda tersebut disebut vanda semiteres. Kebutuhan intensitas cahaya yang dibutuhkan lebih rendah dari teres, tetapi lebih tinggi dari vanda daun.

loading...
Lokasi Dan Tempat Anggrek Bisa Tumbuh | Penulis | 4.5