Membuat Tanaman Mini Unik Penghias Meja

Kali ini kita akan membuat tanaman mini unik penghias meja.Secara alamiah, tanaman akan tumbuh membesar dan tinggi sesuai dengan perkembangan maksimalnya. Dengan sosknya yang besar, tanaman membutuhkan tempat yang luas. Hal ini kadang menjadi hambatan bagi penggemar tanman hias karena halaman yang dimilikinya sempit (kecil). Permasalahan mengenai sempitnya lahan (halaman) sekarang dapat diatasi dengan menanam tanaman dipot. Bila tanaman ditanam di pot yang kecil.

Hadirnya tanaman berukuran mini akan memperindah halaman atau ruangan dan juga memberi kesegaran. Tanaman mini dapat dibuat secara biologis (genetik), kimiawi, maupun fisik. Cara biologis dan kimiawi sudah dilakukan oleh orang awam. Lain halnya dengan cara fisik yang dapat dilakukan oleh siapa saja asalkan tahu langkah-langkahnya.

Hampir semua tanaman dapat dibuat mini. Tanaman kelapa yang demikian tinggi dapat dibuat mini juga. Tanaman pandan yang sosoknya tinggi dengan akar tunjang yang besar juga dapat ditanam dalam pot mini dengan tetap menghadirkan keunikan akarnya.images (8)

Baca Juga:

Selain kedua tanaman tersebut, tanaman hias yang dapat dijadikan mini misalnya nolina, paehira, polucias, bambu, cordyline, dracaena, jarak, anthurium, palem-paleman, filodendron, sanseviera, sikas, yuka, dan zamia.

Menanam Tanaman Mini

Dasar pembuatan tanaman mini secara fisik adalah meminimalkan lingkungan tumbuh tanaman. Hal ini dapat diwujudkan dengan menanam tanaman dalam pot yang kecil. Umumnya, tanaman mini diletakkan di atas meja sehingga dipilih pot yang bagus, misalnya dari porselen atau dari tanah liat yang dicat.

Artikel terkait

Pot yang telah disediakan dilapisi kain strimin pada dasarnya agar tanah tidak keluar lewat lubang saat tanaman disiram. Media tanam yang diperlukan tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Media tanam dimasukkan ke dalam pot sekitar sepertiganya, kemudian tanaman dimasukkan ke dalam pot lalu di sekitar tanamna diisi media lagi. Setelah pot penuh dengan media, media tersebut ditekan agar tanaman tidak goyah.

Khusus untuk nolina, media dimasukkan hingga setengah pot, barulah tanaman ditanam. Pangkas akar yang membesar (membulat) diusahakan berada setengah di atas media. Demikian juga, dengan pachira, pangkal batang yang agak menggelembung harus tampak di atas media. Agar penampilan tanaman lebih cantik dan terlihat bersih, di atas media tanam diberi batuan berwarna aau zeolit.

Tanaman mungil ini cocok ditempatkan di dalam ruangan, terutama di atas meja atau bufet. Namun, sebelum dimasukkan dalam ruangan, tanaman ditempatkan di tempat teduh di luar ruangan. Setelah tumbuh baik barulah tanaman dimasukkan ke dalam ruangan. Agar meja atau bufer tidak kotor, bagian bawah pot diberi tatakan.

Merawat Tanaman Mini

Seperti halnya tanaman lain, tanaman mini juga membutuhkan perawatan. Tanaman harus disiram agar tidak mati kekeringan. Dalam cuaca yang panas, tanaman disiram sehari sekali. Sebaliknya, bila cuaca mendung penyiraman dapat dilakukan dua hari seklai. Pada dasarnya, penyiraman diperlukan pada saat media mulai mengering.

Pemupukan dapat sekaligus dilakukan pada saat penyiraman. Pupuk sebaiknya dalam bentuk cair agar mudah diserap tanaman dan mudah diberikan. Frekuensi pemberiannya cukup 3 bulan sekali. Jenis pupuk yang cocok diberikan adalah pupuk daun, seperti Gandasil hijau, Vitabloom, Hyponex merah. Dosisi pemberian sesuai dengan yang tercantum pada labelnya.

Tanaman mini cocok diletakkan di atas meja di dalam ruangan. Berhubungan dalam ruangan tidak mendapat sinar matahari langsung maka sebaiknya dua minggu sekali tanaman dikeluarkan. Dengan adanya sinar matahari, tanaman akan kembali tumbuh dengan baik dan kelihatan segar.

loading...
Membuat Tanaman Mini Unik Penghias Meja | Penulis | 4.5