Mengenal Bunga Adenium/Kamboja jepang

Mengenal Bunga Adenium.inilah primadona tanaman hias selain anggrek. Di Indonesia, adenium lebih populer dengan julukan kamboja jepang. Namun, karena nama Bunga kamboja  identik dengan bunga kamboja kuburan atau plumeria maka hobiis menyebut kamboja jepang sebagai adenium. Hobiis menyukai adenium karena bunganya berwarna-warni dengan motif beragam.

Bunga adenium ada yang berwarna merah, merah muda, merah tua, putih, ungu muda, dan jingga. Penampilan adenium kian semarak dengan munculnya jenis-jenis baru dari Taiwan. Tak hanya warna bunga yang indah, mahkotanya juga dihiasi dengan corak yang mempesona seperti anggrek. Motifnya pun beragam seperti setrip, bercak, atau bintik-bintik sehingga semakin atraktif penampilannya.

Keindahan adenium tidak hanya pada bunga, tetapi bonggolnya pun menarik. Bentuk bonggol unik dan cantik juga menjadi daya tarik adenium. Sosok yang kompak, pendek, dan bercabang banyak menyerupai bonsai. Dengan kelebihan itu, tak heran jika pamor mawar gurun itu semakn menanjak.

Baca Juga:

Adenium yang beredar di nurseri-nurseri kebanyakan dari jenis obesum. Adenium obesum adalah genus spektakuler yang berasal dari gurun pasir di daratan afrika dan arab. Di habitat asalnya, adenium banyak dijumpai sebagai tanaman semak liar hingga tumbuh meraksasa. Adenium dapat tumbuh subur dengan tinggi mencapai 12 m.Berbagi jenis bunga adenium/Kamboja jepang

Walaupun hidup di daerah yang sangat panas dan kering, adenium bisa bertahan hidup hingga ratusan tahun. Hal itu dikarenakan akar adenium bisa menyimpan air. Akarnya yang sangat besar mampu menyimpan dan menyuplai air hingga satu tahun meski tidak ada pasokan air. Tak heran jika adenium bisa hidup di tempat sangat panas, kekurangan air, dan media porous.

Kini, produsen terbesar adenium didominasi oleh Amerika Serikat, India, Taiwan, dan Thailand. Konon adenium diintroduksi ke negeri siam, Thailand, lebih dari 70 tahun silam. Walau tak ada bukti nyata, dipercaya tanaman itu dibawa oleh raja usai melakukan perjalanan ke negeri-negeri barat.

Tak heran chuanchom, julukannya di Thailand, dapat dijumpai di halaman Royal Grand palace, semacam kuil tempat sembahyang Raja Thailand pada acara-acara khusus.

Adenium semakin populer di Thailand sejak tahun 1993. Berbagai varietas dikembangkan di negeri gajah putih itu, termasuk introduksi berbagai varietas dari luar negeri. Sebut saja phet muang ngam, Ia on thong, ni ma ha kai, daeng mongkol, dan daeng siam.

Awalnya hanya tiga spesies yang dikembangkan di Thailand, yaitu Adenium obesum A. somalense var. somalense, dan A. wazicum. Dari keriga jenis tersebut, oleh para penangkar di sana disilangkannya hingga menghasilkan jenis putih bersih dan variegated.

Selanjutnya, tanaman adenium disilangkan dengan A. somalense var. crispum sehingga membuat penampilannya kian glamour. Muncullah adenium bercorak yang penampilannya menyerupai anggrek. Setelah itu, lahir beragam warna dan bentuk bunga.

Cantik dan mempesona merupakan ungkapan untuk menggambarkan keindahan adenium. Tanaman tersebut tak melulu bunganya yang cantik, bonggol dan akarnya pun menarik dinikmati. Bentuk bonggol yang besar dan kokoh dapat dibentuk seperti bonsai, begitu pula dengan akarnya.

Artikel terkait

Ukuran akar yang membesar bisa di tonjolkan keluar atau dililit seperti kepang rambut. Penampilan semakin memikat dengan bentuk tajuk yang rimbun dan bunga berwarna-warni.

Keindahan adenium tak hanya dinikmati di halaman atau pekarangan rumah, di dalam ruangan pun bisa. Adenium memang membutuhkan tempat terbuka agar tumbuh bagus dan berbunga. Namun, bukan berarti adenium tidak bisa menjadi penghias ruang tamu. Ketika3-4 kuntum bunganya mekar.

Baru 1-2 kuntum, jangan harap kuntum lain mekar setelah berada di dalam ruangan. Keindahan mawar gurun di dalam ruangan bisa dinikmati sekitar 3-4 hari. Setelah itu, tanaman harus dikeluarkan dan diberi pupuk agar berbunga kembali.

Bentuknya yang artistik, bunga-bunga nan cantik, dan daya tahan hidup yang tinggi menjadikan adenium bingkisan yang istimewa. Penampilan tanaman yang elegan dianggap biasa mengganti keindahan rangkaian bunga eksklusif.

Meski pendatang baru di dunia parsel , hampir semua persyaratan parsel dimilikinya. Keindahan bunga di wakili oleh warna-warni dan bentuknya yang sangat bervariasi. Bentuk tanaman yang sederhana memudahkan tanaman ditata,

Adenium juga tahan banting dan perawatannya gampang. Wajar jika cocok dijadikan bingkisan untuk rakanan yang ”buta” tanaman. Dalam pemeliharaan, pemupukan, penyiraman, dan penyemprotan insektisida tidak seintensif tanaman hias jenis lain. Selain itu, daya tarik lain adalah hampir seluruh varietas adenium memiliki sifat mekar tak sereempak. Artinya, satu tanaman akan terus-menerus berbunga. Penampilan yang berubah dari hari ke hari tentu akan menghidupkan suasana.

Keberadaan adenium membuat penampilan halaman depan rumah atau taman tampak istimewa. Lihat saja penampilan taman adenium di taman rumah yang mewah salah seorang hobiis di bilangan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Adenium berbonggol besar di tata dibeberapa sudut yang dikelilingi tanaman berukuran lebih kecil.

Yang lain disusun dalam rak besi berwarna hijau diatur di atas lapangan rumput. Oleh karena keindahannya itulah, para perancang taman memadukan adenium dan ornamen taman lainnya di rumah, restoran, perkantoran, dan apatermen. Di Godongijo, hamparan adenium di tata sebagai penghias cafe. Para pengunjung kafe dapat menikmati kelezatan resto ala Thailand sekaligus bisa melihat keindahan dan kecantikan hamparan bunga-bunga adenium yang berwarna-warni.

Adenium tampak elok bersanding dengan euphorbia, kembang sepatu, dan anggrek. Tak hanya cantik ditanam, adenium juga bisa diletakkan di dinding rumah. Rak-rak mungil berbentuk cantik dan ditempelkan di dinding batu di dekat gerbang. Adenium dalam pot-pot pelastik dimasukkan ke dalam rak tersebut. Hasilnya, dinding batu kelihatan lebih ”manis”.

Adenium tak hanya dikagumi lantaran keelokannya. Dessert rose itu juga bisa dimanfaatkan sebagai obat penurun panas akibat malaria atau mengatasi gigitan ular dan engatan kalajengking. Sementara masyarakat cina percaya bahwa adenium sebagai pembawa keberuntungan dan kesejahteraan.

Di Cina dan Taiwan, adenium disebut fu kwai fah, yang berarti tanaman kemakmuran. Mereka percaya bahwa dengan menyimpan adenium dalam rumah akan memberikan semangat kebahagiaan dan menambah keberuntunga. Di kalangan hobiis di Indonesia, mengoleksi adenium bukan merupakan hal baru. Mereka tertarik lantaran sosoknya yang unik mirip bonsai. Perawatan pun relatif mudah dan tahan banting. Apalagi, banyak jenis teranyar dari Thailand dan Taiwan beredar di nurseri-nurseri.

loading...
Mengenal Bunga Adenium/Kamboja jepang | Penulis | 4.5