Mengenal Sifat serta kehidupan Anggrek Spesies Phalaenopsis

Anggrek Phalaenopsis merupakan jenis anggrek golongan epifit atau litofit. Di alam, anggrek golongan ini hidup secara epifit di batang kayu atau dinding bebatuan dengan akar menempel kuat. Akar ini merupakan alat untuk menggantungkan dirinya agar tidak jauh. Akar berfungsi untuk menempel dan menahan pohon, bukan untuk mengambil makanan pada pohon inang. S

ementara sebagai tanaman litofit, Phalaenopsis tumbuh di atas batu-batuan bukit di bawah naungan tanaman perlu yang lembap dan berlumut.

Keragaman warna yang dimiliki, mulai dari putih, merah muda, kuning, cokelat, dan merah keunikan bentuk dan tekstur; serta keragaman aroma yang tercium melengkapi penyebutannya sebagai salah satu bunga terindah.

Baca Juga:

Keindahan ini akan semakin bervariasi bila dilahirkan dari persilangan. Persilangan dihasilkan oleh para penangkar dengan mempertimbangkan selera pasar dan ketidakpuasan terhadap apa yang sudah ada.

Secara fisik, anggrek Phalaenopsis termasuk dalam kelompok monopodial, yaitu tanaman berbatang tunggal dengan pelepah daun tumbuh berselang-seling di kiri dan kanan batang. Bila kondisi tanaman terawat baik serta tidak terganggu oleh serangan hama dan penyakit maka daun dapat tumbuh semakin panjang menjuntai hingga mencapai jumlah helai dan panjang tertentu, tergantung jenisnya.

Berdasarkan bentuk bunga, dikenal ada dua tipe, yaitu tipe anabilis dan tipe stauroglotis. Tipe amabilis memiliki bunga berbentuk bulat, sedangkan tipe stauroglotis juga dikenal dengan sebutan tipe bintang.

Anggrek Phalaenopsis memiliki batang yang biasanya tertutup pelepah daun dan tiak memiliki umbi semu seperti pada beberapa genus lainnya misalnya Dendrobium dan Cattleya. Sebagian Phalaenopsis memiliki akar berdaging dan tumbuh liar. Pada spesies yang tidak berdaun, akarnya mengandung klorofil untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Daun Phalaenopsis tebal berdaging, dan berbentuk helaian lebar. Daun biasanya melebar ke ujung daun dan bagian pangkal. Namun, ada pula yang daunnya berbentuk silindris.

Phalaenopsis spesies yang diketahui lebih dari 30 jenis masing-masing memiliki keindahan dan menyimpan potensi untuk melahirkan anggrek hibrida. Anggrek hibrida ini lebih dikenal dengan sebutan anggrek silangan yang diperoleh melalui serangkaian proses, diawali dari mengawinkan antar-sesamanya atau dengan jenis lain hingga ke pembungaan.

Artikel terkait

Tujuan persilangan tersebut adalah untuk menggabungkan sifat-sifat unggul yang dimiliki oleh masing-masing jenis dan meninggalkan sifat-sifat pertimbangan selera pasar dan kepuasan penyilangnya.

Beberapa kriteria yang dijadikan pertimbangan adalah ketahanan bunga, susunan bunga lebih menarik, tekstur bunga lebih tebal, ukuran bunga, bentuk bunga, aroma, serta lebih tahan terhadap penyakit. Oleh karena diketahui tidak senua jenis dapat mencapai parameter tersebut maka dilakukanlah persilangan.

Persilangan antar-spesies juga sering disebut primary hybrid, artinya persilangan di tahap awal antar-sesama spesies. Primary hybrid tetap dilakukan orang hingga kini dalam upaya untuk memperbaiki kualitas silangan.

Sebagai contoh dapat disampaikan di sini beberapa di antaranya ialah Phalaenopsis violacea yang diregistrasi dengan nama Phalaenopsis Penang Girl. Ini dibuat dengan tujuan untuk mendapatkan warna kuning kemerahan, bunga lebih banyak, bunga mekar serentak, dan aroma khas yang kesemuanya merupakan gabungan dari keduanya. Diketahui bahwa Phalaenopsis violacea merupakan spesies yang cukup indah, tetapi sayang warna bunganya kurang pekat dan mekarnya bunga tidak serentak (satu-satu).

Contoh lain ialah Phalaenopsis Deventriana yang merupakan hasil persilangan dari Phalaenopsis amabilis X Phalaenopsis amboinensis. Walaupun umurnya sudah cukup tua, namun hingga saat ini karya silangan tersebut masih tetap dipakai sebagai induk silangan. Silangan ini diawali dengan konsep untuk mendapatkan warna bunga kuning dengan susunan bunga menarik, bertekstur tebal, dan diharapkan masih membawa aroma.

Pada prinsipnya penyilangan membuat primary hybrid dengan tujuan untuk menggabungkan sifat-sifat unggul dari beberapa spesies yang merupakan langkah “jembatan” bagi lahirnya karya-karya silangan lanjutan.

Dengan demikian, pada akhirnya kualitas silangan menjadi semakin meningkat dari generasi ke generasi. Langkah inilah yang dikenal dengan sebutan line breeding atau kosep dan arah dalam membuat silangan.

loading...
Mengenal Sifat serta kehidupan Anggrek Spesies Phalaenopsis | Penulis | 4.5