Mengenal Spesies Bunga Anggrek Di Seluruh Dunia

Dari sekian banyak spesies anggrek yang tersebar di seluruh dunia, Phalaenopsis merupakan kumpulan dari berbagai spesies dalam satu genus (genera). Phalaenopsis amabilis yang lebih populer dalam kelompok ini ditemukan pertama kali pada 1825 oleh seorang ahli botani asal Belanda bernama Blume. Blume pertama kali melihatnya di hutan pada saat berbunga dengan jumlah kuntum yang banyak berwarna putih.

Dia membayangkan seperti sekawanan kupu-kupu yang hinggap di ranting pohon. Nama Phalaenopsis sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu “phalanos” dan “opsis”. “Phalaenos” berarti ngengat atau kupu-kupu, sedangkan “opsis” berarti bentuk atau penampakan. Oleh karena itu, Blume memberikan nama Phalaenopsis untuk anggrek yang baru melihatnya tersebut.

Kepopuleran anggrek jenis ini bukan hanya di kalangan pecintanya, melainkan hingga di kalangan pemula bahkan orang awam sekalipun. Pesona yang dihadirkan oleh sosok bunganya yang beragam warna, bentuk, corak, dan aroma khas pada setiap jenisnya mampu memberikan inspirasi bagi para penyilangan untuk melahirkan hibrida-hibrida baru demi pertimbangan selera pasar dan kepuasan berkreasi bagi penyilangnya.

Seiring dengan tuntutan selera konsumen, saat ini angrek sudah sangat maju perkembangannya dalam teknologi budi daya, demikian juga dengan persilangan yang dihasilkan.

Tumbuhnya sentra-sentra produksi di berbagai kota dan meningkatnya minat masyarakat pecinta anggrek dari waktu ke waktu memberikan harapan terbukanya kesempatan kerja dan usaha bagi orang banyak. Dengan demikian, di kemudian hari diharapkan anggrek dapat menjadi komditas unggulan nonmigas pemberi devisa bagi negara.

Artikel terkait

Anggrek yang berasal dari hutan yang banyak ditemukan di berbagai wilayah kepulauan di Indonesia. Sebagian lainnya terdapat di Semenanjung Malaya, Filipina, Thailand, dan Birma.

Di kalangan pecinta anggrek, Phalaenopsis lebih dikenal dengan sebutan anggrek bulan. Sebenarnya yang lebih tepat menyandang sebutan ini adalah Phalaenopsis amabilis. Hingga saat ini belum ada penjelasan yang pasti mengapa keluarga Phalaenopsis disebt anggrek bulan.

Mungkin dilihat dari bunganya yang berwarna putih dengan bentuk seperti bulan atau karena alasan lain. Namun, satu hal yang pasti ialah masa berbunganya bisa sampai tiga bulan bahkan lebih, relatif lama bila dibandingkan dengan jenis bunga lainnya.

Saat anggrek bulan sedang berbunga, pesan keindahan dan keagungan akan tersampaikan kepada pecintanya. Decak kagum terhadap Sang Pecipta dan sederet komentar tentang untaian bunga, corak, warna, serta keunikan bentuk pohonnya, belum lagi aromanya yang tercium, melengkapi keindahan dan keagungannya sehigga layak menyandang gelar sebagia bunga terindah. Keindahan ini akan semakin bervariasi dengan lahirnya persilangan yang dihasilkan oleh penangkarnya.

Oleh karena keindahan bunga anggrek bulan ini sudah memasyarakat dan keberadaannya sudah tersebar di wilayah Indonesia maka salah satu spesiesnya, yaitu Phalaenopsis amabilis ditetapkan oleh pemerintah sebagai bunga lainnya, yaitu melati sebagai “Puspa Pesona”, mengiringi dua bunga lainnya, yaitu sebagai “Puspa Bangsa” dan bunga bingkai (Rafflesia arnoldi) sebagai “Puspa Langka”.

loading...
Mengenal Spesies Bunga Anggrek Di Seluruh Dunia | Penulis | 4.5