Mengendalikan Penyakit Anggrek Cattleya

Mengendalikan Penyakit Anggrek Cattleya.Penyakit adalah suatu akibat yang disebabkan oleh adanya patogen atau jasad renik yang tidak terlihat dengan mata biasa atau mata telanjang, seperti fungi (jamur), bakteri, dan virus. Jasad remik tersebut mengambil senyawa-senyawa dalm sel atau jaringan tanaman sehingga menyebabkan kerusakan, bahkan kematian. Berikut ini beberapa penyakit yang biasa menyerang anggrek

Busuk hitam

Penyakit busuk hitam disebabkan oleh jamur Phytium ultium, phypthora cactorum, dan Rhizoctonia solani. Patogen ini dapat menular ketanaman lainnya ,melalui air. Gejala yang ditimbulkan adalah bagian pangkal pseudobulb membusuk dan terus berkembang kebagian lainnya seperti daun, akar, dan rizoma.

Baca Juga:

Selain Cattleya, jenis anggrek lain yang diserang diserang penyakit busuk akar adalah Dendrodium, Oncidium, Cymbidium, Paphiopedilum, dan Vanda beserta kerabatnya. Jamur ini sering menyebabkan damping off  pada tanaman muda dalam compot .

Pemberantasannya dapat dilakukan dengan fungisida seperti Benomyl (Benlate), Dithane, Daconil, dan dengan Truban dengan dosis 0,1-0,2 % atau sesuai dosis anjuran.

Busuk akar

Penyakit ini disebabkan oleh fungi Rhizoctonia solani. Gejala yang terlihat pada penyakit ini, yaitu pembusukan pada akar yang dapat berkembang sampai ke bagian pseudobulb. Selain Cattleya, jenis anggrek yang banyak terserang jamur Rhizoctonia solani adalah Dendrobium, paphiopedium, Phalaenopsisi, dan Vanda beserta kerabatnya.Mengendalikan penyakit anggrek cattleya

Penyakit busuk akar diberantas dengan fungisida seperti Benlate, Dithane, dan Antracol atau sejenisnya. Dosis pengobatan 0,1-0,2% atau sesuai dosis anjuran. Penyemprotan fungisida dilakukan 1-2 kali seminggu, tergantung pada tingkat serangannya. Waktu penyemprotan dilakukan pada pukul 06.00-07.00 atau pukul 17.00-18.00.

Bercak daun

Penyakit ini disebabkan oleh fungi Cercospora dendrobii, Cercospora epipactis, Cercospora angraeci, dan Cercospora ondontoglossi. Gejala yang di timbulkan berupa bintik-bintik atau bercak-bercak kuning berbentuk cekung di bagian bawah permukaan daun, kemudian bercak-bercak tersebut berkembang diseluruh permukaan daun dan berwarna kehitaman.

Beberapa bercak bersatu menjadi bercak yang besar dan lama-kelamaan daun menjadi kering serta gugur. Penyakit ini menyerang hampir semua jenis anggrek. Penularan penyakit melalui angin, air, dan serangga.

Artikel terkait

Pemberantasan penyakit digunakan Benlate, Manzate, dan Antracol dengan dosis 0,1-0,2% atau sesuai dosis anjuran. Penyemprotan fungisida dilakukan 1-2 kali seminggu, tergantung pada tingkat serangannya. Waktu penyemprotan dilakukan pada pukul 06.00-07.00 atau pukul 17.00-18.00.

Bercak bunga

Penyakit bercak bunga disebabkan oleh fungi Botrytis cinerea. Gejala yang ditimbulkan, yaitu adanya bercak-bercak cokelat dengan warna merah muda dibagian tepinya pada sepal (kelopak ) dan petal (mahkota).

Bila penyakit telah berkembang lebih lajut dengan bertambah banyaknya bercak-bercak maka bunga menjadi busuk. Jenis anggrek yang banyak diserang penyakit bercak bunga antara lain Phalaenopsis, Cattleya, Dendrobium, Oncidium, dan vanda beserta kerabatnya. Patogen ini menular ketanaman lain melalui angin.

Pemberantasan penyakit dengan fungisida seperti Consan, Benlate, atau sejenisnya. Dosis pengobatan 0,1-0,2% atau sesuai dosis anjuran. Penyemprotan fungisida dilakukan 1-2 kali seminggu, tergantung pada tingkat serangannya. Waktu penyemprotan dilakukan pada pukul 06.00-07.00 atau pukul 17.00-18.00.

Layu fusarium

Penyakit layu fusarium disebabkan oleh Fusarium oxysporum. Gejala yang terlihat di antaranya tanaman menguning dan kadang-kadang menggulung daun dan pseudobulb berkerut dan mengering serta akar-akar membusuk yang dapat berkembang sampai kebagian psedobulb.

Patogen ini dapat menular ke tanaman lainnya melalui luka bekas potong. Jenis anggrek yang banyak terserang antara lain Cattleya dan kerabatnya, Dendrobium, phalaenopsis, dan Oncidium. Pemberantasan dilakukan dengan fungisida seperti Benlate, Captan, dan Dithane dengan dosis 0,1-0,2% atau sesuai dengan dosis anjuran.

Penyemprotan fungisida dilakukan 1-2 kali seminggu, tergantung Naduy sejenia tingkat serangannya. Waktu penyemprotan dilakukan pada pukul 06.00-07.00 atau pukul 17.00-18.00

Penyakit karata

Penyakit ini disebabkan oleh fungi uredo sp. Patogen ini menular ke tanaman lainnya melalui angin dan serangga. Gejala yang ditimbulkan ditandai dengan adanya pustul (bintik kecil) berwarna kuning jingga sampai cokelat pada permukaan daun bagian bawah.

Lama-lama bintik ini akan menyerang seluruh permukaan daun. Setiap pustul dikelilingi oleh jaringan daun klorotik. Akibat lebih lanjut, bunga akan menjadi kecil. Jenis anggrek yang banyak diserang antara lain oncidium, Cattleya, Dendrobium, dan phaius.

Pemberantasan dapat dilakukan dengan fungisida seperti Capta, Zineb, Ferban atau sejenisnya dengan dosis 0,1-0,2% atau sesuai dosis anjuran. Penyemprotan fungisida dilakukan 1-2 kali seminggu, tergantung pada tingkat serangannya. Waktu penyemprotan dilakukan pada pukul 06.00-07.00 atau pukul 17.00-18.00

loading...
Mengendalikan Penyakit Anggrek Cattleya | Penulis | 4.5