Menyiangi Tanaman Hias Mampu Mengusir Hama Penyakit

Agar hama dan penyakit tidak hinggap Pada Tanaman hias kita, maka kebersihan lingkungan disekitar tanaman hias tersebut. perlu dijaga dan dipelihara. Salah satu caranya dengan rutin melakukan penyiangan. Didalam pot biasanya gulma dan rumput liar ikut tumbuh.

Kehadiran gulma tersebutmenjadi sarang hama dan penyakit. Selain itu, jika dibiarkan tumbuh, bisa menjadi pesaing tanaman dalam menyerap nutrisi. Penyiangan dilakukan dengan cara mencabut tanaman pengganggu.

Perhatikan Waktu Pemupukan.

Baca Juga:

Seperti kebanyakan tanaman lainnya, adenium membutuhkan nutrisi untuk memproduksi bunga. Unsur hara yang diperoleh dari media tanam jumlahnya sangat terbatas dan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tanaman. Dengan demikian, dibutuhkan tambahan unsur hara yang diperoleh dari pupuk. Pemberian pupuk harus rutin dan tepat dosis.

Tanaman yang kekurangan pupuk tampak kerdil, dan menguning, dan jika dibiarkan bisa menyebabkan tanaman kerdil. Begitu pun jika pupuk diberikan secara berlebihan, pertumbuhan tanaman akan terganggu. Tanaman memerlukan 14 unsur pupuk untuk pertumbuhannya. Beragam pupuk dijual dipasaran. Pupuk lengkap kebanyakan terdapat pupuk jenis slow release.

Beberapa jenis pupuk release yang menyertakan unsur lengkap antara lain Growmore, Hyponex, Dekastar, Osmocote, dan Megamp. Aplikasi pupuk diberikan setiap tiga bulan sekali. Pupuk tersebut akan larut sedikit demi sedikit pada saat penyiraman. Dengan demikian, akan meminimalisasi pemberian pupuk yang berlebihan.Mengobati tanaman hias terkena hama penyakit

Artikel terkait

Selain pupuk slow release, juga bisa digunakan pupuk daun seperti Gandasil dan Kristalon. Penggunaanya dengan cara disiram langsung kemedia tanam.  Pasalnya daun adenium memiliki lapisan lilin  sehingga menghalangi penyerapan pupuk.

Sebaiknya gunakan dosis 1/2 takaram dari anjuran dalam label kemasan dengan frekuensi 1-2 kali dalam sebulan. Frekuensi penyiraman larutam pupuk dapat ditingkatkan jika cuaca cerah.

Untuk merangsang pembuangaan, gunakan pupuk yang mengandung fosfor dan kalium tinggi serta unsur mikro. Pupuk tersebut akan memicu tanaman semakin rajin berbunga.

Hindari penggunaan pupuk kandang karena komposisi nutrisinya tidak jelas dan kandungan nitrogennya tinggi. Jika digunakan pupuk kimia, sebaiknya dicampur dengan air agar akar tidak terbakar dan daun rontok.

Pupuk diberikan dengan berbagai cara. Ada yang diberikan dengan cara dicampurkan pada media tanam, ditebar di atas media, atau dicampur pada air dengan perbandingan tertentu. Masing-masing nurseri memiliki komposisi campuran pupuk untuk mengeluarkan bunga. Berikut ini beberapa jenis pupuk yang digunakan Godongijo Nursery.

  • Untuk tanaman kecil atau vegetatif digunakan pupuk Growmore 20 : 20 : 20 dengan dosis 0,8 g/l air. Cara pemberiannya yaitu disiramkan ke media tanam dua hari sekali. Setelah tiga kali penyiraman, dilanjutkan dengan penyiraman air biasa.
  • Tanaman hampir berbunga digunakan pupuk Growmore 60:30:30 dengan dosis 0,8 g/l air. Cara pemberiannya yaitu disiramkan kemedia tanam dua hari sekali. Setelah tiga kali penyiraman dilanjutkan dengan penyiraman air biasa.
loading...
Menyiangi Tanaman Hias Mampu Mengusir Hama Penyakit | Penulis | 4.5