Pelilitan / Pencicinan / pengikatan Mampu Merangsang Pembuahan Tanaman

Lilitan juga diyakini dapat merangsang pembungaan. Hal ini karena dengan melilit batang tanaman, pengangkutan karbohidrat hasil fotosintesis ke bagian akar menjadi terhambat. Akibatnya akan terbentuk timbunan-timbunan zat makanan yang kemudian akan merangsang timbulnya pembungaan dan pembuahan.

Bagian tanaman yang dililit yaitu bagian batang primer maupun pada batang sekundernya. Alat yang digunakan untuk melilit adalah tali ijuk atau kawat. Tali ijuk atau kawat dapat dililitkan pada batang dengan erat. Pada pelilitan dengan tali ijuk, ketika batang membesar maka tanaman akan ‘tercekik’ pada daerah lilitan, demikian juga yang terjadi jika tanaman dililit denga kawat. Setelah tanaman buah-buahan tersebut berbunga atau setelah bakal-bakal buahnya bermunculan barulah lilitan dilepas. Pada umumnya lilitan dari tali ijuk akan putus dengan sendirinya seiring dengan semakin membesarnya ukuran batang dan lapuknya tali.images (11)

Artikel terkait

Perlukaan Batang

Baca Juga:

Perlukaan batang dilakukan dengan tujuan untuk menghalangi proses pengangkutan hasil fotosintesis berupa karbohidrat ke bagian akar sehingga terjadilah pemusatan zat – zat makanan ke cabang-cabang daun. Pemusatan ini akan mendorong proses terjadinya pembungaan. Setelah itu, akan diikuti dengan proses pembuahan.

Perlakuan batang perlu dilakukan dengan kehati-hatian agar tanaman tidak mati karena ‘terinfeksi’ penyakit tanaman yang masuk melalui luka yang terbuka.

Perlukaan batang ini bisa dilakukan pada pangkal batang dengan melakukan pencacahan maupun membuat keratan terbuka selebar kira-kira 10 cm melingkar batang pohon (seperti keratan yang dibuat pada proses pencangkokan).

Khusus mengenai keratan terbuka, untuk memperkecil resiko kematian tanaman, suatu ‘jembatan’ kulit kecil dapat disisakan sehingga pasokan hasil fotosintesis dari daun ke akar tidak benar-benar terputus.

loading...
Pelilitan / Pencicinan / pengikatan Mampu Merangsang Pembuahan Tanaman | Penulis | 4.5