Pemupukan Yang Benar Untuk Tanaman Kaktus

Pemupukan yang benar untuk tanaman kaktus.Seperti tanaman lain, Tanaman kaktus butuh unsur hara Dan Pupuk yang cukup untuk pertumbuhannya. Unsur hara dan pupuk dapat di peroleh dari media tanamnya. Akan tetapi, kandang-kandangĀ  jumlahnya tidak cukup sehingga perlu diberi tambahan berupa pupuk. Pemberian pupuk harus rutin dan tepat dosisnya. Apabila pupuk terlalu banyak diberikan dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman terganggu. Sebaliknya, jika terlalu sedikit berdampak buruk pada kondisi tanaman.

Beragam pupuk dijual dipasaran. Bentuknya pun bermacam-macam, seperti butiran, granula, cair, dan lain-lain. Pemakaian pupuk cair juga juga bagus untuk kaktus. Apalagi, residu yang tertinggal di tanah dan tanaman kecil. Selain itu, penggunaan pupuk cair lebih hemat dibandingkan pupuk bentuk lain.

Tahapan menanam kaktus

Baca Juga:
  1. Siapkan pecahan genting sebesar uang logam Rp 50,00 atau potongan styrofoam (berbentuk kubus berukuran 2 cm x 2 cm x 2 cm ). Letakkan potongan tersebut didasar pot untuk menutup dasar dan lubang pot. Susun pecahan genting di atas lubang air yang berada di dasar pot. Setelah itu, taburkan media hingga 1/4 pot.
  2. Masukkan kaktus dibagian tengah pot, kemudian isi media hingga mencapai ketinggian 1/2 pot. Letakkan tanaman di bagian tengah.
  3. Taburkan media hingga mendekati bibir pot. Padatkan media secara alami dengan cara menyiram air hingga mengalir keluar dari lubang pot.
  4. Letakkan tanaman di tempat teduh dengan intensitas cahaya 50%.

Tahapan pemindahan kaktus

  1. Sebelum kaktus dipindahkan ke pot baru, media disiram dengan air. Tusuk media dengan kayu agar tanaman mudah dicabut. Setelah itu, siapkan peralatan dan bahan.
  2. Keluarkan tanaman berikut akar-akarnya. Bersihkan akar dari media yang menempel dengan kuas kecil. Gunting atau potong sebagai akar bila terlalu padat. Semprotkan fungisida agar akar tidak busuk.
  3. Masukkan pecahan genting atau potongan styrofoam ke pot hingga menutupi bagian dasar dan lubang. Isi media hingga separuh pot, kemudian masukkan tanaman secara tegak ke bagian tengah pot.
  4. Taburkan media hingga mendekati bibir pot. Siramlah tanaman hingga jenuh dan air lubang pot. Letakkan tanaman di tempat teduh. Penyiraman dapat dilakukan setelah 15 hari sejak repotting.

Tanaman yang baru ditanam sebaiknya tidak dipupuk karena belum tumbuh normal sehingga belum bisa menyerap nutrisi. Setelah 2 minggu, tanaman dapat diberi pupuk NPK 20:20:20 dengan dosis 1 g/l/tanaman. Pemupukan diulang setiap sebulan sekali dengan cara mengocorkan ke media.cara pemupukan tanaman kaktus yang benar

Artikel terkait

Selain pupuk NPK, dapat menggunakan pupuk slow release, seperti Dekastar, Megamp, dan Osmocote, dengan dosis 5 g/tanaman setiap 3 bulan sekali. Pupuk slow release adalah pupuk yang tidak larut karena terbungkus suatu pelindung. Pupuk ini akan larut sedikit demi sedikit saat penyiraman.

Penggunaan pupuk ini lebih praktis karena sekali pemberian dapat bertahan hingga 3 bulan. Semprotkan pula Furadan untuk mencegah serangan semut yang biasanya dijumpai dibawah pot, dosis 1 g/pot. Jika diletakkan diruangan, kaktus perlu dikeluarkan dan sebaiknya jangan terkena sinar matahari langsung.

Penyiraman

Walaupun kaktus tidak suka basah , kebutuhan akan air harus mencukupi. Pemberian air terlalu berlebihan mengakibatkan busuk pada akar. Akar yang busuk ditandai dengan adanya warna cokelat, lembek, seperti bubur bila dipegang. Sebaliknya, jika penyiraman jarang dilakukan, tanaman akan terkena dehidrasi dan kekurangan air. Tandanya, tanaman mengerut, daunĀ  menguning, mudah rontok, dan tanaman menjadi kerdil.

Jika hal itu dibiarkan dalam waktu lama, lambat laun tanaman tumbuh merana, lalu mati. Penyiraman cukup dilakukan seminggu sekali atau bila media terlihat kering. Untuk mengetahui kondisi tanaman dengan mengorek media sedalam 1-2 cm. Bila tanah terasa basah, maka tanaman tidak perlu disiram. Namun, bila media kering, segera lakukan penyiraman. Waktu penyiraman sebaiknya pada pagi hari sekitar pukul 08.00 atau 16.00. Saat itu intensitas sinar matahari belum tinggi.

Penyiraman sebaiknya diberikan dalam jumlah yang cukup , jangan lebih atau kurang. Sebagai patokan, bila air sudah keluar dari lubang pot, maka penyiraman dianggap cukup. Gunakan sprayer atau gembor agar air yang keluar lebih halus dan tidak merusak tanaman. Usahakan air tidak mengenai batang dalam jumlah berlebihan untuk mencegah serangan busuk batang.

loading...
Pemupukan Yang Benar Untuk Tanaman Kaktus | Penulis | 4.5