Pengairan yang cukup Mampu Mengembangkan Sel Tanaman Hias

Air sangat diperlukan dalam kehidupan tanaman hias. pengairan yang cukup mampu mengembangkan sel tanaman hias.Selain berfungsi membawa bahan-bahan makanan dari tanah ke daun, air juga menjaga turgor (ketegangan sel) tanaman sehingga sel-sel tetap mengembang dan tidak mengerut layu.

Banyak tanaman mati karena terlalu banyak diberi air atau sebaliknya kekurangan air. Apabila penyiraman dilakukan terlalu banyak akan membuat pori-pori tanah yang semula terisi udara menjadi terisi air. Akibatnya, akar tanaman tidak dapat bernapas sehingga akhirnya tanaman mati membusuk.

Sebaliknya, jika kekurangan air menyebabkan sel-sel dalam tubuh tanaman menjadi tidak turgor sehingga tanaman layu. Jika berlangsung secara terus-menerus, kondisi tersebut dapat mengakibatkan matinya tanaman.images (21)

Baca Juga:

Air yang dipakai untuk menyiram tanman dapat berasal dari air sumur, air hujan, atau air ledeng yang telah diendapkan antara 12-24 jam dalam bak penampungan.

Penyiraman harus dilakukan dengan sempurna, dalam arti seluruh perakaran tanaman dapat dibasahi air siraman. Kelebihan air siraman dapat terbuang lewat lubang drainase.

Banyaknya air siraman tergantung dari jenis tanamannya. Berdasarkan kebutuhan air, tanaman indoor dapat dibedakan menjadi tiga kelompom besar, yaitu tanaman yang suka media tanam basah, media tanam semi basah dan media tanam tidak terlalu basah (agak kering).

Artikel terkait

Tanaman indoor yang suka media basah sangat mudah menguapkan air dari tubuhnya sehingga harus segera disiram kembali kalau media tanamnya mulai mengering. Penyiramannya dapat dilakukan dua kali sehari, yaitu pada pagi hari . Perlakuan ini terutama dilakukan untuk tanaman suplir dan calathea.

Untuk tanaman indoor yang menyukai media tanam semi basah, jangka waktu penyiraman pertama dan selanjutnya  dapat dilakukan lebih lama. Penyiramannya dilakukan satu kali sehari, yaitu pada sore hari. Perlakuan ini terutama dilakukan pada tanaman dieffenbachia, anthurium, dan kuping gajah.

Tanaman indoor yang tidak suka media tanam basah membutuhkan periode kering yang agak panjang setelah penyiraman. Jika media tanamnyabasah terus, akar tanaman mudah membusuk. Penyiraman dilakukan 2-3 hari sekali, yaitu pada sore atau pagi hari. Contoh tanaman hias yang diperlakukan dengan cara ini adalah leli paris dan Setcreosea purpurea (mega mendung).

Cara penyiramannya dapat dilakuakan dari atas atau dari bawah. Penyiraman dari atas adalah cara yang paling umum di kerjakan orang karena cepat dan mudah dikerjakan. Penyiraman dapat dilakukan dengan memakai gembor, sprayer, atau menuangkan langsung memakai gayung lewat permukaan mnedia tanam. Kelebihan air siraman biasanya akan keluar lewat lubang drainase di dasar pot.

Pengairan dari dasar dilakukan dengan mencelupkan pot ke dalam ember berisi air. Denagn cara ini, air akan meresap ke dalam media tanamdalam pot penanaman melalui pori-pori pot atau lubang drainase pot. Apabila permukaan media tanaman telah basah berarti seluruh media tanam telah basah dengan sempurna.

loading...
Pengairan yang cukup Mampu Mengembangkan Sel Tanaman Hias | Penulis | 4.5