Pengobatan Hama Dan Penyakit Bunga Kaktus

Pengobatan hama Dan Penyakit bunga kaktus.Banyak orang yang mengira tanaman kaktus bebas dari serangan hama dan penyakit karena sosoknya yang diselimuti duri. Walaupun terselimuti duri tajam dan glochids yang halus, kaktus masih dapat dirusak oleh binatang kecil itu merusak tanaman. Sekilas batang kaktus terlihat masih hijau segar, tetapi lama-kelamaan mengerut dan layu karena akar atau batang digerogoti ”sang perusak”. Bahkan, pucuk batang pun tak luput dari serangannya.

1. Hama

Walaupun jarang terserang hama, tetapi pernah ditemukan beberapa ”musuh” kaktus yang cukup mengganggu. Berikut hama yang patut diwaspadai.

Baca Juga:

Keong

Keong (Achatina fulica) sering menyerang kaktus jenis Opuntina. Gejala serangannya bentuk tunas menjadi tidak beraturan, bahkan busuk. Pengendaliannya adalah dengan sanitasi lingkungan.

Caranya, cari persembunyian keong, terutama di bawah batang kaktus. Langkah selanjutnya pecahkan cangkangnya, kemudian dikubur di tanah. Hama ini bisanya keluar dari persembunyiannya sejak sore hari sampai matahari terbenam.

Tungau

Tungau (Tetranychus sp.) sering menyerang kaktus. Gejala serangannya yaitu tampak ada perubahan warna kulit batang, dari hijau menajdi abu-abu. Perubahan warna ini terjadi akibat matinya jaringan klorofil. Tungau biasanya muncul pada musim kemarau dan menurun intensitasnya ketika musim penghujan.

Pengendaliannya adalah dengan disemprotkan insektisida, seperti Kelthane atau Omite 570 EC dengan dosis yang sesuai pada kemasan. Cara lain, semprotkan ramuan terbuat dari 3 sendok makan belerang halus dicampur dengan 3 liter air.

Kecoa tanah

Kehadiran kecoa tanah (Pycnoscelus surinamensis) perlu diwaspadai karena dapat merusak kaktus. Hama ini biasanya bersembunyi di sisa-sisa tanaman busuk atau kompos. Kehadirannya dapat merusak akar tanaman. Pengendaliannya dengan disemprotkan insektisida, seperti Lindane, Diazinon, atau Melathion. Gunakan dosis rendah (0,02%) dan arahkan penyemprotan ke tanah.

Kutu batok

Kutu batok (Aspidiotus cyanophylli) menyerang kaktus dengan cara mengisap cairan tubuh. Apabila hal ini dibiarkan maka tanaman tumbuh merana. Untuk pemberantasannya, semprotkan insektisida, seperti Lindane, Diazion, dan Melathiuon.

Dosis disesuaikan dengan petunjuk yang terdapat pada kemasan. Apabila sudah parah, batang yang terserang segera dicabut dan dibakar. Cara lain, sikat kutu-kutu kecil yang melekat pada kulit batang dengan larutan deterjen, lalu dikeringkan.

Kutu wol

Kutu wol (Dactylopius tomentosus) paling ganas karena menyerang ruas-ruas kaktus. Hanya dalam waktu relatif singkat, ruas batang kaktus lunglai dan mengerut. Hal itu karena kutu ini hidup secara berkelompok antara 6-10 ekor di sekitar ujung batang. Untuk pengendaliannya dengan disemprotkan insektisida seperti pada kutu batok.

Kutu lilin berduri

Akibat serangan kutu lilin berduri (Pseudococcus longispinus) menyebabkan batang kaktus menjadi ”kotor” dan kusam. Apabila serangan sudah parah, tanaman akan tumbuh merana. Untuk pengobatannya, bersihkan kulit batang yang terserang. Cara lain, semprotkan insektisida, seperti Decis 2,5 EC atau Perfekthion dengan dosis sesuai kemasan.

Artikel terkait

Nematoda

Nematoda atau cacing kecil ini hidup di tanah dengan memanfaatkan sisa tanaman lapuk. Sebagai parasit, nematoda akan menggerogoti akar. Ciri-ciri kerusakannya di tandai dengan adanya benjolan-benjolan di ujung akar sehingga tanaman tumbuh merana, tidak normal, layu, dan batang menguning. Untuk mencegahnya tanaman dicabut, akar dibersihkan, dan setek batangnya.hama penyakit tanaman kaktus

2. Penyakit

Penyakit bisa muncul kapan dan tanpa disadari. Kehadirannya dapat diketahui setelah serangannya cukup parah. Oleh karena itu, kondisi tanaman harus sering diperiksa, terutama munculnya gejala serangan, seperti layu, atau mengering.

Busuk batang

Penyebabnya cendawan Sclerotium rolfsii Sacc. Gejala serangan batang yang busuk berwarna cokelat muda, lalu berangsur-angsur berubah menjadi agar cokelat tua. Disekitar pangkal batang biasanya tampak bulu putih misellium, yang kemudian berubah menjadi cokelat.

Batang yang terinfeksi sebaiknya dipotong lalu dimusnahkan. Pengendalinnya adalah dengan disemprot fungisida, seperti Dithane M-45 atau Antracol 70 WP. Dosis disesuaikan dengan petunjuk dikemasan. Agar kejadian ini tidak terulang kembali, sebaiknya pilih bibit yang sehat dan pada saat penyiraman usahakan tidak mengenai batang.

Layu fusarium

Penyakit ini disebabkan cendawan Fusarium oxysporum Schl. Cendawan ini terdapat di tanah, lalu menyerang akan dan meluas ke batang. Bagian tanaman yang terinfeksi menjadi kusam dan layu. Serangan yang sudah parah ditandai dengan batang busuk kering berwarna cokelat dan bila dipotong tampak cincin cokelat di bawah kulit.

Tanaman yang sakit segera dibongkar atau diisolasi di tempat terpisah. Semprotkan fungisida, seperti Derosal 60 WP atau Benlate. Dosisnya disesuaikan dengan petunjuk di label. Lakukan sanitasi lingkungan dan jaga kelembapan agar penyakit itu tidak muncul kembali. Hindari luka mekanis saat perawatan sehari-hari.

Penyakit tepung

Gejala penyakit tepung adalah batang ditutupi lapisan putih kelapu dan bertepung. Penyebab cendawan Oidium erysiphpodes Fr. Pengendaliannya dengan disemprot fungisida, seperti Benlate atau Dorsal 60 WP dengan dosis seperti yang tertera pada petunjuk di label.

Kapang jelaga

Penyebab penyakit ini adalah Capnodium sp. Serangan ditandai dengan permukaan batang yang ditutupi lapisan putih kelabu bertepung, lalu berubah kecokelatan. Pengendaliannya dengan disemprot bubuk belerang atau fungisida, seperti Benlate.

Bakteri

Tanaman yang terinfeksi bakteri Pseudomonas sp. Menjadi layu, berkerut, dan kusam. Setelah itu, batang menjadi busuk dan berlendir yang berwarna putih kotor. Serangan yang parah akan menyebabkan tanaman mati.

Sebaiknya tanaman yang sakit harus segera diisolasi agar tidak menular ke yang lain. Pengobatannya dengan disemprot fungisida, seperti Benlate. Agar tidak terulang lagi, gunakan media tanam yang steril. Hindari media yang lembap dan luka mekanis saat pemeliharaan.

loading...
Pengobatan Hama Dan Penyakit Bunga Kaktus | Penulis | 4.5