Perawatan Dan Penanaman Buah Sawo Agar Berbuah Lebat

Tanaman sawo yang dibiarkan tumbuh alami dapat mencapai ketinggian 20 m. Agar tanaman sawo tidak terlalu tinggi, maka dilakukan pemangkasan. Pemangkasan juga bertujuan membentuk percabangan yang baik dan kuat. Bibit tanaman dalam pot yang berasal dari cangkokan hanya perlu dipangkas untuk memperbaiki bentuk, bukan untuk membentuk tajuk. Akan tetapi jika asal bibit berasal dari sambung pucuk, maka pembentukan tajuk perlu dilakukan sejak semula. Berikut adalah teknik pemangkasan:

Pemangkasan Bentuk

Pemangkasan bentuk ditunjukan untuk mengatur ketinggian dan bentuk tajuk, agar memudahkan dalam pemetikan buah serta pengontrolan hama dan penyakit.

Pembentukan tajuk tanaman sawo dalam pot dapat dilakukan tidak hanya pada musim hujan. Pemangkasan pertama ketika tanaman telah tumbuh cukup kuat (2 bulan setelah tanam). Pemangkasan dilakukan dengan memotong ujung batang hingga tinggal 15-40 cm dari permukaan tanah dalam pot. Tempat pemangkasan harus sedikit di atas ruas batang.images (1)

Luka bekas pemangkasan ditutup dengan cat meni atau parafin untuk mencegah penyakit. Beberapa hari setelah pemangkasan akan tumbuh tunas-tunas baru pada ketiak daun.

Tiga dari tunas yang tumbuh sehat dan tidak saling berdekatan dipilih sebagai cabang primer dan dibiarkan tumbuh sedangkan tunas lainnya dibuang. Pemangkaan ke dua ketika cabang primer tumbuh sepanjang 20-25 cm ujungnya dipangkas lagi hingga panjangnya tinggal 15-20 cm. Pemangkasan ini dilakukan tepat di atas mata tunas. Akibat pemangkasan ini akan muncul tunas-tunas baru. Dua atau tiga tunas yang sehat dibiarkan tumbuh menjadi cabang sekunder dan tunas yang lain dipotong. Setelah terbentuk cabang sekunder, selanjutnya hanya dilakukan pemangkasan pemeliharaan.

Artikel terkait

Tanaman sawo dalam pot dapat dibentuk tajuknya tidak hanya dengan pemangkasan, tetapi juga dengan menggugurkan buah-buah yang tumbuh pertama kali, karena biasanya jika buah pertama dibiarkan berkembang pertumbuhan tanaman selanjutnya akan menjadi jelek.

Jika menginginkan bentuk tajuk yang sederhana, pemangkasan dapat diakhiri sampai tahap pemangkasan pertama saja, dan selanjutnya hanya untuk pemangkasan pemeliharaan.

Pemangkasan Pemeliharaan

Pemangkasan pemeliharaan ditunjuk untuk memotong ranting yang terlalu panjang atau rusak dan lemah, mencegah serangan penyakit, memotong cabang-cabang air, serta mengurangi kerimbunan sehingga sinar matahari dapat masuk. Pemangkasan pemeliharaan ini dapat dilakukan setiap saat jika diperlukan.

Penggantian media tanam dan pot

Seperti halnya tanaman yang tumbuh di lahan, tanaman dalam pot juga mengalami perkembangan yang suatu saat menginginkan tempat yang lebih luas. Tidak hanya batang dan tajuknya saja yang berkembang, tetapi perakaran di bawah tanah dalam pot juga berkembang, sehingga ruang dalam pot menjadi berkurang, daya tampung pot untuk menampung media tanam berkurang dan persediaan makan bagi tanaman pun menjadi terbatas. Oleh karena itu, sebaiknya dilakukan penggantian pot (repotting) dengan cara:

  1. Siram media dalam pot dengan air hingga media menjadi lunak dan tanaman mudah dilepas dari pot.
  2. Segera pindahkan tanaman yang sudah lepas ke dalam pot yang baru/lebih besar.
  3. Urug bagian pot yang kosong dengan media yang baru, lalu sira dengan air bersih.

Apabila tanaman tidak perlu diganti pot, maka yang diperlukan hanyalah memotong/mengikis sebagian tanah pada bagian sisi dan bawah dengan menggunakan pisau yang bersih dan tajam. Setelah itu, masukan kembali ke dalam pot, lalu timbun dengan campuran media tanam yang sama tapi baru, kemudian siram dengan air.

loading...
Perawatan Dan Penanaman Buah Sawo Agar Berbuah Lebat | Penulis | 4.5