Perawatan Harian Tanaman Buah Melon

Perawatan harian tanaman buah melon.Pengikatan tanaman buah melon ditujukan untuk merambatkan tanaman pada ajir yang suda di pasang. Batang tanaman buah melon mulai diikat pada ajir dengan tali rafia setelah tanaman berumur 12 hari atau setelah memiliki tujuh daun. Pengikat dilakukan setiap lima hari sekali sampai ikatan mencapai ujung ajir.

Pemangkasan dilakukan untuk membuat calon tunas (cabang) yang merugikan, terutama tunas yang muncul pada krtiak daun. Pemangkasan cabang dilakukan dari ruas pertama sampai dengan ruas ke-8 dan di atas ruas ke-11, dngan menyisakan satu helai daun. Cabang pada ruas ke 9-12 tidak perlu dipangkas untuk dijadikan tempat munculnya calon buah yang akan dibesarkan.

Buah pada tanaman melon yang ekonomis untuk diusahakan berasal dari bunga sempurna (hermaphrodite) yang muncul dari ketiak daun ruas ke 9-12. Bunga pada ruas tersebut memiliki kualitas buah yang tinggi dengan ukuran buah yang optimum.

Baca Juga:

Bunga sempurna yang muncul pada ruas tersebut perlu dijaga agar tidak terkena hama dan penyakit dengan mengurangi pemberian air dan penyemprotan menggunakan insektisida dan fungisida yang sesuai dengan hama dan penyakit yang banyak menyerang pada lokasi dan musim penanaman.

Setelah buah dari cabang ke 9-12 tumbuh sebesar bola pingpong dipilih satu buah yang paling baik (tidak cacat, bentuknya lonjong) untuk terus dipelihara sampai besar. Buah yang tidak terpilih dibuang. Cabang tempat buah yang tidak terpilih dipangkas dan disisakan satu helai daun. Buah yang terpilih perlu segera diikat (digantung) pada ajir untuk menghindari patahnya tangkai buah dan kontak dengan tanah.perawatan harian buah melon

Buah dapat ditutup dengan kantong plasik untuk mencegah serangan penyakit lalat buah. Namun, kantong pelastik perlu dilepas ketika buah sudah membesar. Hal ini bertujuan agar perkembangan buah tidak terganggu.

Pemotongan ujung batang utama (tropping) dilakukan setelah calon buah yang akan dibesarkan sudah terpilih. Pemotongan batang utama menyisakan 30-35 daun. Bekas pangkasan dikumpulkan di suatu tempat yang jaug dari pertanaman kemudian ditimbun dengan tanah atau dibakar.

Pengendalian gulma dilakuakan pada saat gulma mulai tumbuh. Gulma yang tumbuh di sepanjang parit di luar lubang tanam dibersihkan dengan kored, cangkul, atau secara manual (tangan) minimal seminggu sekali. Pembersihan gulma pada lubang tanam dilakukan secara manual dan intensif, minimal tiga hari sekali.

Daun, ranting, buah-buahan yang busuk dan rontok, serta buah yang menunjukkan tanda-tanda terserang hama dan penyakit perlu dipangkas. Pemangkasan bagian tanaman yang terserang penyakit dilakukan paling akhir untuk menghindari penularan kepada tanaman yang sehat.

Kotoran-kotoran, daun-daun, dan bekas pangkasan dikumpulkan di suatu tempat yang jauh dari pertanaman kemudian ditimbun dengan tanah atau dibakar. Semua peralatan harus di cuci sampai bersih  setelah digunakan kemudian dikeringkan dan disimpan.

PEMUPUKAN

Pupuk Nitrogen (N)

Artikel terkait
  • Di butuhkan untuk pertumbuhan.
  • Bisa diberikan dalam bentuk urea, AZ, KNO3, atau NPK

Pupuk Fosfor (P)

  • Dibutuhkan untuk mendukung pembungaan dan pembentukan buah.
  • Bisa diberikan dalam bentuk SP-36 atau NPK.

Pupuk Kalium (K)

  • Dibutuhkan untuk mendapatkan buah berkualitas tinggi, mendukung pertumbuhan tanaman, pembungaan, dan pembentukan buah
  • Bisa diberikan dalam bentuk KCI, KNO3, atau NPK.

Pupuk tambahan lain

  • Perlu ditambahkan pupuk kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) terutama lahan dengan keasaman cukup tinggi yang diberikan dalam bentuk kapur pertanian atau dolomit.
  • Untuk daerah tertentu, pupuk yang mengandung hara mikro perlu diberikan untuk mendapatkan kualitas buah yang tinggi.

Pupuk dasar

Pupuk dasar yang diberikan bisa berupa pupuk kandang sebanyak 15-20 ton/ha dan pupuk ZA dosis 375 kg/ha, SP-36 dosis 250 kg/ha, dan KCI dosis 375 kg/ha. Aplikasinya dengan cara disebar merata pada bedengan, diaduk-aduk sampai merata, dan bercampur dengan tanah, kemudian disiram air sampai basah.

Pupuk susulan

Pupuk susulan dilakukan secara berkala untuk memberikan nutrisi yang cukup bagi tanaman agar berproduksi optimal. Pupuk susulan diberikan dalam bentuk larutan dan tuangkan pada lubang tanam.

Pemberian pupuk pada produksi melon diberikan sebagai pupuk dasar untuk mendukung pertumbuhan awal dan pupuk susulan untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman yang optimum serta ukuran dan kualitas buah yang tinggi.

PENYERBUKAN BUATAN

Pada kondisi cuaca yang cerah, tanaman melon pada umumnya akan berbuah dengan bantuan serangga penyerbuk, seperti lebah. Namun, pada saat cuaca buruk, terutama saat musim hujan, serangga penyerbuk jarang muncul. Oleh karena itu, untuk mendapatkan buah yang berkualitas baik, perlu dilakukan penyerbukan buatan.

Penyerbukan buatan dilakukan pada pagi hari mulai pukul 06.30-10.00, dimana pada waktu tersebut bunga betina sedang anthesis (mekar sempurna). Diatas pukul 10.00, bunga betina biasanya sudah layu.

Bunga jantang ditandai dengan benang sari yang terletak di bagian tengah kelopak bunga, sedangkan bunga betina ditandai dengan adanya bulatan kecil di bawah kelopak bunga.

Cara-cara penyerbukan bauatan melon

  1. Bunga-bunga jantan melon disiapkan dalam satu wadah yang diambil dari bunga pada tanaman itu sendiri atau tanaman  lainnya dalam satu area pertanaman.
  2. Serbuk sari dari bunga antan disapukan ke kepala putik bunga betina dengan menggunakan kuas gambar dengan gerakan memutar secara merata. Jika tidak terdapat kuas, penyerbukan dapat dilakukan dengan cara menempel-nempelkan bunga jantan telah matang serbuk sarinya kepada kepala putik pada bunga betina. Penyerbukan bunga betina dilakukan sebanyak-banyaknya 4 bunga, pada ruas ke-9-14 sehingga dalam satu tanaman terdapat 4 calon buah melon.
  3. Mahkota bunga betina yang telah diserbuki dijepit dengan menggunakan kertas alumunium foil.
  4. Keberhasilan penyerbukan akan terlihat pada keesokan harinya. Penyerbukan dianggap berhasil jika mahkota bunga layu dan bakal buah semakin membesar. Bakal buah yang berwarna hitam legam dan rontok menandakan penyerbukan gagal sehingga harus diulang pada bunga betina di ruas atasnya.
loading...
Perawatan Harian Tanaman Buah Melon | Penulis | 4.5