Perawatan Harian Tanaman Hias Agar Sehat Dan Berbunga

Perawatan harian tanaman bunga hias agar sehat dan berbunga-Kegiatan pemeliharaan merupakan penentu dari keberhasilan suatu budidaya yang dilakukan. Sebaik apa pun bibit yang kita tanam, tanpa adanya perawatan, bisa dipastikan tujuan kita dalam budidaya tidak dapat tercapai secara maksimal.

Pemeliharaan tanaman meliputi pemupukan, pemangkasan, pengendalian gulma, penyiraman, dan pengendalian organisme pengganggu tanaman.

Penyiraman tanaman mangga dapat dilakukan dengan menggunakan selang atau gembor. Penyiraman dilakukan pada awal tanam dan pada saat musim kemarau. Namun, pada saat mangga mencapai umur 4-5 tahun, pada bulan Mei-Juni, sebaiknya kita tidak melakukan penyiraman. Tujuannya untuk merangsang munculnya bunga. Setelah bunga keluar, barulah tanaman kita siram agar menghasilkan buah yang baik.

Baca Juga:

Penyiraman pun tidak boleh dilakukan sembarangan. Penyiraman yang tidak tepat sasaran akan menyebabkan akar tanaman menjadi busuk dan menghambat pertumbuhannya. Penyiraman juga sebaiknya jangan sampai terlalu basah. Sebab, tanah yang basah akan menyebabkan tumbuhnya cendawan akar.Perawatan harian Tanaman Hias Agar Sehat Dan Berbunga

Penyiraman tanaman tak boleh dihentikan pada saat tanaman memasuki fase pembungaan. Sebab, bila asupan air dan hara berkurang, dapat menyebabkan tanaman menjadi stres. Sehingga, bunga dan buah menjadi rontok. Apa yang terjadi selanjutnya tentu dapat diduga, panen yang kita harapkan hanya tinggal impian.

Sebaliknya, pada bulan-bulan tertentu, kita harus mengurangi asupan air untuk tanaman dengan melakukan tindakan yang dapat menyebabkan tanaman menjadi stres. Tindakan ini dapat kita sebut sebagai tindakan stres air.

Artikel terkait

Perlakuan ini akan menyebabkan suplai hara menjadi terhambat. Sehingga, hasil fotosintesis dari cabang dan dauntak dapat terdistribusi ke bagian tanaman yang lain. Hal ini menyebabkan terjadinya pemupukan hasil fotosintesis pada jaringan meristem, terutama di pucuk tanaman dan ketiak daun yang akhirnya merangsang munculnya bunga yang akanĀ  berkembang menjadi bakal buah.

Perairan yang tidak tepat, misalnya terlalu sering, akan membuat kondisi tanah menjadi jenuh dan liat. Akibatnya, kadar oksigen yang tersedia berkurang. Terjadilah gangguan pada aerasi tanah yang akan menyebabkan akar sulit untuk menyerap hara.

Bila penyerapan hara terganggu, proses pembentukan bunga dan buah akan terhambat. Selain itu, tanaman menjadi rentan terhadap serangan hama dan penyakit, akar menjadi busuk, dan akhirnya tanaman tidak bisa hidup.

Tips!

  • Tanaman harus disiram secara teratur, pagi dan sore, utamanya pada musim kemarau.
  • Penyiraman yang tepat dilakukan saat tanah mulai mengering dan dihentikan saat tanah sudah cukup lembap.
  • Gunakan air sumur, bukan air PDAM, agar tanaman tidak tercemari kaporit.
  • Perlakuan stres air hanya boleh dilakukan sampai tanaman layu saja, yaitu dengan melakukan penyiraman cukup satu minggu sekali.
  • Pada saat musim hujan, perlakuan stres air dilakukan dengan cara melindungi tanaman dalam pot menggunakan plastik atau naungan.

Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan menyiangi tanaman mangga dari rumput liar dan tanaman yang mampu menggunakan tanaman mangga. Selain itu, dapat juga dengan memasangkan mulsa atau menyemprotnya dengan pestisida.

Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga agar hara tanah dan sari-sari makanan pada makanan dapat diserap sempurna oleh tanaman untuk proses generatif.

Perencanaan produksi juga meliputi berapa banyak tanaman mangga yang akan kita tanam, biaya, bibit, pupuk yang dibutuhkan, biaya obat, dan luas lahan yang kita butuhkan. Semakin luas lahan yang kita miliki, semakin banyak tanaman yang kita tanam.

Artinya, kita membutuhkan bibit sebanyak jumlah tanaman yang akan kita tanam. Kebutuhan pupuk semakin banyak dan jumlah obat yang kita butuhkan juga semakin banyak. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada besarnya biaya produksi yang kita butuhkan.

loading...
Perawatan Harian Tanaman Hias Agar Sehat Dan Berbunga | Penulis | 4.5