Cara Stek-Sambung Tanaman Kaktus

Cara stek-sambung Tanaman kaktus.

Cara Stek/sambung,menggabungkan batang bawah dan batas atas untuk menghasilkan tanaman kaktus baru yang unik, seperti bentuk, ukuran, dan warna. Oleh karena itu, siapkan batang bawah (under stamp) dan batang atas (entres) yang sehat, tahan terhadap busuk, dan perakaran kuat. Batang bawah yang umum dipakai kaktus jenis

Tahapan sambung rata

Baca Juga:
  1. Potong secara horizontal kaktus yang akan dipakai untuk batang bawah dengan pisau yang tajam dan bersih.
  2. Pada pucuk batang bawah di sayat miring (45 derjat) agar permukaan bidang sayatan lebih sempit.
  3. Potong kaktus yang akan dipakai untuk batang atas secara horizontal. Tempelkan kedua batang hingga melekat rapat.
  4. Ikat dengan tali rafia atau karet agar kuat. Supaya memperoleh hasil optimal, letakkan ditempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik. Setelah 5-7 hari, lepaskan ikatannya.

Echinocereus, seperti Echinocereus subnermis. Batang dapat dipilih kaktus dari genus Gymnocalycium. Yang penting sesuaikan ukuran dan karakter kedua batang yang disambungkan agar penyambungan berhasil.

Kreasi lain dengan menyambung beberapa jenis kaktus dalam satu tanaman. Untuk mewujudkannya, pilih jenis kaktus yang bercabang atau bersemak/rumpun, seperti kaktus dari genus Stenocereus, Pilosocereus, Laphocereus, atau Echinopsis. Sebagai batang atasnya dipilih jenis kaktus dari genus Gymnocalycium atau Myrtillocactus yang berbentuk seperti kipas.

Untuk menyambung kedua batang kaktus, digunakan pisau tajam dan bersih. Pisau ini berguna untuk memotong dan mengiris batang agar hasil irisan rata sempurna sehingga hasil sambungan bisa melekat erat. Selain pisau, siapkan pula pinset untuk memegang batang atas saat penyambungan. Agar tangan tidak tertusuk duri, sebaiknya memakai sarung tangan terbuat dari karet. Cara lain dengan memanfaatkan kertas koran untuk memegang batangnya yang berduri. Untuk menempelkan kedua batang dapat memakai tusuk gigi atau lidi dan karet gelang.cara stek cangkok tanaman kaktus

Ada beberapa teknik sambung digunakan untuk menyambung kaktus, yakni sambung rata (flat grafting), sambung celah (cleft grafting), sambung serong (side grafting), dan sambung tusuk (stab grafting).

Sambung rata paling umum dipakai untuk penyambungan kaktus karena paling mudah sehingga bisa dilakukan oleh pemula. Tingkat keberhasilannya pun tinggi hingga 90%. Kegagalan biasanya dikarenakan batang tidak rata sehingga tidak melekat sempurna. Akibatnya tanaman layu dan mati.

Sanbungan serong sama dengan sambung rata. Perbedaannya pada arah irisan saja. kesulitannya pada saat penyambungan karena posisinya miring sehingga hanya orang berpengalaman yang bisa melakukannya.

Artikel terkait

Sambung celah memang lebih kuat, tetapi pelaksanaannya agak rumit dibanding sambung rata. Hal ini disebabkan batang bawah dipotong menyerupai huruf ”V” ; batang atas, ”V” terbalik. Hal itu tentu saja membutuhkan pengalaman agar kedua batang bisa melekat erat.

Hasil dari sambung tusuk cukup unik karena munculnya batang atas bisa di sisi batang bawah. Cara ini relatif sulit sehingga jarang diterapkan. Hanya orang berpengalaman saja yang bisa melaksanakan teknik ini.

Sambungan dikatakan berhasil apabila sambungan kuat, tanaman segar, dan menunjukkan pertumbuhan. Sambungan yang gagal dicirikan batang atas mengerut, layu, dan tidak menyatu dengan batang bawah. Hal yang perlu diperhatikan adalah proses penyambungan harus segera dilakukan, jangan menunggu sampai getah kering. Setelah itu tanaman diletakkan di lokasi yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Mempercantik bunganya.

Bunga kaktus yang cantik menjadi daya tarik tersendiri. Kaktus bukanlah jenis yang rajin berbunga. Tanaman berduri ini akan berbunga jika syarat tumbuhnya terpenuhi dengan baik. Seperti suhu, cahaya matahari, dan iklim.

Kaktus yang tumbuh di negara subtropis tanpa diberi perangsang sudah berbunga. Pada musim dingin, kaktus akan mengalami dormasi atau menghentikan  masa tumbuh. Begitu musim semi, tanaman akan berbunga serempak. Adanya perbedaan suhu yang mencolok akan merangsang pembungaan.

Namun, di Indonesia yang beriklim tropis merupakan suatu kendala, dimana matahari bersinar sepanjang tahun. Kaktus tidak mengalami dorman sehingga sangat sulit berbunga. Oleh karena itu, perlu ”diakali” agar mau berbunga.

Tips bungakan kaktus

  • Berikan lingkungan yang sesuai dengan habitat asalnya
  • Perlakuan stres air
  • Berikan pupuk tambahan
  • Lakukan dormasi

Umur pada saat kaktus berbunga tidka sama. Misalnya kaktus dari genus Mammillaria, termasuk ”genjah”. Untuk mempercepat munculnya bunga, tanaman ini perlu sinar matahari. Di Indonesia, persyaratan ini sebenarnya tidak perlu disangsikan lagi. Namun, perlu kesabaran karena dibutuhkan waktu minimal 2 tahun mulai semai hingga berbunga. Selain sianr matahari yang cukup, penyiraman diperlukan agar bunga segera tumbuh.

Teknik stres air umum dipakai untuk membungakan tanaman hias, seperti adenium atau euphorbia. Hal sama juga bisa diaplikasikan pada kaktus yang penting syarat tumbuhnya terpenuhi. Selain itu, jenis kaktus pun dipilih yang berbunga cantik, seperti Gymnocalycium, Rebutia, Mammillaria, Astrophytum, dan Thelecactus.

Untuk merangsang pembungaan dengan cara penerapan stres air dimana kaktus tidak dipasok air selama beberapa waktu. Jika biasa disiram seminggu sekali, maka lakukan penyiraman 2 minggu sekali. Letak tanamanpun dipindahkan ke tempat teduh (cahaya cukup), seperti teras.

Pemupukan ruti yang sebulan sekali dipercepat menjadi 2 minggu sekali dengan kandungan fosfor dan kalium tinggi. Hyponex, Vitablon, atau Gandasil merah dapat dipakai dengan dosis sesuai petunjuk di label kemasan. Dengan cara ini, sebulan kemudian kuntum-kuntum bunga mulai bermunculan.

Cara lain merangsang pembungaan adalah dengan memecah dormansi atau sistem beda suhu  dan  kelembapan. Hal itu sama dengan cara hidup kaktus diluar negeri yang berbunga saat musim semi. Tampaknya cara ini bisa dipraktikkan di Indonesia, tetapi harus dibantu lemari es.

loading...
Cara Stek-Sambung Tanaman Kaktus | Penulis | 4.5