Prospek Cerah Bisnis Bunga Dalam Pot

Sebenarnya prospek cerah bisnis bunga dalam pot cukup menjanjikan.selain untuk usaha sampingan,bisnis bunga dalam pot juga bisa sebagai penghasilan untuk menopang ekonomi keluarga.Kebutuhannya bahkan menyerap sampai 80% dari total bunga yang tersebar di pasaran. Dalam berbagai acara seremonial yang banyak digelar kalangan eksekutif sampai sekadar acara pelepasan suatu produk dari perusahaan tertentu, pajangan bunga pot sebagai penunjang dekorasi ruangan tidak pernah dilupakan. Jenis-jenis bunga yang di pajang pun cukup beragam, misalnya krisan, hortensia, gerbera, anthurium, spatifilum, mawar, dan lain-lain.

Fenomena itu menguntungkan karena dapat menciptakan lahan subur bagi orang-orang yang terlihat di dalamnya. Para produsen bunga pot, grosir penjual tanaman hias, nurseri, toko-toko tanaman, floris, dekorator, dan parental tanaman dapat mengecap keuntungan dari bisnis bunga pot. Bisnis ini kini berkembang dan mulai merambah dalam skala rumah tangga.

Berbagai acara khusus, seperti perkawinan, pagelaran produk tertentu, seminar, pameran perumahan dan furnitur, serta acara seremonial lainnya merupakan peristiwa penting yang juga banyak memanfaatkan bunga-bunga pot.bisnis bunga dalam pot

Baca Juga:

Sekitar enam puluh persen total bunga pot dari stok yang ada di serap oleh dekorator. Kebutuhan itu terkadang membengkak, terutama pada hari-hari khusus seperti peringatan kemerdekaan, lebaran, natal, dan tahun baru.

Untuk acara perkawinan biasanya diperlukan ribuan pot krisan sebagai penghias tanaman-tanaman kecil di depan pelaminan dan ruang lainnya. Salah satu peserta perkawinan megah, misalnya, membutuhkan sekitar 5.000 pot krisan untuk menyemarakkan suasana yang diselenggarakan di Jakarta Hilton Convention Centre.

Artikel terkait

Tidak hana perkawinan, acara-acara nonformal seperti ulang tahun, pameran, dan pesta kebun juga banyak memanfaatkan bunga pot itu. Pesta ulang tahun rata-rata menghabiskan 600 pot krisan. Contoh lain, dekorasi ruang pameran rata-rata membutuhkan 1.000-1500 pot

Bisnis ”manis” bunga pot juga dirasakanpara perental tanaman. Jenis-jenis bunga pot, diantaranya krisan dan anggrek, menjadi produk andalan selain koleksi tanaman daun. Harga bunga-bunga pot ini pun relatif dibandingkan harga tanaman daun.

Sampai saat ini benih (dari biji) bunga pot seperti krisan masih diimpor dari Belanda. Dalam hal ini, produsen bunga pot hanya berstatus sebagai propagator pengganda. Setiap tahun produsen berkewajiban membayar royalti kepada pemulia/penghasil benih bunga pot dari luar negeri. PT Saung Mirwan, misalnya, mengadakan kontrak pengadaan bibit dengan pengusaha bunga Belanda selama 20 tahun.

Bunga pot, seperti krisan, dapat diperbanyak melalui setek dari tanaman induk. Dari setek inilah bunga pot diperbanyak secara massal. Selain bunga pot jadi, para produsen ini juga menghasilkan bibit bunga pot yang dijual kepada para petani atau produsen skala kecil. Konsumen yang membeli bibit bunga pot seperti krisan datang dari sekitar wilayah Puncak, Bogor, dan Jawa Timur. Biasanya mereka memesan 300-600 bibit.

Di daerah wisata bunga Cihideung, banyak masyarakat yang memproduksi bunga pot dalam jumlah kecil. Selain dipasarkan langsung, mereka menjualnya melalui pengecer di sekitar daerah wisata itu. Bunga pot dijajakan di pinggir jalan oleh pengecer di sekitar lokasi wisata.

Harga bunga krisan pot di daerah ini (tahun 1997) cukup murah, hanya Rp 2.500,00-Rp 3.000,00/pot. Selain krisan, bunga pot lain juga ada wilayah berhawa dingin itu. Bunga pot mawar sebenarnya juga sudah dikenal masyarakat sekitar Cihideung sejak tahun 1985. Itu lah gambaran bisnis bunga pot, komoditas hortikultura yang mulai marak di Indonesia.

loading...
Prospek Cerah Bisnis Bunga Dalam Pot | Penulis | 4.5