Tips Menempatkan Tanaman Hias Dalam Ruangan

Terciptanya desain-desain rumah modern mendorong perubahan bentuk penataan ruangan.Berikut ini tips menempatkan tanaman hias dalam ruangan. Pot tanaman Hias tidak hanya diletakkan di pojok ruangan atau serambi, tetapi juga di tempat-tempat lain yang dapat dimanfaatkan untuk memajangnya. Di lemari pajangan, di atas TV, lemari makan, sela-sela lemari dapur, dan bahkan di bibir bak mandi sekalipun dapat dipajang tanaman indoor.

Sebagian besar tanaman yang dipajang sebagai tanaman indoor ditanam dalam pot. Setelah dipotkan, baru kemudian tanaman indoor dipajang di berbagai tempat dalam ruangan yang diinginkan.

Untuk memperoleh tanaman yang menawan dalam pot, ada beberapa faktor yang perlu di perhatikan. Faktor-faktor tersebut diantaranya pot yang di gunakan sebagai wadah untuk pertumbuhan tanaman, media tanam sebagai sarana penyedia zat makanan, dan tempat berdirinya tanaman.

Baca Juga:

Pot yang dipakai dapat terbuat dari tanah liat, semen campur pasir, plastik, atau keramik. Satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah pot tersebut harus berdrainase baik sehingga akan memperlancar sirkulasi air siraman.unduhan

Ukuran pot sebaiknya disesuaikan dengan besarnya tanaman yang akan di di potkan. Jangan sampai ukuran pot terlalu besar atau terlalu kecil dibandingkan tanamannya sehingga terlihat kurang serasi. Keserasian pot dan tanaman menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan karena akan memengaruhi penampilan tanaman ketika di pajang di dalam ruangan.

Artikel terkait

Ada empat kelompok pot yang dapat di pakai untuk tempat tumbuh tanaman hias, yaitu pot beralas, pot berwadah, pot dinding, dan pot gantung.  Kebanyakan pot tanaman hias ruangan menggunakan pot tunggal. Supaya kehadirannya di dalam ruangan tidak mengotori tempat, di bawah pot itu diberi alas berbentuk piring, Alas itu berfungsi menampung kelebihan air siraman yang merembes ke luar melalui lubang drainase di dasar pot.

Untuk menambah keindahan, pot tanaman tertentu yang istimewa sering di masukkan dalam pot luar yang sekaligus berfungsi sebagai penghias. Pot luar tersebut ada yang terbuat dari keramik, porselin, kuningan, plastik, anyaman rotan atau bambu, dan kayu. Ukurab pot luar ini minimum 3 cm lebih besar dari garis tengah pot yang akan diwadahi.

Pot luar yang berfungsi sebagai pot hias ini bermanfaat juga sebagai wadah permanen. Apabila suatu ketika tanaman sakit atau perlu disegarkan kembali dengan mudah tanaman tersebut dapat diganti dengan tanaman lain yang tumbuh dalam pot lain. Tanaman baru dalam pot tinggal dimasukkan ke dalam wadah hias tersebut.

Bak kayu yang berfungsi sebagai wadah permanen dapat dimanfaatkan sebagai penyekat ruangan terbuka. Pot yang berisi tanaman dapat diletakkan dan diatur dalam bak itu sehingga diperoleh kumpulan tanaman yang serasi, meskipun jenis, tinggi, bentuk, dan warna tanaman berbeda-beda.

Pot dinding ditaruh menonjol di dinding, misalnya pada dinding gang atau lorong ruangan. Ukuran pot pada umumnya kecil-kecil sehingga media tanam dan tanam dan air penyiramannya sangat terbatas. Pemasangan pot di dinding jangan terlalu tinggi atau terlalu rendah pengambilan pot ketika akan disiram air di luar ruangan dapat dilakukan dengan mudah. Setelah air penyiraman tak menetes lagi, pot dipasang kembali di dinding.

Kalau ruangan ternyata sempit atau sudah banyak perabot yang memenuhi ruangan dapat digunakan pot gantung sebagai pajangan. Pot gantung dapat dipakai sebagai tambahan pengisi ruangan yang tidak mengganggu karena menghemat tempat fan sangat membantu memecahkan masalah dekorasi ruangan yang sudah buntu.

Pot gantung adalah pot yang peletakannya di dalam ruangan dengan cara digantung dengan kawat baja tahan karat. Kawat gantungan dicantelkan pada tiang gantungan yang terpasang di langit-langit ruangan.

loading...
Tips Menempatkan Tanaman Hias Dalam Ruangan | Penulis | 4.5