Waktu Dan Dosis Pemupukan Untuk Bunga Anggrek

Sama halnya dengan tumbuhan lain, ia Juga memiliki waktu dan dosis pemupukan Untuk bunga anggrek yang sangat perlu di perhatikan.anggrek Phalaenopsis pun membutuhkan pupuk. Namun, pemupukan bukan kunci utama bagi keberhasilan penanaman anggrek. Kondisikan dahulu lingkungan tumbuhnya seperti yang diinginkan oleh anggrek itu sendiri, barulah kemudian pupuk dapat berperan memberikan pertumbuhan yang pesat dan berbunga seperti yang diharapkan.

Pemupukan dilakukan sesuai kebutuhan tanaman dan aturan yang sudah ditetapkan, baik jumlah maupun frekuensinya. Namun, masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa jumlah pupuk yang banyak dan frekuensi pemberian yang tinggi akan baik bagi pertumbuhan anggrek. Padahal tidaklah demikian. Pupuk yang diberikan berlebihan dapat menjadikan tanaman rusak bahkan mati. Sebaliknya bila pemupukan jarang dilakukan, tanaman akan kekurangan unsur hara sehingga pertumbuhannya terhambat.images (27)

Pemupukan anggrek Phalaenopsis spesies sebaiknya dilakukan seminggu sekali melalui daun. Waktu pemupukan yang terbaik adalah saat matahari mulai mengenai tanaman, yaitu pukul 08.00-10.00. Ini disebabkan pada saat itu, proses pemasakan dan pengangkutan makanan mulai berlangsung, yang sering dikenal dengan istilah proses asimilasi.

Baca Juga:

Dipasaran, pupuk banyak dijual dalam berbagai merek dan bentuk. Bila dilihat dari bahan penyusunannya, pupuk dapat digolongkan menjadi dua, yaitu pupuk organik dan pupuk anorganik. Pupuk organik adalah pupuk yang dibuat dari berbagai bahan alami. Sementara pupuk anorganik merupakan pupuk yang dibuat dari berbagai bahan kimia. Masing-masing jenis pupuk tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan pupuk organik adalah ramah lingkungan, dalam pengertian tidak berdampak buruk bagi lingkungan maupun pemakai. Sementara kekurangannya adalah berbau busuk saat pengaplikasiannya sehingga sebagian orang enggan menggunakannya. Untuk pupuk anorganik justru sebaliknya. Namun, apapun pilihannya, yang terpenting adalah pupuk tersebut harus mengandung unsur hara makro dan mikro bagi kelangsungan tumbuhnya tanaman, baik vegetatif maupun generatif.

Perbanyakan

Di alam, prosesperbanyakan Phalaenopsis spesies terjadi melalui angin dan serangga. Serangga memerlukan nektar yang terdapat pada bunga anggrek. Penyerbukan yang terjadi tanpa disengaja ini disebut natural hybrid.

Setelah terjadi penyerbukan, akan dihasilkan buah yang di dalamnya mengandung biji dengan jumlah yang sangat banyak. Buah yang sudah masak akan pecah dan biji-biji akan berjatuhan, sebagian akan beterbangan menempel pada media tanam lain yang pada akhirnya akan tumbuh menjadi tanaman-tanaman baru.

Artikel terkait

Beberapa jenis Phalaenopsis spesies seperti Phalaenopsis celebensis, Phalaenopsis equistris, Phalaenopsis schilleriana, Phalaenopsis stuartiana, dan Phalaenopsis venosa terkadang mengeluarkan anak pada tangkai bunga yang disebut “keiki”.

Bila sudah mengeluarkan akar, keiki tersebut dapat dipotong dan dipisahkan dari tanaman induknya untuk dijadikan tanaman baru yang memiliki sifat-sifat sama dengan tanaman induknya.

Pengertian split pada tipe anggrek monopodial, dalam hal ini Phalaenopsis, dapat terjadi bila tanaman mengalami kerusakan pada titik tumbuh (busuk pucuk). Oleh karena gangguan tersebut, tanaman kemudian dapat mengeluarkan dua atau tiga anakan dari samping batang yang tersisa.

Anakan ini pun dapat dipisahkan menjadi tanaman baru yang mewarisi sifat-sifat sama dengan tanaman induknya. Sejalan dengan berkembangnya teknologi budi daya maka perbanyakan Phalaenopsis spesies dapat dibedakan dalam dua cara, yaitu perbanyakan generatif (kawin) dan perbanyakan vegetatif (tak kawin).

Generatif

Perbanyakan generatif pada anggrek sering disebut dengan menyilang anggrek. Menyilang anggrek atau hibridisasi adalah mengambil serbuk sari (alat kelamin jantan) dari satu bunga, lalu memasukkannya ke dalam lubang stigma (alat kelamin betina) bunga tersebut atau bunga lainnya.

Selain untuk menghasilkan biji, tujuan utama dari menyilang anggrek adalah untuk menghimpun atau memadukan sifat-sifat unggul yang dimiliki kedua tanaman induk sehingga diperoleh kualitas silangan yang lebih baik daripada generasi sebelumnya, antara lain ketahanan bunga, susunan bunga, warna, tekstur, jumlah kuntum, serta ketahanan terhadap penyakit.

Selain tercapainya tujuan tersebut, hal lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah pengetahuan tentang silsilah atau garis keturunan dengan penulisan nama yang benar dan seleksi tanaman induk yang ketat.

Vegetatif

Perbanyakan vegetatif adalah upaya menambah dan memperbanyak jumlah tanaman melalui anakan atau tunas batang. Dalam teknisnya dikenal ada beberapa cara perbanyakan, diantaranya ialah setek, split, dan kultur jaringan.

Setek merupakan cara perbanyakan dengan melakukan pemotongan batang (tipe simpodial), sedangkan split merupakan cara perbanyakan dengan memisahkan rumpun tanaman (tipe monopodial).

Sementara kultur jaringan merupakan cara perbanyakan dengan mengambil bagian tanaman seperti daun, batang, dan sebagainya serta menumbuhkannya pada media tanam secara aseptis (suci hama) sehingga bagian-bagian tanaman tersebut dapat memperbanyak diri menjadi tanaman-tanaman baru.

Melalui cara kultur jaringan akan diperoleh pohon yang seragam, baik ukuran maupun sifatnya, secara massal. Cara ini pun tentu akan menjawab tuntutan keseragaman produk bagi usaha berskala komersial.

loading...
Waktu Dan Dosis Pemupukan Untuk Bunga Anggrek | Penulis | 4.5